KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Deal


__ADS_3

penghulu itu hanya bisa menggelengkan kepala ketika mendengar nada-nada sinis yang dilontarkan oleh Ardila barusan, seumur hidupnya dalam menikahkan orang lain Baru kali ini menemukan pasangan pengantin yang begitu tidak tahu sopan santunnya kepada dirinya yang merupakan manusia yang sudah lanjut usia.


Jika dengan orang asing ataupun orang yang lebih tua saja mereka bersikap seperti begitu entah nanti apa jadinya rumah tangga mereka ke depannya, pasti yang namanya pertika Yan ataupun kata-kata cerai bakalan mudah diucapkan dan dengan begitu dirinya sama saja sudah berdosa menikahkan orang yang tidak mengerti asas-asas pernikahan dan juga betapa sakralnya pernikahan itu.


" saya datang ke sini untuk menikahkan orang bukan untuk melihat perdebatan atau perkelahian di hadapan saya yang membuat pekerjaan saya menjadi tidak ada faedahnya, jikalau kalian ingin menyelesaikan masalah kalian sampai beres baru setelah itu melangkahkan sebuah proses maka saya bakalan mau melakukan pekerjaan saya sekarang tetapi jika tidak maka saya minta maaf karena saya akan pergi saat ini juga!" tegas penghulu itu karena memang sudah tidak bisa lagi mentolerir setiap perbuatan dan juga perkataan yang dilontarkan oleh Aryo dan juga semua yang ada di situ terkecuali Kamilah yang terlihat tidak merespon kehadirannya karena memang bahwa wanita itu tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya yang berada di situ.


Kamila yang merasa sudah tidak sopan kepada orang yang lebih tua menepis rasa sakit pada fisiknya karena menurutnya ini semua masalah memang berasal dari karena kehadirannya di tempat itu, namun mau bagaimana lagi jika memang kehadirannya di situ sangat diperlukan dan juga untuk memperjelas Bagaimana hubungannya untuk kedepannya.


Kamila mendekati pria lanjut usia itu kemudian membungkukkan badannya Seraya ingin meminta maaf atas segala kesalahan yang ia lakukan barusan, namun yang Intinya cuma satu yaitu dirinya tidak punya maksud untuk bertindak tidak sopan ataupun tidak menghargai kehadirannya melainkan Ini semua karena spontan.


" dari dalam lubuk hati saya yang dalam Saya ingin meminta maaf atas sikap saya yang sudah berlebihan dan membuat anda tidak nyaman, Tapi percayalah Saya tidak ingin membuat bapak menjadi ingin marah ataupun pergi!" Bujuk Kamila sambil terus membungkukkan badannya membuat penghulu itu merasa tersentuh karena ternyata tidak selamanya keluarga Nugraha itu dan juga kurang ajar.


" kamu tidak salah apa-apa nak, hanya tadi Mungkin respon Bapak pernah terlalu merasa kecil sebab sudah datang ke tempat ini Tetapi malah tidak dihargai. nanti kalau kamu ingin membahas masalah pribadi kamu setelah urusan ini selesai, karena Bapak tahu kamu merupakan gadis yang penurut dan juga tidak tega terhadap perasaan orang lain!"jelas pria itu membuat Kamila tersenyum.


" Sebenarnya saya tidak ingin melihat semua proses yang terjadi karena gara-gara proses itu kemarin membuat harga diri saya benar-benar jatuh, keperluan saya sekarang yaitu kepada pria ini yang merupakan orang yang sudah mempermainkan saya dan juga keluarga ini yang memperlakukan saya secara tidak adil!" ujar Kamilah membuat penghulu itu hanya bisa menganggukkan kepala pertanda paham.


Aryo hanya bisa menghela nafasnya kasar karena sepertinya apa yang ia harapkan tidak akan pernah terjadi untuk saat ini, apalagi melihat sikap kamila yang begitu keras kepala dan juga tidak ingin mendengar apapun yang orang lain katakan.


" cepat katakan apa yang kamu inginkan dan setelah itu kamu bisa pergi dari sini, karena aku tidak ingin berhubungan dengan wanita yang tidak berguna seperti kamu?" tanya Aryo sinis tapi Kamila merasa tidak terlalu terpengaruh karena menurutnya sekarang ini yang menjadi prioritas utamanya yaitu membuat Aryo malu dan juga sadar seperti yang ia rasakan kemarin.


" simple saja kemauanku tidak terlalu ribet dan juga tidak akan menguras tenaga kamu lebih dalam lagi Apalagi kantong kamu yang sepertinya tidak ada isi sama sekali, kemauanku yaitu batalkan pernikahan ini dan kemudian ganti rugi sama pengeluaran yang kemarin dan juga ini hari! karena jika kalian tetap melakukan semuanya ini aku bakalan melaporkan hal ini ke polisi atas Kasus penipuan dan juga perbuatan yang tidak menyenangkan, Terserah kalian bilang aku adalah wanita gila yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang ia mau karena menurut saya itu saja yang bisa aku lakukan saat ini!" Bima dan Sintia Saling pandang karena tidak pernah menduga jika kami telah melakukan hal itu di depan umum.

__ADS_1


padahal wajah Kamila sekarang itu bisa dibilang sangat parah karena memar di mana-mana akibat dari pukulan yang diberikan oleh Cynthia dan juga Bima tadi, namun yang lebih parahnya lagi yaitu wanita mungil itu meminta ganti rugi dengan apa yang sudah Ia berikan kemarin.


namun Cynthia kembali percaya diri ketika mengingat apa yang dikatakan oleh Ardila kemarin yaitu Aryo bukanlah pria sembarangan, calon menantunya itu merupakan pria mapan dan juga orang kaya jadi otomatis membayar uang hanya satu miliar miliknya Kamila bukan merupakan hal sulit untuknya.


" Papa Tenang saja jangan pasang wajah tegang seperti begitu deh, kemarin kan Ardila ngomong kalau sebenarnya calon suaminya itu merupakan pria paling kaya di negeri ini Jadi untuk apa kita repot-repot untuk memikirkan apa yang diminta oleh Kamila tadi?" Tanya Chyntia.


Bima juga ikutan tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh sang istri karena memang benar tadi mendengar apa yang dikatakan oleh Kamila dirinya sempat merasakan kebingungan, sebab bisa dibilang bisnisnya itu tidak seperti apa dan yang memiliki penghasilan yang paling besar di rumah itu yaitu Kamila.


" Kamu benar Mah, Kenapa kita harus repot-repot memikirkan hal itu padahal ada orang yang bisa kita andalkan saat ini! " Sahut Bima yang terlihat sudah mulai rileks dan juga tidak terlalu tegang seperti tadi.


Kamila yang melihat Aryo hanya terdiam tidak menjawab apa yang ia katakan tadi tersenyum mengejek ke arah pria itu, sebab dirinya selama ini sudah tahu Apa pekerjaannya Aryo dan juga Berapa besar penghasilannya jadi otomatis jika menyiapkan biaya ganti rugi sepertinya merupakan hal yang mustahil.


dirinya bukan ingin menjadi orang yang penuh perhitungan hanya saja kita tidak melakukan hal itu maka otomatis Aryo tidak akan pernah berubah dan menghargai hasil kerja kerasnya orang lain , Terserah bila dibilang dirinya itu merupakan wanita perhitungan dan juga tidak pernah memberi sesuatu secara ikhlas.


" Kamu itu sebenarnya mau minta sesuatu yang tidak pernah aku minta untuk kamu kasih, dengan hal yang tidak pernah aku inginkan selama ini? kalau memang kamu ingin memerasku dia bicara secara Jujur saja jangan membawa-bawa hal lain, Emangnya kamu pikir aku tidak sanggup mengganti semua kerugian yang kamu alami itu?" tanya Aryo yang terlihat begitu percaya diri membuat Kamila ingin sekali tertawa.


" Wah ternyata sudah ada orang kaya dadakan dalam hitungan jam ya, aku baru tahu sih? tapi syukurlah dengan begitu calon mertua kamu tidak bakalan menanggung malu, maka dari itu cepat transfer semuanya yang sudah aku kasih agar aku bisa pergi dengan tenang tidak menjadi beban pikiran ataupun memikirkan hal yang telah kalian lakukan padaku!" ujar Kamilah.


Aryo menatap tak percaya kah wanita yang dulu terlihat begitu lugu dan juga tidak pernah bersikap kasar kepada orang lain, wanita itu kini berubah 180 derajat bahkan bisa dibilang sikap yang dulu seolah hilang sama sekali bak Ditelan Bumi.


Kamila dulu itu rasa belas Kasihannya sangat tinggi terhadap orang sekitarnya yang sedang kesusahan, Tetapi entah mengapa Gadis itu tiba-tiba berubah seperti orang yang tidak punya perasaan sama sekali.

__ADS_1


Kamila yang melihat wajah Aryo hanya termenung tak merespon apa yang ia katakan hanya tersenyum dalam diam, hanya dirinya merasa yakin juga pria itu sudah menyadari perubahan sikapnya barusan.


memang kamilah menyadarinya bahwa ia sangat keterlaluan hari ini dan juga tidak punya hati nurani sebab mempermalukan orang di hadapan semuanya dan lebih parahnya Di Hari kebahagiaan orang itu sendiri, namun mau bagaimana lagi jika dirinya Hanya berdiam diri saja otomatis bakal menjadi pihak yang selalu tertindas dan juga tidak ada harganya sama sekali di mata orang.


" Kenapa kamu pasang wajah seperti begitu, jangan bilang kamu kaget karena perubahan sikap yang aku tunjukkan tadi? ya Iya jelaslah semua orang itu diberi kebebasan buat berpikir dan juga menyampaikan pendapat, tetapi kebebasan untuk ditindas pasti tidak ada yang mau maka dari itu apa juga tidak ingin kalian menyakitiku terus-menerus tetapi aku Hanya berdiam diri dan menjadi kaum yang sangat perlu dikasihani?" ujar Kamila yang terlihat itu santai karena memang untuk apa membahas segala sesuatu yang mereka sangat tidak penting dan juga terlambat.


" cepat katakan semua kerugian yang sudah kamu alami mulai dari pembatalan nikah denganku sampai biaya untuk hari ini, setelah aku melunasi semuanya cepat kamu pergi dari situ dan jangan pernah muncul di hadapanku walau hanya numpang lewat!"Aryo tidak sadar jika sudah dibutakan oleh egonya sendiri sehingga tidak sadar bahwa Sebenarnya apa yang bisa ia banggakan dalam hidupnya.


mendengar apa yang dikatakan oleh Aryo tadi terlihat Cynthia dan Bima Saling pandang dan tersenyum bahagia, karena mereka yakin jika sebentar lagi Semua orang akan tahu siapa sih calon menantu dari keluarga Nugraha itu.


ketika semua orang merasa penasaran dengan apa yang bakal dilakukan oleh Aryo nantinya, berbeda dengan Vena yang hanya bisa menghela nafasnya kasar karena dirinya yakin pasti sambutan tidak bakal melakukan apapun.


" Ya Tuhan Dia memang anak durhaka dan juga tidak pernah menghargaiku sedikitpun, tetapi Tolong jangan permalukan dia karena biar bagaimanapun dia lahir dari rahimku dan besar dari tanganku!" lirih Vena dalam hati tetapi tidak bisa bersikap apa-apa soalnya ini menyangkut harga diri seorang wanita.


" waktu biaya pernikahan yang kemarin dan tertunda Sebenarnya aku tidak jadi memintanya karena itu aku yang ikhlas mengeluarkannya, tetapi yang untuk sekarang harus diganti di sini dan kehadiranku juga tidak pernah diharapkan. otomatis Kalian pasti paham dong dengan apa yang aku katakan, sebenarnya aku juga tidak tega melakukannya tetapi sama saja jika kita memberikan sesuatu secara ikhlas Tetapi malah tidak dianggap sama sekali!" jelas Kamila.


hati Aryo begitu tertegun seketika karena tidak menyangka bahwa Kamila adalah wanita yang tulus dan melakukan segala sesuatunya tanpa mengharapkan apapun, namun bagaimana lagi untuk mundur saat ini dan memilih mengulang kembali hubungan mereka berdua sepertinya rasanya sudah tidak mungkin lagi.


apalagi melihat raut wajah wanita itu yang sepertinya sangat memendam rasa kecewa kepadanya mungkin mulai dari kemarin dan puncaknya adalah hari ini, mungkin sebaiknya dirinya membatalkan pernikahan ini karena biar bagaimanapun sikap Ardila dari tadi tidak pernah terlihat mendukungnya dan bahkan wanita itu hanya diam diri saja tidak ingin terlalu ikut campur.


" katakan saja berapa yang kamu inginkan!" ujar Aryo singkat padat dan jelas.

__ADS_1


"1 Milyar! itulah uang yang harus kamu bayarkan sekarang juga aku juga tidak pernah meminta bunga apalagi meminta lebih dari itu, Maafkan Aku jika menjadi seorang wanita yang materialistis karena memang uang itu aku dapatkan dengan hasil keringatku sendiri bukan hasil meminta ataupun memeras orang lain demi mendapatkan apa yang aku inginkan!" itulah kata-kata yang diucapkan oleh Kamila.


semua orang menatap tak percaya ke arah wanita yang tengah berbicara tetapi dengan wajah yang begitu terluka dan memar di mana-mana serta bibirnya yang terlihat mengeluarkan darah, mereka akhirnya menyadari jika pengorbanan wanita itu begitu besar sampai-sampai mengeluarkan biaya sampai segitunya pun tidak pernah ia pikirkan.


__ADS_2