Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
68.Ingin ayah dan ibu.


__ADS_3

-Jika kita sedang sakit yang kita inginkan adalah perawatan dari sang ibu ,itulah yang dirindukan oleh seorang anak yang jauh dari orang tuanya.


" Rena,kamu apa kabar?,baik kan?.Kamu tahu gak,orang orang itu banyak yang rindu sama kamu terutama Lucy,tadi siang dia sampai menangis lho,karena lihat kamu kayak gini,dia pengen banget lihat kamu sadar,dan jika sekarang abang kabari dia,dia pasti sangat senang."


" Sekarang Lucynya mana,bang?.Aku mau ketemu sama dia."


Renata memaksakan untuk bicara meski bibirnya agak sakit.Namun suaranya tidak jelas karena hidung dan mulut Renata tertutup alat oksigen.


" Sekarang Lucynya udah pulang,dia abang suruh pulang buat istirahat di rumah."


Tiba tiba saja saat itu wajah Indri terlintas di pikiran Renata,dan itu membuat Renata teringat dengan kejadian yang menimpa dirinya.Renata teringat saat dirinya di pukuli,saat tangannya di lukai oleh pisau,dan juga disaat dia di tusuk olehnya.


Hal itu sangat membuat Renata terauma dengan kejadiannya.


" Abang,aku pengen ketemu ayah dan juga ibu."


Akhtar hanya terdiam saat mendengar apa yang di katakan oleh Renata.


" Kamu mau bertemu orang tua kamu?,buat apa?,mereka kan udah gak sayang lagi sama kamu,udah ya."


" Kata siapa udah gak sayang lagi?,mereka sayang kok sama aku."


Ucap Renata dengan pelan,Akhtar masih ragu dengan apa yang Renata katakan.Apakah benar kakaknya sudah menyayanginya kembali,ataukah tetap membencinya.


" Iya,nanti abang bawa mereka kesini ya.Yang penting kamu sekarang tidur,ya."


" Aku belum ngantuk."


Saat itu juga Renata merasakan punggungnya yang terasa sangat sakit.


" Abang,tolong kenapa punggung aku sakit banget?.Aku gak kuat ini sakit banget."


" Renata kamu tenang ya,abang akan panggilin dokter."


Akhtar pun pergi memanggilkan dokter ke ruangannya,karena dia takut itu adalah efek dari tulang rusuk Renata yang retak.


Dokter pun memeriksa kondisi Renata.


" Coba kita lepas dulu oksigennya ya,dan kamu coba tidurnya miring aja supaya kamu enggak merasakan sakit seperti lagi,dengan tidur secara posisi miring akan menghilangkan rasa sakitnya dan juga akan membuat kamu mudah untuk mengambil nafas panjang."

__ADS_1


Dokter membantu Renata merubah posisinya,karena hal ini harus di lakukan oleh seseorang yang menderita patah tulang rusuk bagian punggung.


Dan Renata pun kini tidur dengan posisi miring,oksigennya telas di lepas oleh dokter.


" Bagaimana,apakah posisinya sudah nyaman."


" Sudah,dok."


" Jika terjadi sesuatu,tolong beritahu saya segera ya."


" Iya,dok."


Dokter pun kembali ke ruang kerjanya dan Akhtar duduk di kembali di kursi yang ada di dekat blankar,dia menggenggam tangan Renata yang sebelah kiri,karena saat itu Renata tidur miring ke sebelah kanan dan tangan kanannya di infus.


" Apa kening kamu gak sakit?."


" Dikit si,gak terlalu sakit juga."


" Nanti kalau sakit atau apa,kasih tau abang ya,karena abang takut kamu kenapa napa."


" Abang,abang besok janji ya sama Rena,kalau abang bakalan bawa ayah sama ibu kesini."


' Apa benar mereka udah baik sama Renata?,tapi kapan Renata bertemu sama mereka?,setahu aku di belum pernah bertemu kembali dengan mereka.Semoga aja,apa yang dia katakan itu benar dan aku besok akan membawa mereka kesini."


Di karenakan sudah mengantuk Renata pun memejamkan matanya,dia sangat terlihat begitu lelah karena wajahnya tidak bisa menyembunyikannya.


Akhtar juga ikut tidur di sampinya dengan meletakkan kepalanya di dekat Renata dan tubuh yang duduk di kursi.


Baru juga tidur,Renata sudah terbangunkan lagi oleh wajah dan suara Indri yang menghantuinya.


" Enggak,jangan,jangan lakukan ini.Jangan,jangan."


Akhtar juga terbangunkan disaat mendengar suara Renata.


" Rena,kamu kenapa?."


Renata pun membuka matanya dan melihat wajah abangnya,saat itu Renata meneteskan air matanya.


" Abang jangan pergi ya,temenin Renata disini.Rena takut,Rena takut mereka datang kesini."

__ADS_1


" Hmm,mereka gak akan datang kesini,kamu tenang aja ya,abang gak akan pergi kok abang akan selalu nemenin kamu disini jadi kamu gak boleh takut,ya."


Renata menganggukkan kepalanya dan saat itu Renata tidak bisa tidur kembali,karena disaat dia menutup matanya wajah Indri dan suaranya mendatanginya.


Dia hanya melihat wajah Akhtar yang sedang tidur,wajah Akhtar yang sangat mirip dengan ibunya pun dia pandangi.Entah kenapa Renata sangat ingin di temani oleh ibunya saat ini,dia sangat ingin di peluk dan juga di rawat olehnya.


***


Di rumah ibu Renata,terlihat ibunya yang sangat sulit untuk tidur.Beliau hanya duduk dan memikirkan Renata di samping suaminya yang sudah tertidur dengan lelap.


' Ada apa ini?,kenapa aku terus memikirkan Renata?.Apa dia baik baik saja?,ya allah tolong jaga dia dimana pun dan kapan pun.'


Ibunya juga sangat menyesal karena disaat dia bertemu dengan Renata dia tidak meminta nomor teleponnya.


" Bu,ibu kenapa gak tidur?,ini udah malam lho."


Ayah pun beryanya kepada istrinya yang masih duduk di sampingnya.


" Ibu kepikiran sama Renata yah,kayak ada sesuatu aja yang sedang terjadi kepadanya.Ibu khawatir dia kenapa napa."


" Insyaa allah dia baik baik aja,mending sekarang ibu tidur ya,udah malam lho."


Ibu pun merebahkan tubuhnya dan menarik selimbutnya,namun tetap saja dia tidak bisa tidur karena perasaannya kepada Renata begitu sangat khawatir.


' Ya mapun nak,apa sih yang sebenarnya terjadi sama kamu? sampai sampai perasaan ibu gak enak gini sama kamu,kamu baik baik aja kan disana?,semoga kamu baik baik aja,ya dan kamu malam ini bisa tidur dengan tenang,dengan nyenyak ya.'


Dan akhirnya ibu pun menutup matanya dengan perasaan yang masih sama terhadap Renata.


Sementara Salsa dia bekum memejamkan matanya,perasaannya juga sama dia tiba tiba saja mengkhawatirkan Renata dan dia sangat ingin bertemu dengannya.


' Bentar,kok aku jadi kepikiran si sama kak Rena?.Perasaan aku gak enak kayak gini,apa yang sedang terjadi sama kak Rena ya?.'


Salsa pun membuka instagramnya da mencari tahu dari dari akun Renata yang ia follow,namun sayang disana tidak terdapat informasi apapun dan akun Renata sudah tidak aktif beberapa hari.


Karena tidak menemukan informasi apapun,Salsa pun melihat lihat foto terakhir yang Renata posting di akun instagramnya.


" Ya allah,kak Rena cantik banget si.Yang aku harapkan dari kakak adalah ke pulangan kakak ke rumah,kapan kakak akan pulang kak?,aku rindu main bareng sama kakak,belajar bareng sama kakak dan juga memasak bareng kakak.Semoga kakak selalu di beri kesehatan ya sama allah,dan juga selaku ada di dalam lindungannya."


Lalu Salsa juga ikut tertidur disaat merasakan kantuk yang menyerangnya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2