
Bima dan Cynthia serta Ardilla yang sudah mendapatkan apa yang mereka mau langsung pergi meninggalkan Kamila begitu saja, Bahkan kata terima kasih pun tidak diucapkan mereka sedikitpun sebab menurutnya Apa yang dilakukan Kamila itu merupakan kewajibannya sebagai seorang anak yang berbakti.
sepeninggal Mereka terlihat Kamila mengutak-atik ponselnya guna mengirimkan uang sebanyak yang diminta oleh Papanya tadi, entah uang itu untuk apa dirinya pun tidak tahu menahu dan apalagi harus dikasih tahu secara cuma-cuma karena itu tidak akan pernah ia dapatkan sedikitpun.
Angga masih saja menatap kesal ke arah sahabatnya itu yang sangat susah sekali untuk dibilang, jika sudah begini dirinya Hanya bisa pasrah saja Mungkin memang benar Kamila tidak membutuhkan dirinya apalagi saran darinya walau hanya sedikit saja.
__ADS_1
" Kamu tahu kan kalau uang itu kamu dapatkan dengan cara bekerja dahulu bukan hanya datangnya secara cuma-cuma, kalau kamu memberikan ke mereka dengan jumlah sebanyak itu nanti besok lusa kehidupan kamu harus seperti bagaimana?" tanya Angga memastikan Namun Kamila menatap sinis ke arahnya.
" Ini itu sebenarnya bukan urusan kamu sama sekali ya, tapi kamu kenapa terlihat begitu sibuk dengan semua urusanku padahal aku tidak pernah meminta tolong kepadamu sedikitpun?" tanya Kamila dengan nada yang begitu tidak bersahabat membuat Angga begitu kecewa dengan sahabatnya itu yang memang tidak pernah menghargai apa yang ia katakan padahal sebenarnya itu demi kebaikannya juga.
" jadi kamu benar-benar tidak ingin mendengarkan apa yang aku katakan tadi dan mau memberikan uang itu secara sukarela kepada mereka, tahu tidak cara meminta tolong mereka tadi itu tidak ada sopan-sopannya sama sekali setidaknya harus jelas dong kebutuhan apa yang mendesak sehingga harus membuat kamu yang ikut campur seperti itu?" tanya Angga tetapi Kamila malah mengambil ponsel dan tasnya lalu memilih untuk pergi meninggalkan pria itu.
__ADS_1
" Aku selama ini bertahan di sisimu karena hanya ingin kamu mendapatkan yang terbaik dan juga kebahagiaan selalu menyertaimu, tidak ada keuntungan yang aku dapatkan dengan melakukan semua itu karena semata aku tulus melakukannya!" lirih Angga yang benar-benar sangat kecewa dengan semuanya dan memilih mungkin menjauh dari kehidupan Kamila dan tidak ikut campur sedikitpun mungkin bisa membuat wanita itu lebih tenang.
" baiklah kalau itu memang mau kamu jika kita tidak boleh salah mencampuri urusan masing-masing maka aku akan mengikutinya, Doaku selalu menyertai kamu dimanapun agar kehidupan kamu lebih baik daripada hari ini dan jikalau kita memang berjodoh otomatis biarpun terpisah Jarak Dan Waktu tetap bakalan bersatu kembali!" itulah kata-kata terakhir yang dikeluarkan Angga sambil menatap ke arah punggung Kamila yang sudah semakin menjauh bahkan wanita itu menoleh ke belakang pun tidak sama sekali.
Angga memilih untuk ke parkiran dan menaiki mobilnya untuk mengantarkannya pulang agar bisa membereskan semua barang-barang dan pergi dari kota itu, bukan karena mau lari dari tanggung jawab ataupun menjadi seorang pria yang tidak pernah ketegasannya sama sekali melainkan ini semua demi Kamila.
__ADS_1
sebab apapun yang diinginkan oleh wanita itu meskipun itu merupakan hal yang paling berat sekalipun dirinya tetap akan melakukannya dengan tulus ikhlas, kebahagiaan Kamila itu di atas segala-galanya untuknya maka dari itu jika memang kebahagiaan itu hanya didapatkan ketika dirinya menjauh maka dirinya akan melakukan hal itu.
namun harapan dalam benaknya pasti selalu ada yaitu tidak akan berpisah terlalu lama dengan wanita itu, Dan suatu saat bakal dipertemukan kembali dengan keadaan yang lebih berbeda daripada sekarang ini.