
mendengar ancaman yang dilontarkan suaminya itu membuat Sintia mendadak tiba-tiba berubah jadi sangat panik, bagaimana tidak hal yang dikatakan bagian paling terakhir oleh Bima yaitu menyehatkan jika dirinya tidak masalah jika Ardila pergi dari rumah itu.
Padahal selama ini Bima tidak pernah mempermasalahkan dengan siapa Ardila bergaul pergi ke mana anak itu pun ia tidak melarang dan juga entah mau pulang jam berapa pun tidak dipermasalahkan, tapi kenapa Hari ini Bima terlihat begitu berbeda bahkan sampai-sampai mengulik kesalahannya di masa lalu padahal sebenarnya dirinya sudah berusaha mati-matian untuk menutupinya tanpa ada yang sadar sedikitpun.
flashback on
" dengan ini kami katakan bahwa Tuan Bima Nugraha itu sebenarnya!" begitulah kata-kata dokter beberapa puluh tahun yang lalu ketika Cynthia meminta Bima untuk menjalani pemeriksaan kesuburan karena sudah 5 tahun mereka berdua menikah tidak kunjung diberikan momongan.
Bagaikan disambar petir di siang bolong begitulah Perasaan hati yang dialami oleh Cynthia, Padahal selama ini Bima yang paling ngotot untuk memiliki anak karena jika tidak maka dirinya akan menceraikan Cynthia saat itu juga.
bahkan saat Cynthia mengatakan misalnya kalau saat mereka melakukan pemeriksaan kesuburan dan yang diketahui bahwa Bima yang tidak bisa memiliki anak, membuat pria itu meradang dan marah besar karena merasa yakin dirinya sehat-sehat saja dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan.
" Jadi maksudnya suami saya yang sebenarnya bermasalah sehingga kami sampai sekarang tidak memiliki anak, dan saya sebenarnya sangat sehat walafiat tidak ada hal yang perlu dicemaskan? " katanya Cynthia lagi memastikan.
" Ya anda benar sekali Nyonya bahwa Sebenarnya Tuan Bima Nugraha yang bermasalah dan untuk anda tidak ada yang perlu untuk dicemaskan, jadi saya sarankan anda kembali kemudian berbicara secara perlahan kepada suami Anda dan mengatakan yang sebenarnya ia alami !" jelas dokter itu lagi membuat Sintia hanya bisa menghela nafasnya kasar dan juga tidak tahu lagi Bagaimana caranya agar membuat Bima paham dan sadar dengan kondisinya.
waktu itu yang pergi mengambil hasil tes kesehatan yang dilakukan oleh Bima dan Chintya yaitu Cynthia, sehingga otomatis Bima tidak tahu menahu dengan kejadian yang sebenarnya dan juga apa yang dikatakan oleh dokter serta penjelasannya.
seusai dari ruangan dokter terlihat Cynthia begitu kalau dan juga matanya sedikit memerah karena menahan tangis, kertas hasil kesehatannya dengan Bima ada di tangannya saat ini tetapi jika dirinya pulang dan memberikan kepada suaminya itu apakah dia mau menerima atau tidak?
__ADS_1
Cynthia sangat paham dengan ego serta gengsian Bima yang begitu tinggi sehingga tidak pernah mau membuat diri terlihat rendah, apalagi kalau tahu bahwa dirinya mandul pasti Cynthia lagi ya bakalan disalahkan.
" Aku harus bagaimana ini sekarang kalau sampai pulang dan berbicara kepada Mas Bima pasti dia bakalan tidak pernah percaya, dan Kalau kertas ini aku berikan padanya pasti dia bakalan bilang kalau aku yang memanipulasi semuanya? "Lirih Cynthia dalam hati.
" tidak pokoknya aku tidak ingin diceraikan oleh Mas Bima, aku harus melakukan sesuatu agar bisa segera hamil dan dia tidak akan pernah menceraikan aku sedikitpun! " akhirnya keputusan tergila itulah yang diambil oleh Cynthia karena biar bagaimanapun dirinya yang sudah terbiasa hidup nyaman tidak ingin kembali merasakan apa itu yang namanya hidup susah.
orang yang dari awal hidupnya susah dan bisa dibilang sangat miskin tidak mempunyai apapun yang bisa dibanggakan di dunia cenderung menjadi pribadi yang sombong ketika dirinya sudah merasakan apa itu nikmatnya dunia dan juga kemewahannya, bahkan bisa dibilang mereka bakalan menggapai apapun yang mereka inginkan dengan caranya sendiri padahal sebenarnya rezeki dan segalanya itu sudah ada yang mengatur.
apapun yang kita pertahankan dalam hidup jika sudah dikehendaki yang kuasa Maka dia akan tetap bertahan tetapi jika yang kuasa hanya menitipkan saja Percayalah suatu saat pasti bakalan diambil dengan atau tanpa engkau sadari, lebih baik dari awal selalu membentengi diri dengan iman dan juga keyakinan bahwa hal duniawi itu hanya sementara tidak ada yang pernah Abadi.
sepeninggalnya dari rumah sakit dengan membawa berjuta pertanyaan dan juga berjuta rencana dalam hidupnya Cynthia memilih untuk menuju ke salah satu klub yang tetap buka walaupun di jam siang, dirinya ingin mencari seseorang yang bisa membuatnya hamil dan setelah itu berbohong kepada Bima bahwa itu adalah anak mereka berdua yang telah dinanti selama bertahun-tahun ini.
Sesampainya di salah satu klub yang terkenal di kota itu terlihat Sintia menghela nafasnya kasar karena Sejauh apapun dirinya melangkah tetap saja kembali ke tempat di mana Dirinya bekerja dan bertemu dengan Bima, hanya saja jika dulu dirinya menggeser rezeki dengan sesuap nasi berbeda dengan dirinya yang sekarang yaitu sedang menargetkan seorang pria tampak yang bisa mengubah keturunannya nantinya.
" Hai Chintya kamu kok bisa kembali lagi ke sini, padahal kamu kan sudah menikah dengan orang kaya kan?" tanya salah satu temannya pada saat dirinya bekerja di situ merasa heran dengan kehadiran Sintia yang secara tiba-tiba itu Padahal selama 5 tahun wanita itu enggan datang ke tempat itu bahkan mungkin bisa dibilang menyapa para teman kerjanya yang dahulu pun enggan melakukannya.
" Aku ingin minta tolong sama kamu menyiapkan seseorang yang pantas untuk menemaniku hari ini, dan kalau soal bayaran kamu tenang saja nanti aku bakalan kasih tip yang sangat banyak tidak seperti yang diberikan oleh semua orang!" bujuk Sintia membuat teman lamanya itu mengerutkan keningnya karena pertanyaan Sintia itu begitu ambigu.
" kamu kenapa tiba-tiba mau melakukan hal ini memangnya kamu punya masalah dengan suami kamu, kalau memang ada ya pulang terus bicara baik-baik Siapa tahu udah bakalan mengerti? " Tanya teman kerjanya itu tetapi bukannya membuat Cynthia melunak dan memahami kesadarannya dirinya malah memaki wanita itu.
__ADS_1
" kamu itu hanya babu dan juga tukang suruh-suruh tidak pantas memberikan saran kepadaku Ya notabene merupakan nyonya besar, yang harus kamu lakukan Yaitu mengikuti semua perintah yang aku berikan tanpa berkomentar sedikit pun!" sinis Cynthia bahkan bisa dibilang tanpa perasaan sama sekali mengatakan hal yang membuat orang lain merasa direndahkan dan yang posisinya sudah rendah tambah direndahkan lagi.
" ya sudah kamu bisa ngomong yang jelas agar aku bisa menyiapkan apa yang kamu inginkan tadi, soalnya kalau mau bahas soal pria tampan Sepertinya di tempat ini surga dunia dan kamu tidak bakalan kecewa dengan apa yang sudah aku siapkan!" setelah mengatakan hal itu Cynthia mengibaskan tangannya menyuruh pelayan itu segera pergi dan menyiapkan apa yang ia inginkan.
" sendirian saja nih di sini, Padahal aku selama ini tidak pernah melihat kamu? jangan bilang kamu adalah orang baru yang baru datang ke tempat ini dan juga ingin mencoba hal yang baru, karena kalau benar maka kita sejalan dan aku juga merupakan orang yang baru datang ke sini?" tanya salah seorang pria yang berada di dekat Cynthia Sebab Dia sudah dari tadi memperhatikan gerak-gerik Sintia yang terlihat seperti ada masalah.
Cynthia hanya tersenyum miris merasakan beban hidup yang sedang ia rasakan beberapa jam terakhir ini, memiliki suami tapi tidak bisa buat berbagi keluh kesah bahkan bisa dibilang Terasa seperti orang asing Padahal di awal pernikahan tidak seperti begini. mungkin karena momongan yang tak kunjung datang membuat Bima lebih menyalahkan dirinya daripada mengintrospeksi diri, itulah sikap semua pria di dunia ini yaitu merasa bahwa mereka sehat-sehat saja dan yang bermasalah hanyalah kaum wanita sehingga keturunan pun tidak langsung bisa didapatkan.
" Yah kamu benar sekali aku baru pertama kali datang ke tempat ini dan juga bisa dibilang semoga ini yang terakhir, aku ingin meminta tolong pada seseorang tetapi belum datang sepertinya Dewa penolongku agar aku tetap mendapatkan kemewahan tanpa diambil sedikitpun dari sisiku!" Jelaskan Cynthia yang begitu ambigu membuat pria itu tanpa sungkan langsung meraih tangan Cynthia dan mengecup punggung tangannya.
" kalau aku tawarkan jadi pernah Dewa penolong kamu dan juga orang yang akan membantu kamu keluar dari masalah, apakah kamu tidak akan pernah menolak tawaranku itu dan menyetujui semuanya? " tanya pria itu membuat Cynthia hanya tersenyum sebab sebenarnya Wajah pria itu tidak buruk-buruk amat dan bisa dibilang sedikit agar Ada kemiripan dengan Bima maka tidak ada salahnya kan jika dirinya mulai berpetualang dengannya.
" aku terima saranmu itu tetapi aku ingin menegaskan sesuatu kepadamu yaitu selama kita berhubungan tidak boleh memakai perasaan dan juga hanya sebatas saling menguntungkan saja, kamu mendapatkan kepuasan sedangkan aku mendapatkan apa yang aku inginkan dan kamu tidak boleh tahu itu!" jelas Chyntia membuat pria itu tersenyum bahagia karena di siang bolong seperti begitu dirinya ternyata tidak kesusahan mendapatkan wanita yang bisa menemaninya selama berada di kota itu.
keduanya pun langsung pergi ke salah satu kamar yang bisa dipesan oleh para pelanggan yang lain ketika melakukan hal yang lebih dengan para pengunjung yang lain pula, tidak ada kecanggungan yang terjadi bahkan bisa dibilang keduanya langsung akrab dan juga Tidak segan untuk saling Menempel sana-sini dan memegang ini dan itu.
Cynthia bahkan melupakan sejenak statusnya yang masih merupakan istri seseorang dan jika suaminya itu Tengah menunggunya di rumah untuk mengetahui hasil uji kesehatan mereka berdua, sebab yang dia ada dalam pikiran Cynthia yaitu dirinya harus segera hamil agar Bima tidak pernah meninggalkannya dan juga dirinya bakalan tetap merasakan kemewahan.
Sesampainya di salah satu ruangan yang sebenarnya tidak bisa dibilang besar tidak bisa dibilang kecil tetapi Intinya bisa dipakai buat bergerak bebas, keduanya pun langsung melakukan apa yang sudah ada di dalam benak mereka sedari tadi saat mulai melakukan negosiasi.
__ADS_1
pria itu bahkan terkesan tidak peduli sama sekali bahwa wanita yang sedang ditidihnya itu merupakan istri orang dan juga dirinya sedang ada yang menunggu di rumah, toh bukannya Cynthia sendiri yang menawarkan dirinya maka Kenapa tidak digunakan hal itu saja pasti mereka berdua bakalan Bung Kamu tidak akan memberitahukan orang luar apalagi orang terdekat mereka tentang apa yang sementara mereka lakukan saat ini.