
"Meskipun kamu membeli restoran ini sekalipun uang saya tetap tidak bakalan habis soalnya kalau habis ya tinggal minta lagi kepada Heru, karena biar bagaimanapun calon menantunya yang memalukan sampai habis jadi yang harus membayarkan adalah dia!"ujar Yamamoto Sambil tertawa karena dirinya sebenarnya merasa lucu kalau sampai Kamila benar-benar ketakutan jika dirinya akan kehabisan uang kalau sampai mentraktir wanita itu untuk makan.
wajah Kamila memerah karena malu sebab menurutnya kata-kata dari Yamamoto barusan itu terlalu berlebihan sebab dirinya tidak punya hubungan apapun dengan Angga otomatis dengan menjadi calon istrinya itu merupakan hal yang mustahil, tetapi tidak mungkin juga kan dirinya harus diam saja sebab kesalahpahaman ini harus segera diluruskan jika tidak ingin berlarut-larut kecurigaan itu ada.
"sepertinya Tuan sangat berlebihan! karena sebenarnya saya dengan Angga itu hanya sahabatan dekat tidak ada hubungan spesial di dalamnya, Jadi sepertinya untuk memberikan gelar calon menantu kepada saya itu merupakan sesuatu hal yang berlebihan dan Pasti banyak wanita di luar sana lebih pantas mendapatkannya! "ujar Kamila merendah sebab biar bagaimanapun sadar diri itu merupakan prioritas utamanya karena kalau sampai dirinya merasa bahwa apa yang dikatakan oleh Yamamoto itu bakal menjadi sebuah kenyataan maka dirinya bisa dipastikan mendapatkan Jackpot yang sangat luar biasa dari sang pencipta.
"kamu itu lebih cocoknya dengan orang yang mengerti kamu bukan orang yang ingin selalu dimengerti oleh kamu, dan aku yakin kamu pasti paham siapa orang yang dimaksud itu karena kamu bukan anak kecil lagi jadi harus menjelaskan panjang lebar Agar kamu mengerti!" jelas Arlan yang tiba-tiba menimpali perkataan mereka semua sebab dari tadi dirinya yang hanya membisu saja terasa begitu sesak dan juga kupingnya rasa-rasanya mau copot dari tempatnya karena dari tadi yang dipuji itu hanya Angga sedangkan dirinya itu kehadirannya seperti tidak dianggap sama sekali.
"jangan bilang Anda juga salah satu penggemar dari nona Kamila Andini ini seperti sepupu Anda yaitu Angga Bimaba, Wah kalau begitu nanti bakalan jadi ada namanya perang saudara kalau sampai hal itu terjadi?"tanya Yamamoto penasaran akibat mendengar dari Respon yang diberikan oleh Arlan barusan membuat pria itu gelagapan kebingungan harus menjawab Seperti apa soalnya sepertinya rasa tersembunyinya itu sudah mulai ketahuan.
"ah Sepertinya anda salah paham karena selera Saya tidak mungkin sama dengan Angga dan saya yakin Nona Kamila pasti menyadari hal itu, mungkin sekarang jodoh saya masih disiapkan oleh Tuhan lebih diperindah lagi dan juga lebih dipercantik serta segala kelebihannya bakal lebih dipertunjukkan agar kelak kami berdua bersanding sangat cocok dan juga serasi! "tanpa Arlan sadari perkataannya itu bakal membuat Kamila sadar diri dan juga sadar posisi serta tidak akan pernah menaruh perasaan kepada pria itu sebab Biar bagaimanapun entah kejujuran atau kebohongan yang diucapkan oleh Arlan didengar langsung oleh Kamila.
"nah begitu baru bagus karena sebenarnya kunci dari kerusakan sebuah hubungan kekeluargaan yaitu wanita dan Saya harap anda lebih dewasa tidak menikung ataupun mencoba untuk mengganggu kenyamanan dan kemilikan saudara sendiri, sebab sebenarnya rasa itu bukan hanya anda saja yang pernah merasakan karena saya juga akibat dari hal itu sampai sekarang kakak saya menjauhi saya hanya karena mengira saya merebut calon istrinya padahal memang kami sudah ditakdirkan bersama! "Yamamoto sebenarnya sangat paham dengan gelagat yang ditunjukkan oleh Arlan dari tadi hanya saja ketika perkataan pria itu keluar dari mulutnya otomatis Yamamoto bakalan langsung merespon.
"saya juga sudah berapa bulan tidak ketemu sama Angga Jadi tidak mungkin pembahasan kami berdua tentang hal itu sebab Biar bagaimanapun selama ini saya juga punya kehidupan sendiri dan dia juga, maka dari itu saya lebih nyaman Kalau kami berdua bersahabat saja karena dengan begitu saya bisa berbagi rahasia dan juga perasaan serta mungkin kami berdua bisa menjadi teman curhat siang dan malam tanpa ada kecanggungan!"Jelas Kamila karena memang selama itu dirinya saat bersama dengan Angga tidak pernah melibatkan perasaan padahal tanpa wanita itu sadari ternyata Angga sedang menyembunyikan perasaannya agar Kamila tetap nyaman sampai-sampai membiarkan wanita itu berhubungan dengan pria lain meskipun hatinya terasa begitu sakit ketika melihat Kamila bermesraan tepat dihadapannya.
percakapan mereka terhenti ketika sarapan yang dipesan sudah diantar oleh pelayan membuat mereka fokus kepada apa yang ada di hadapan mereka sebab Biar bagaimanapun pekerjaan orang di seluruh dunia mau menjadi penjahat ataupun penjahit tujuannya satu yaitu agar perut bisa kenyang, kalau saja manusia bisa hidup tanpa makan otomatis orang tidak akan pernah mau capek-capek bekerja membanting tulang mengeluarkan keringat Entah berapa banyak kadang tidak dihargai oleh majikan tetap saja mereka terpaksa melakukannya karena hanya ingin mensejahterakan perut.
__ADS_1
Maka dari itu orang-orang tua zaman dahulu selalu mengatakan kepada istri-istri muda yang baru menikah bahwa suami itu bakalan betah di rumahnya ketika perutnya kenyang telinganya tidak terlalu mendengarkan perkataan yang begitu banyak dan merasa nyaman di rumah, yang penting kenyangkanlah perutnya maka dia tetap akan mengingat dirimu di manapun ia berada Meskipun orang yang gak ada di hadapannya itu merupakan manusia yang super spesial baginya tetap saja rumah merupakan tempat untuk dirinya pulang.
Setelah menyelesaikan semuanya tiba-tiba Arlan mendapatkan panggilan dari kantor bahwa ada Heru yang hendak berkunjung, membuat pria itu sedikit waspada karena takutnya saat Heru datang pasti ada Angga nah jika ada Angga otomatis Kamila bakalan melupakan dirinya.
"Iya halo!"ujar Arlan serius.
"Kamu ada di mana sekarang, soalnya Paman sudah menyuruh pegawai kamu untuk menghubungi kamu tetapi sepertinya kamu belum nongol juga Makanya paman yang bakal menghubungi kamu secara langsung ?" tanya Heru memastikan.
Arlan menghela nafasnya kasar karena tidak mungkin juga akan menyembunyikan segala sesuatu sedangkan di hadapannya saat ini ada Tuan Yamamoto Yang pasti bakalan mengatakan apapun pekerjaannya di luar kepada pamannya, jadi mau tidak mau ia berkata jujur sebab mungkin dengan kejujuran itu Heru bisa paham dan tidak bakal menanyakan hal yang aneh-aneh lagi kepadanya.
"aku lagi sedang ada meeting dengan klien mungkin Paman kenal yaitu Tuan Yamamoto tahu dari Jepang, tapi ini kami sudah selesai kok meetingnya jadi bisa langsung kembali ke kantor saat ini juga! Kalau Paman sekarang sudah ada di kantor Tunggu saja karena tidak mau makan waktu lama soalnya tempat meeting tidak terlalu jauh, Jadi sekarang Saya matikan dulu ya ponselnya biar kami bisa langsung pergi saat ini juga?"tanya Arlan memastikan sebab biar bagaimanapun pamannya itu selalu saja ada untuknya ketika dirinya membutuhkan maka dari itu ia sangat menghormati Heru apapun keadaan dan kondisinya sebab pamannya merupakan panutan sekaligus orang yang sangat berjasa untuk hidupnya dan juga mamanya.
"Oh iya Baiklah kebetulan Beliau juga ada di sampingku jadi dia mendengar semua yang Paman katakan nanti kami bakalan sama-sama kembali ke kantor, kalau begitu saya matikan dulu ya ponselnya nanti ke kantor dulu baru kita ngobrol lagi ! "pamit Arlan lalu mematikan ponsel tersebut.
"Oh jadi sekarang Heru sudah ada di kantor ya sudah kalau begitu lebih baik lagi kita ke sana sama-sama daripada saya juga capek bolak-balik belum lagi harus kembali ke Jepang saat nanti sore, nanti Kamila kamu mau barengan sama saya atau Pak Arlan soalnya Kebetulan saya sendiri yang berkendara jadi tidak ada salahnya kan kalau punya teman ngobrol?"tanya Yamamoto memastikan karena memang dirinya menganggap Kamila seperti anaknya mungkin karena tidak mempunyai anak laki-laki dan semuanya anak cewek menjadi kehadiran kamilah sedikit mengobati rasa Rindunya kepada gadis-gadis kepala batunya di rumah.
Arlan mengerutkan keningnya ketika mendengar tawaran dari Yamamoto untuk Kamila sebab menurutnya pria itu sudah terlalu berlebihan dari tadi, padahal di sini yang jelas-jelas harusnya Yamamoto urus adalah proyek yang bakalan mereka kerjakan bukan malah mengurusi kamilah yang jelas-jelas tadi datang bersama dengannya otomatis pulang juga harus dengannya.
__ADS_1
"Sepertinya itu terlalu berlebihan, karena tadi kami berdua yang datang ke sini sama-sama otomatis pulangnya juga bakal sama-sama! Jadi kalau anda merasa sendirian saja ya sudah ajak salah satu kenalan biar bisa jalan sama-sama, tetapi kalau untuk saya mengizinkan Asisten saya untuk pergi dengan anda itu tidak akan pernah terjadi maafkan juga saya kurang sopan tetapi itu memang sesuai dengan kontrak kerja kami dari awal!"jelas Arlan yang meskipun merasa tidak sopan Tetapi kalau dirinya diam saja otomatis Yamamoto bakalan terus beraksi dan dirinya tidak menyukai hal itu.
"Oh kalau begitu Maafkan saya jika tadi sudah lancang mengajak asisten anda untuk ikut dengan saya tetapi Baiklah saya bakalan pergi ke kantor anda sendiri, nanti mungkin saya bisa mengikuti mobil anda dari belakang karena untuk letak kantor cabang di sini saya belum tahu maka dari itu ya tadi saya sengaja mengajak Nona Kamila tetapi tidak masalah!"sambil tersenyum Yamamoto mengatakan hal itu sebab menurutnya Respon yang diberikan oleh Arlan itu terlalu berlebihan.
kini mereka semua sudah meninggalkan meja itu dan menuju ke arah mobil masing-masing sedangkan Kamila masih antara menyiapkan batinnya nanti jika bertemu dengan Heru, soalnya dirinya juga sedikit kebingungan kalau sampai pria itu menanyakan Kenapa dirinya memilih untuk pindah di kantor cabang padahal posisinya di kantor pusat sudah lumayan bagus dan tidak perlu harus pindah karena dari kantor pusat tidak pernah memecatnya.
"Aduh nanti kalau Om Heru pertanyaannya aneh Terus aku harus jawabnya gimana dong, sudah tahu kan Om Heru itu kalau bertahannya tidak pernah setengah-setengah bakal harus dituntaskan sampai habis dan jawaban yang diberikan pun harus sesuai dengan keinginannya? "gumam Kamila stres tetapi mau bagaimana lagi.
"Kamu kenapa wajahnya dari tadi tuh kayaknya tidak semangat begitu, kalau memang sedang memikirkan sesuatu bicarakan saja atau mungkin kamu tidak nyaman dengan keberadaan Tuan Yamamoto tadi? Kalau memang iya katakan saja nanti aku bakalan ngomong ke dia agar menghentikan segala mulut cerewetnya itu Sebab aku juga tidak menyukainya, Mana ada orang saat meeting setelah itu malah membahas urusan pribadi yang tidak ada habisnya padahal Angga saja tidak ada di tengah-tengah kita?"tanya Arlan memastikan karena semenjak tadi Kamila hanya diam saja seolah-olah sedang tidak merasa nyaman akan sesuatu.
"ini semua sebenarnya tidak ada hubungan dengan Tuan Yamamoto dan saya juga tidak apa-apa kok sekarang hanya mungkin nervousnya masih terasa karena hari pertama bekerja sebagai asisten, tapi nanti besok bisa pasti bakalan sudah terbiasa dan tidak akan Rasa Rasanya seperti saat ini lagi Jadi anda tenang saja!"Jelas Kamila karena memang kalau soal Yamamoto itu ya tidak pernah mempermasalahkan ya karena justru perkataan pria itu membuat dirinya sudah sedikit lebih rileks tidak nervous lagi seperti tadi.
"Syukurlah kalau kamu baik-baik saja karena saya tidak ingin di hari pertama kerjanya kamu meninggalkan kesan yang buruk soalnya saya takut kamu bakalan kapok bekerja sama dengan saya, tetapi kalau respon kamu seperti begini Saya sangat bersyukur karena itu artinya kamu tidak pernah membawa urusan pribadi kepada urusan kantor!"jelas Arlan sambil tersenyum bahkan kini pria itu memegang tangan Kamila membuat wanita itu tersentak kaget.
"Oh maafkan saya tadi itu gerakan refleks saja!"ujar Arlan yang wajahnya memerah karena malu sebab Ia tidak menyangka jika Respon yang diberikan Kamila Sampai sebegitunya seolah-olah tidak menyukai.
"tidak apa-apa Pak hanya lain kali jangan begitu Soalnya takutnya orang lain bakalan berpikir yang tidak-tidak, dan saya juga tidak ingin nantinya calon istri bapak berpikir kalau kita berdua itu ada affair dan Hal itu merupakan tidak bagus untuk kelangsungan masa depan karir saya di perusahaan!"Jelas Kamila membuat Arlan mengerutkan keningnya karena merasa yakin jika wanita itu pasti percaya dengan apa yang dia ucapkan tadi di depan Yamamoto.
__ADS_1
"Kenapa juga Tadi aku mau bicarakan hal itu padahal jelas-jelas aku sedang berusaha agar calon istriku itu adalah kamu, Kenapa setiap kali mendengar orang membahas soal itu aku pasti bakalan Otaku tidak berfungsi dengan benar dan akhirnya melakukan kesalahannya fatal?"Arlan merutuki kebodohan dalam hatinya karena kok bisa-bisanya dirinya mengatakan hal yang nantinya bakal membuat Kamila semakin menjauh bukannya semakin mendekat dan bisa dibilang anggap pasti bakalan mempunyai peluang yang lebih besar untuk mendapatkan wanita itu.
namun begitulah sikap manusia terkadang kita hanya berencana dan menginginkan sesuatu yang lebih tetapi tidak dibarengi dengan perjuangan bahkan terkadang kita menyepelekan hal itu, nanti setelah kehilangan baru Begitu Terasa bahwa orang tersebut sebenarnya sangat berarti bagi hidup kita.