KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Aryo Stress


__ADS_3

"ini semua gara-gara anak yang kita pungut itu coba saja kalau dulu kita membiarkan dia mati bersama dengan kedua orang tuanya yang tidak mungkin kita bakalan kepikiran saat dia sudah besar, Papa dulu Itu kan sudah terlalu kelebihan baiknya sampai-sampai lupa kalau hari esok Nanti dia bakalan balik menyerang kita seolah melupakan jasa yang pernah kita berikan kepada dia! "ujar Cynthia yang malah menyalahkan suaminya yang karena menurutnya dulu itu dirinya tidak ingin mengasuh Kamila tetapi Bima yang mempertahankan bahwa anak itu nanti besok lusa pasti bakalan berguna.


mendengar perkataan istrinya itu Bima hanya bisa menghela nafasnya kasar sebab wanita itu seolah tidak paham jika sebenarnya Kamila itu ada kegunaannya, karena jika suatu saat dari keluarga almarhum orang tuanya menggugat harta milik mereka otomatis tinggal memerlukan tanda tangan Kamila semuanya bisa dibalik namakan atas keluarga Nugraha.


"Sebenarnya apa yang Papa lakukan itu bukan untuk saat itu tetapi untuk sekarang ini di mana kita pasti suatu saat akan memerlukan tanda tangan dari anak itu, jadi lebih baik Jangan saling menyalahkan Karena sekarang itu kita harus fokus mengurus Ardila agar cepat sembuh dan juga bisa menjauhkan pikirannya dari pria yang bakalan menjerumuskan kita ke dalam kesulitan yang membuat kita saja bingung mencari jalan keluarnya! "perintah Bima membuat Cynthia menatap heran ke arah suaminya itu.


"Papa tahu sendiri kan kalau sampai Ardila tahu kita melarang dia untuk berhubungan dengan pria itu Nanti dia bakalan melakukan hal negatif apa yang pastinya bakalan membuat kita kesusahan, Oleh karena itu jalan satu-satunya sekarang saat dia belum sadar lebih baik kita bahwa dia pergi berobat ke luar negeri dan tidak akan membawa dia kembali ke sini lagi."Cynthia tidak pernah memikirkan Bagaimana suaminya Harus berpikir keras untuk bisa mendapatkan biaya pengobatan untuk Putri mereka dan kini malah memberikan saran yang menurutnya sangat tidak masuk akal dan juga terkesan memaksakan keadaan.

__ADS_1


"kamu sadar kan bicara seperti tadi? apa kamu lupa kalau biaya hidup yang paling termurah itu ya itu di negara kita, Jadi kalau merasa keuangan kita tidak mencukupi lebih baik jangan pernah bermimpi untuk hidup di luar negeri karena nanti bakalan menambah daftar gembel di sana!"jelas Bima membuat Cynthia sangat sangat membenci suaminya karena menurutnya menjadi pria yang tidak berguna dan juga terlalu lembek karena susah sekali untuk mengambil keputusan yang tepat di dalam hidup mereka selama ini. baru


"Jadi maksudnya papa tidak ingin mencari jalan keluar untuk masalah ini dan membiarkan saja Ardila stress seperti begitu? lupa kalau dia itu anak kita satu-satunya otomatis kita harus memberikan perhatian sepenuhnya kepada dia, sampai-sampai mau usahakan memberikan yang terbaik kepada dia meskipun harus mengeluarkan uang miliaran pun harus kita lakukan?"tanya Cynthia dengan tatapan ketusnya membuat Bima Tak habis pikir kenapa dirinya bisa dikelilingi oleh wanita-wanita serakah yang tidak pernah memikirkan sedikitpun Yang namanya perasaan orang lain.


"Jadi ceritanya kalau aku tidak ingin mengurus biaya hidupnya Ardila selama nanti di luar negeri kamu bakalan cari jalan dengan cara kotor yang seperti biasanya itu? Awas aja kalau aku mendengar kamu berbuat kurang ajar dan juga tidak menghormatiku sebagai suami, maka Aku pastikan kamu bakalan menyesal saat itu juga sebab Sudah Cukup aku mengikuti perintah kamu selama ini ! "Bima dengan nada yang tidak terdengar main-main membuat Sintia sedikit memelankan ada bicaranya karena dirinya tahu jika Bima sudah sampai mengeluarkan nadanya sedikit tinggi otomatis pria itu sedang memendam rasa kesalnya.


"Ya sudah kalau begitu kamu cari jalan keluarnya saja bagaimana caranya agar dia tetap di sini tetapi tidak bertemu dengan pria itu, dan aku tidak ingin Ardila menjadi stress hanya karena kita sebagai orang tuanya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk dia ! " Chyntia seolah lepas tangan entah kenapa wanita itu terlihat sepertinya ingin menjauh dari tempat itu padahal dirinya sadar keuangan keluarga mereka sedang tidak baik-baik saja.

__ADS_1


Chintya mengusap olahan kepala putrinya itu sebenarnya dirinya ingin agar Ardila berobat di luar negeri agar bisa mengoperasi bentuk wajahnya agar lebih cantik lagi dan juga bekas luka akibat kecelakaan bisa sedikit menghilang, karena dirinya tidak ingin dengan wajah putrinya yang sudah cacat itu membuat Kamila jauh lebih cantik darinya karena itu sama saja sudah menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang wanita yang modis.


"Mama bakalan usahakan bagaimanapun caranya agar kamu bisa berobat di luar negeri dan juga menghilangkan bekas luka jahitan kamu, kalau memang papa kamu itu tidak berguna kamu tenang saja karena nanti papa kamu yang lain yang bakalan melakukan tugasnya! " batin Chyntia.


jika di hadapan Bima wanita itu berpura-pura menjadi seorang ibu rumah tangga yang hanya kerjanya tinggal di rumah dan tidak suka berhubungan dengan orang asing, tetapi berbeda ketika dirinya sudah di luar rumah karena langsung berubah menjadi seorang wanita yang statusnya single tanpa terikat dengan siapapun dan apapun maka dari itu dengan pria mana saja dirinya bergaul pun tidak masalah.


...****************...

__ADS_1


Berbeda dengan Aryo sekarang yang sudah seperti orang stres karena di sudut manapun di kota itu dirinya mencari keberadaan Kamila dan juga mamanya tetap juga tidak ditemukan, padahal dirinya yakin jika sebenarnya wanita seperti mereka tidak mungkin nekat bakalan pergi jauh apalagi meninggalkan kota itu dan belum lagi keadaan sang Mama yang sakit-sakitan.


"Kamu itu sebenarnya di mana sih Mila? Apa kamu masih marah kepadaku karena lebih memilih wanita lain dan meninggalkan kamu di hari pernikahan kita, tetapi yang mau bagaimana lagi Aku tidak bisa meninggalkan orang yang menjanjikan begitu banyak uang kepadaku! Namun ternyata apa yang aku harapkan itu salah besar karena wanita itu hanyalah orang miskin yang tidak berguna, dan aku yakin sebenarnya yang orang kaya dan berguna itu adalah kamu maka dari itu Tunggu aku karena aku bakalan mengejar kamu sampai di sudut manapun!" Aryo bener-bener pria yang tidak punya hati nurani sampai-sampai lebih memilih mengedepankan uang dibandingkan perasaan orang lain dan perasaan orang lain yang disakiti Itu adalah perasaan seorang wanita.


__ADS_2