KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Bukan Salah Kamila


__ADS_3

Ardila merasa kesal ketika melihat Mamanya itu dari tadi hanya diam saja Bahkan tidak memberikan solusi untuk masalah yang tengah dia hadapi saat ini, setidaknya seperti orang tua yang bertanggung jawab Harusnya bisa memberikan solusi yang tepat di saat yang dibutuhkan seperti begini dan dengan begitu Ardila mungkin bisa lebih lega perasaannya.


"aku bertanya karena aku butuh jawaban bukan malah diperlakukan seperti begini seolah-olah aku bukan anak kalian, tadi aku dengar sendiri perkataan papa kalau sebenarnya semua harta yang kita punya itu adalah milik keluarganya Kamila dan papa merupakan anak angkat! Itu sangat mustahil kalau mama sebagai istrinya tidak tahu malu sama sekali sebab sekecil apapun rahasia seorang suami pasti istri bakalan tahu, hanya saja kalau mama diam seperti begini menambah kecurigaan ku semakin mengucapkan jika sebenarnya memang benar kalian selama ini menyembunyikan rahasia sebesar itu dari hidupku!"ujar Ardila yang benar-benar tidak percaya jika kedua orang tuanya selama ini hanya merupakan orang asing di keluarga Nugraha dan itu artinya Kamila adalah anak orang kaya dan dia adalah anak pengemis.


"ini semua gara-gara Kamila makanya hidup kita seperti begini Coba saja dulu dia tidak pernah lahir di dunia pasti Papanya bakalan menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepada papa kamu, Sebab semua harta yang ditinggalkan itu mereka menyuruh kita menjaganya sampai Kamila besar baru setelah itu diserahkan kepadanya!"kesal Cynthia dengan wajahnya yang begitu tidak bersahabat tetapi Ardila yang sedang tidak mood untuk membicarakan Kamila otomatis langsung marah besar karena mamahnya sepertinya sedang mengalihkan topik pembicaraan mereka saat ini.


"jangan salahkan Kamila, karena yang kita bahas sekarang itu tentang keluarga kita bukan tentang orang lain! Aku dari tadi tanya sebenarnya apa maksud bahwa membicarakan hal itu kalau sebenarnya dia itu anak angkat dari keluarga Nugraha, Itu semua tidak ada sangkut paut dengan orang lain yang tidak ada di sini dan juga tidak ada hubungan keluarga apapun dengan kita!"sarkas Ardila kasar soalnya menurutnya Mamanya itu seperti tidak ada niatan mau bicarakan sesuatu hal yang menurutnya rahasia tetapi dirinya sebagai anak otomatis harus tahu masalah itu.


"Astaga Dila Biarkan saja Tuh Papa mau bicara apa, Kalau memang dia anak angkat keluarga Nugraha yang penting intinya Sekarang semua harta mereka kan menjadi milik kita jadi Untuk apa kamu memikirkannya lagi? mendingan sekarang yang kamu pikirkan bagaimana caranya agar bisa keluar dari tempat ini sesegera mungkin karena kamu dengarkan ultimatum dari papamu tadi, Kalau kamu tidak keluar juga dari sini otomatis dia tidak bakalan mengurusi kehidupan kamu ke depannya apapun itu dan kapan serta Bagaimana saja!"Chyntia tahu dirinya sebenarnya terasa begitu kejam karena sampai-sampai memihak suaminya yang salah dalam memperlakukan anaknya tetapi tidak semua yang dilakukan Bima itu ada salahnya juga Karena yang dia pikirkan adalah kesanggupan materi mereka saat ini.


"Aku masih sakit terus Kalian memaksa aku akan menjadi sehat seorangnya karena keterbatasan biaya yang sedang kita alami sebenarnya di mana sih hati nurani kalian sebagai orang tua? tapi Ya sudah baiklah Aku bakal mengikuti saran kalian soalnya aku tahu kalau sekarang kita sudah menjadi gembel, tapi kalian juga Tenang saja aku bakalan berusaha menjadi orang sukses kembali dan saat itu terjadi tidak ada yang namanya keluarga Nugraha karena yang ada hanya Ardila Nugraha!"ujar Ardila sinis.


Chyntia mengerutkan keningnya karena merasa heran dengan perkataan putrinya barusan seolah-olah wanita itu menegaskan bahwa di kehidupannya yang akan mendatang tidak ada yang namanya keluarga Nugraha, maka dengan itu kesimpulannya yaitu anaknya itu tidak akan pernah mau mengenal mereka di saat dirinya sukses bahkan bisa dibilang istilah kacang lupa akan kulitnya itulah yang tengah dipersiapkan oleh Ardila untuk saat ini.


Namun dirinya tidak akan membiarkan hal itu terjadi sebab biar bagaimanapun di dalam hidup sudah menjadi hukum alam yaitu anak patuh di bawah orang tua meskipun dia sudah menjadi manusia yang sukses atau bisa dibilang orang kaya raya, karena Biar bagaimanapun ada orang tua dulu baru anak itu bisa ada di dunia Jadi jika anak itu merupakan keberadaan orang tua sungguh sangat pantas disebut sebagai anak yang durhaka.


"kamu itu bicara apa sih? Memangnya selama ini kebutuhan kamu dari kecil sampai saat sekarang ini Kamu sendiri yang penuhi bukan kami? Jadi kamu memperlakukan kami ini seperti orang penjahat yang tidak pantas disebut orang tua, Mama selama ini selalu ikut apa yang menjadi kemauan kamu tetapi kenapa sekarang balasan kamu harus seperti begini?"tanya Cynthia yang masih mencoba untuk sabar karena biar bagaimanapun dirinya tidak ingin keluarga mereka hancur berantakan.


Ardilla ingin sekali tertawa ketika mendengar perkataan Mamanya itu, selama ini memang Bima dan Cynthia selalu memberikan apa yang ia mau tetapi dirinya juga tidak duduk ongkang kaki hanya menerima itu semua dengan kosong sebab Ia juga bekerja bukan duduk saja.

__ADS_1


"Terserah Mama mau ngomong apa! Yang penting Intinya cuma satu yaitu aku tetap pada pendirianku kalau sampai kalian memaksaku untuk keluar dari sini, suruh Papa cari pinjaman di mana kek atau mungkin jual aset kita salah satunya kan Masalah bisa langsung kelar tidak pusing seperti begini!"Ardila benar-benar heran dengan sikap orang tuanya yang masih saja tetap mempertahankan aset milik keluarga mereka padahal itu nilainya miliaran dan juga pasti banyak yang bakalan berminat untuk membeli.


"Apa kamu lupa kalau sebenarnya semua aset itu untuk dijual memang mudah tetapi harus memerlukan tanda tangan dari salah satu pewaris tunggal di situ yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kamila, tetapi kamu juga tahu sendiri kan Kalau hari itu kita sama-sama sudah mengusir dia dari rumah tanpa persiapan dulu dan akhirnya Ya seperti begini blangsakan sendiri!"jelas Chyntiaa membuat Ardila benar-benar membenci seorang Kamila Andini.


"aku bakalan berusaha sehat kembali untuk membalas dendam kepada kedua orang yang telah mempermalukanku itu, tetapi aku mohon dukungan dari semuanya karena tidak mungkin aku bakalan berdiri sendiri jika tidak ada Mama dan Papa yang menyokonggu dari belakang!"ujar Ardila dengan semangat yang menggebu-gebu membuat Chyntia merasa bahagia karena akhirnya putrinya yang pemarah dan juga yang sangat membenci Kamila sudah kembali muncul di permukaan.


"Nah ini baru anak mama yang harusnya jangan diam saja seperti kemarin-kemarin dan bisanya hanya tidur saja di tempat, Ayolah Tunjukkan semangatmu seperti dulu agar kita sama-sama bisa bergerak maju dan memberantas habis manusia-manusia yang telah mempermalukan keluarga kita!"Cynthia benar-benar menyemangati putrinya jika dalam berbuat kejahatan karena memang isi otak mereka berdua Ya hanya itu saja tidak lari-lari jauh kan?


Bima yang ingin masuk karena tadi pergi ke kantin untuk sedikit merilekskan pikirannya karena tidak mungkin dirinya harus marah-marah di rumah sakit, pria itu langsung mengurungkan niatnya karena mendengar kegilaan istri dan anaknya yang sudah kembali lagi di permukaan dan sungguh itu yang membuat dirinya merasa kesal dengan kedua wanita yang tidak pernah mendengarkan kemauannya.


"kalian berdua ini kapan baru sadar sih kalau sebenarnya apa yang kalian lakukan itu salah dan nantinya bakalan lebih besar balasannya, sebenarnya aku juga tidak tega menyakiti Kamila seperti itu tetapi mau bagaimana lagi sebab semuanya sudah berjalan tidak sesuai rencana!"lirih Bima yang benar-benar merasa kasihan dan juga sekaligus membenci anak dari saudara angkatnya itu.


"Ya sudah kalau begitu panggil papa buat lu nasi biaya perawatanku selama ini karena aku yang bakalan meminta dokter untuk pulang hari ini juga, tetapi Mama jangan pergi shopping ya Soalnya kalau sudah pulang terus lihat mama shopping Padahal aku bakalan bete di rumah dan akhirnya bakalan tetap sakit!"pinta Ardila sebab dirinya tahu jika Chyntia sudah pulang ke rumah pasti jiwa belanja wanita itu selalu muncul di permukaan meskipun keadaan keuangan mereka tidak mendukung.


"Dasar wanita yang tidak mengerti dengan keadaan suami, masa iya keuangan aku lagi morat-marit merekanya malah memikirkan shopping!"Omel Bima dan memilih untuk tetap di luar saja soalnya bakalan pusing kalau masuk di dalam.


...****************...


Di bandara penerbangan internasional terlihat seorang pemuda yang baru saja turun dari pesawat dengan menyeret kopernya sambil tersenyum menatap ke arah depan, dirinya tak percaya setelah berbulan-bulan kabur kini tempat ini memanggilnya pulang bukan untuk masalah pekerjaan melainkan masalah hatinya yang tidak bisa menjauh dari tempat yang masih saja terpaut di dalam hidupnya itu.

__ADS_1


Jika kata orang bahwa wanita-wanita Eropa dan juga Amerika merupakan wanita yang seksi serta memiliki kulit yang eksotis berbeda dengannya, sebut menurutnya wanita Asia adalah wanita yang paling terbaik dan juga hanya ada satu nama di dalam hidupnya yaitu Kamila Andini Cinta Pertama Dan juga terakhirnya.


Meskipun dirinya sudah pergi ke mana tempat seluruh belahan bumi ini tetap bakalan kembali karena Kamila adalah tempat untuk dirinya pulang, bersyukur juga karena orang tuanya tidak pernah melarang pilihan pria itu makanya mereka selalu mendukung apapun yang terbaik untuk anaknya.


Flash Back On


"Halo Angga, Mama sudah dengar kabar terbaru nih dari Kamila! Hanya saja yang Mama ingin dengarkan sebelum mengatakan kebenarannya yaitu kamu mau pulang sekarang atau tidak, kalau kamu belum mau pulang Mama juga belum Mau mengatakan kabar terbaik itu soalnya sama saja kalau sudah ngomong kamu tetap tidak berubah pikiran ya percuma?"tanya Mela memastikan karena memang dirinya ingin membuat kesepakatan dulu dengan putranya agar anda tidak berpikiran seperti yang sudah-sudah.


Angga sebenarnya sudah tahu kabar terbaru dari Kamila hanya saja tidak mungkin juga kan dirinya mengatakan hal itu kepada Mamanya yang sudah berusaha keras mencari tahu tentang wanita itu, jadi untuk menyempurnakan aktingnya makanya dirinya berpura-pura tidak tahu saja sekalian biar Mela tambah semangat menyampaikan kabar terbaru yang ia tahu.


"Iya aku lagi berberes nih mau pulang jadi Mama cepat ngomong dong supaya aku bisa menentukan keputusanku saat ini juga, selagi tiket pesawat sekarang sudah berada di tanganku Jadi kalau memang kabarnya Mama berikan itu baik maka aku langsung terbang saat ini juga!"ujar Angga yang pura-pura antusias.


"Nah itu baru pria Gentlemen yaitu tetap berpegang teguh pada janji yang sudah diucapkan oleh diri sendiri, kabar terbarunya yaitu Kamila sekarang sudah berada di kota B dan juga dia sedang bekerja di salah satu anak perusahaan kita yang dipegang oleh Arlan sepupu kamu itu loh! Maka dari itu sepertinya tidak susah kalau kalian bertemu nantinya soalnya kan ada Arlan di sana dia pasti bakalan menjaga Kamila dengan sebaik mungkin, hanya saja Arlan itu dari kemarin tidak bisa dihubungi Makanya kamu juga akan datang biar bisa ketemu sama Kamila dan memastikan keadaannya sendiri!"jelas Mella.


"Ya jelas dia tidak bakalan mengamati panggilan dari kita semua karena dia sudah berencana mengambil Kamila dariku, tapi Tenang saja aku bakalan menghabisi dia kalau cantik mengganggu gugat apa yang sudah menjadi hak milikku!"batin Angga yang tidak mungkin mengatakan kepada mamanya sebab takutnya nantinya Mela bakalan heboh dan akan melakukan hal yang tidak tidak kepada Arlan.


Angga bukannya takut Arlan bakalan dimarahi melainkan takut kalau sampai kamu yang berpikiran buruk tentangnya, maka dari itu lebih baik dirinya saja yang Bertemu dengan wanita itu secara langsung agar permasalahan di antara mereka berdua bakalan segera kelar.


"Ya sudah nanti aku makan ke sana terus memastikan keadaan Kamila sendiri tidak perlu pakai perantara dan juga mama tidak usah suruh Arlan untuk menjaga Kamila, karena nanti aku sendiri yang bakalan menjaganya tidak perlu harus memakai orang lain soalnya aku ini merupakan seorang pria yang bisa menjaga dan melindungi wanitanya!"tolak Angga yang benar-benar tidak membutuhkan bantuan dari Arlan Apapun masalahnya dan juga apapun kebutuhannya.

__ADS_1


"tapi sebenarnya menurut Mama tidak ada masalah kalau dia yang menjaga Kamila dulu selagi kamu tidak ada, bukannya kalian itu sepupuan jadi tidak salahnya kan kalau saling tolong menolong?"tanya Mela yang sebenarnya tidak tahu arti dari permasalahan antara Angga dan juga Arlan saat ini.


"Mama Pokoknya aku minta tolong setolong mungkin Jangan pernah mengubah keputusan yang sudah aku ambil, Jadi kalau aku suruh untuk jangan meminta tolong orang lain ya ikut saja untuk jangan minta tolong orang lain! Masa mengikuti kemauan anak sendiri juga tidak bisa, Memangnya apa sih sulitnya?"ujar Angga yang benar-benar tidak suka kalau mamanya itu masih saja menyebut nama Arlan seolah pria itu merupakan superhero saat ini.


__ADS_2