KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Aryo Mulai Mencari


__ADS_3

Tampak seorang pria yang tengah menyeret kopernya sambil memakai kacamata hitam, terlihat menghembuskan nafasnya kasar berusaha untuk tetap tenang meskipun ada kegundahan di hatinya karena merasa sedikit ragu dengan keputusan yang ia pilih saat ini.


Bagaimana tidak ragu ketika dirinya memaksakan untuk datang ke kota asing dengan tidak punya informasi yang akurat tentang keberadaan Kamila yang sesungguhnya, sehingga membuat dirinya menjadi orang yang begitu Jalan tanpa arah yang pasti dan bahkan bisa dibilang kehidupan mereka berdua tidak akan pernah bisa bersatu akibat kebodohan yang sudah ia lakukan itu.


"kalau kita bertemu nantinya dan kamu tidak menyukai kehadiranku Jangan pernah salah kan aku juga bakalan melakukan hal nekat Agar kamu tetap kembali kepadaku, Memangnya kamu pikir aku bakalan mengikhlaskan wanita yang super bisa seperti kamu? pokoknya aku tidak akan pernah tinggal diam Kalau sampai ada orang yang sudah merebut posisiku, karena aku bakalan memisahkan kalian dengan caraku sendiri dan juga sampai-sampai orang itu menyesal karena sudah merebut kamu dariku! "gumam Aryo yang terlihat semangatnya begitu menggebu-gebu sampai-sampai melakukan hal nekat pun akan dirinya lakukan karena itu merupakan keinginan selama ini hanya saja karena tergoda oleh rayuan dari Ardila membuat dirinya sedikit menyerong dan pada akhirnya tetap bakalan kembali kepada Kamila juga.


ketika dirinya menunggu taksi pesanannya tiba-tiba ada panggilan masuk dari teman-temannya membuat pria itu begitu antusias menjawab karena dirinya yakin kalau mereka menelpon pasti itu merupakan kabar terbaru dari Kamila, maka dari itu dirinya sangat berharap juga ini merupakan kabar yang terbaik yang sedang ia tunggu dari tadi dan juga selama beberapa bulan terakhir ini..


"Jadi gimana kamu udah dapat kabar dari Kamila atau mungkin informasi yang mengatakan bahwa dia ada di sekitar kamu itu, kalau memang dia ada di situ katakan saja alamatnya karena aku bakalan langsung pergi untuk menjemputnya dan tidak akan pernah melepaskannya lagi? "tanya Aryo memastikan.


pria di seberang ingin sekali tertawa karena sebenarnya maksud dirinya menelpon itu bukan ingin memberikan informasi tentang wanita yang dicari oleh Aryo melainkan ingin bertanya apakah pria itu serius keluar kota tanpa kepastian, belum lagi pekerjaan pria itu yang jelas-jelas jika ditinggalkan terlalu lama tanpa alasan yang jelas pasti bakalan langsung dipecat dengan tidak hormat dan posisinya itu langsung digantikan oleh orang lain tanpa menunggu waktu yang lama.

__ADS_1


"kamu itu cemas sih boleh juga kemudian pengen tahu sesuatu pun tidak masalah tetapi kalau bisa jangan sampai menebak yang aneh-aneh begitu, karena sebenarnya aku itu menelpon kamu hanya ingin menanyakan apa benar kamu hari ini keluar kota untuk mencari wanita itu? padahal menurutku kamu tidak perlu harus sampai melakukan semua itu karena Biar bagaimanapun nanti juga dia pasti bakalan kembali, sebab jika kalian sudah jodoh dan diatur oleh Tuhan kemanapun dia pergi ataupun bersembunyi di bagian manapun pasti tetap akan dipertemukan!"jelas sahabat dari Aryo membuat pria itu mendengus kesal karena Lagi dan lagi yang ia dapatkan hanyalah kekecewaan sebab tidak ada yang tahu di mana sebenarnya keberadaan Kamila untuk saat ini.


"kamu ini kalau menghubungiku untuk menanyakan hal yang tidak penting yang lebih baik tidak usah sama sekali, karena aku itu ingin mendengarkan kabar yang terbaru dan juga penting agar nantinya bisa membuat kehidupanku kembali normal! soal kantor Biarkan saja seperti itu kalau memang mereka mau mencari pekerja yang lain ya sudah cari saja aku tidak ambil pusing, karena asal kalian semua tahu ya saat nanti aku bertemu dengan wanitaku maka aku bisa Mendirikan perusahaan yang lebih besar lagi atas kerjasama kami berdua Dan saat itu terjadi aku yakin kalian semua pasti bakalan menyesal karena tidak menghargaiku!"jelas Aryo dengan semangat yang menggebu-gebu membuat sahabatnya di seberang yang bernama Dimas merasa heran karena menurutnya pria itu terlalu sensitif dalam membahas sesuatu Padahal niatnya tadi itu baik yaitu ingin memberikan pencerahan kepada Aryo yaitu lebih baik pria itu tetap bekerja dan biarkan saja uang yang berbicara.


"Kamu tahu kan kalau kamu pergi ke sana kemari tanpa pekerjaan dan hanya mengandalkan tabungan semakin hari pasti bakalan menipis karena terlalu dipakai sedangkan memasukkan tidak ada, maka dari itu lebih baik kamu pulang kembali ke sini Lanjutkan pekerjaan kamu dan jika kamu sudah ada kelebihan silakan Sewa detektif handal untuk mencari wanita itu agar kamu bisa menikmati pekerjaan dan juga bisa menikmati hasil yang sepadan dengan apa yang kamu lakukan! "jelas Dimas membuat Aryo ingin sekali membanting ponselnya asal hanya saja ponsel itu merupakan hadiah dari Kamila waktu ulang tahunnya yang lalu maka jika dibuang pasti wanita itu merasa yakin jika semua kenangan tentang Mereka ingin dihapus secara perlahan oleh Aryo.


"aku tahu mana yang baik dan juga tidak jadi kamu lebih baik tidak usah mengingatkanku karena yang harus kamu urus yaitu diri kamu sendiri, cukup kamu lakukan saja sesuai dengan perintahku karena jika kamu itu manusia yang masih tahu balas budi maka apapun yang aku suruh pasti bakalan Kamu ikut karena aku juga pernah melakukan hal yang sama seperti yang pernah kamu alami saat ini dan juga menolong dengan sepenuh hati!"Aryo secara tidak langsung menagih janji dan mungkin bisa dibilang dirinya sedang menagih balas budi dari seseorang.


"Baiklah Terserah kamu saja karena aku bakalan melakukan seperti yang kamu katakan dan setelah itu urusan kita sudah tidak ada lagi, dan aku janji kalau memang tidak menemukan wanita yang kamu cari bakalan juga langsung mengabarkan kepada kamu saat itu juga agar kamu tahu bahwa Sebenarnya aku sudah melakukan usaha secara maksimal!"jelas pria itu yang sebenarnya tidak suka dengan sikap Aryo yang terlalu sombong dan juga tidak menghargai orang lain sedikitpun.


"dasar pria sombong padahal sebenarnya orangnya biasa saja tetapi karena ingin menjadi benalu makanya rela mencari wanita yang jelas-jelas pergi meninggalkannya karena sikapnya itu, semoga saja mereka tidak pernah bertemu lagi dan dengan begitu biar pria itu tahu rasa jika sebenarnya melepaskan seseorang dari awal itu tidak akan pernah ada namanya kesempatan kedua lagi!" Dimas benar-benar emosi ketika mengingat sikap Aryo selama ini yang berbuat seolah-olah merupakan anak dari keluarga konglomerat sampai-sampai mobil yang ia kendarai pun harus yang merupakan mobil keluaran terbaru padahal itu semua adalah hasil palaknya terhadap Kamila.

__ADS_1


Berbeda dengan Aryo yang terlihat biasa saja ketika orang lain malah tidak suka dengan sikapnya selama ini kepada Kamila dan malah memilih menikah dengan Ardila Kakak wanita itu, sebab menurut semua orang Aryo itu tidak layaknya seorang pria materialistis yang dengan tidak tahu malu ya malah numpang hidup kepada seorang wanita.


mungkin Antara Benci Dan Cinta itu perbedaannya hanya tipis maka dari itu kamilah tidak bisa membedakan mana pria benalu dan mana pria yang bertanggung jawab, dan juga mana pria yang benar-benar takut kehilangannya serta pria yang hanya ingin Numpang lewat tetapi tidak ingin ada keseriusan di dalamnya.


Di lain tempat kini Kamila sudah berada di rumahnya dan terlihat Venna sedang duduk termenung dan sepertinya sedang memikirkan suatu hal yang sangat penting di dalam hidupnya sampai-sampai tidak menyadari kedatangan Kamila, padahal langkah kaki wanita itu terdengar jelas di telinga Tetapi entah mungkin Vena sedang tidak berada di situ pikirannya sampai-sampai tidak menyadari sedikitpun membuat Kamila pun merasa bingung dengan tingkah wanita paruh baya itu.


"Mama kenapa ya malah terlihat seperti orang yang sedang frustasi, padahal Setahuku tadi pagi itu dia baik-baik saja kenapa malah sekarang berubah seperti begini?"gumam Kamila monolog lalu memilih untuk mendekati Vena secara perlahan.


"sore Mama! Bagaimana keadaannya aku lihat dari tadi kok malah duduk Bengong di sini tanpa melakukan apapun, kalau memang mama suntuk Ya sudah aku bakalan beli tanaman hias biar mama berkebun saja di depan mungkin dengan begitu bisa mempercantik rumah kita"tawar Kamila karena dirinya memang tidak tega kalau melihat sih Nah seperti begitu terus takutnya wanita itu bisa stress karena terlalu memendam beban pikiran padahal sebenarnya beban pikiran itu tidak punya obatnya sama sekali jika orang tersebut tidak mau berbagi.


Venna yang dari tadi sibuk pemikirkan putranya menatap heran ke arah Kamila yang entah mengapa tiba-tiba sudah muncul di dekatnya, dirinya sedikit waspada takutnya wanita itu bakalan salah paham kepadanya karena pasti mengira sudah menyesal mengikutinya sampai sejauh ini.

__ADS_1


"Astaga Nak kamu sejak kapan sudah ada di situ maafkan Mama karena saking fokusnya sampai-sampai lupa kalau sebenarnya kamu sudah pulang dari kantor, Maafkan Mama lagi ya karena benar-benar tidak sadar kalau Sebenarnya kamu dari tadi sudah ada di situ!"jelas Vena yang memang benar merasa tidak enak hati terhadap Kamila karena dirinya takut jangan sampai Kamila sedang tidak enak hati kepadanya karena sudah membawanya pergi jauh dari Aryo.


"Ih Mama kenapa responnya jadi berlebihan seperti begitu orang aku tadi kan hanya tanya saja kenapa Mama bengong di sini Padahal aku dari tadi itu sengaja Saat berjalan suara sepatunya sedikit dibunyikan agar Mama sadar, tetapi Ya sudah tidak masalah yang penting jangan dijadikan kebiasaan ya duduk bengong seperti tadi karena aku tidak mau mama itu sakit karena stress Biar bagaimanapun sudah tua itu harus selalu rileks dan juga tidak boleh terlalu memendam beban pikiran yang tidak ada obatnya sama sekali!"Jelas Kamila perhatian karena memang dirinya tidak ingin Zena sakit padahal dirinya baru saja memulai pekerjaan di kantornya Arlan dan jika sudah Cuti terus otomatis Posisinya itu bakalan tergantikan.


__ADS_2