
Kamila yang sudah menyelesaikan pembayaran langsung memilih untuk kembali ke rumah karena dalam pikirannya pasti kedua orang tuanya sedang menunggunya untuk mendapatkan kepastian, untuk soal Angga tidak dipikirkannya sama sekali karena menurutnya itu pasti hanya marah sebentar dan akan kembali lagi seperti yang sudah-sudah.
Sesampainya di sana ternyata kedua orang tuanya sedang menunggunya di teras rumah dengan ada beberapa buah koper yang tergeletak di situ, membuat Kamila merasa heran yaitu ia sangat asing dengan benda-benda tersebut yang merupakan miliknya.
"Mama sama Papa kok di depan sini bukannya masuk di dalam rumah, apa Kalian sedang menunggu seseorang?" Tanya Kamila sambil tersenyum karena memang merasa tidak ada masalah yang bakal terjadi.
Cynthia tersenyum sinis mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Kamila barusan, menurutmu pertanyaan itu merupakan sesuatu yang ditujukan kepada dirinya sendiri bukan untuk orang lain.
" kamu tidak sadar dengan apa yang kamu tanyakan barusan, atau kamu memerlukan jawaban yang pasti dan pertanyaan kamu tadi? kalau memang kamu tidak paham baiklah nanti istri saya bakalan menjelaskan kepada kamu, mungkin dengan begitu kamu bakalan sadar diri dan tidak akan macam-macam dan keluarga Nugraha lagi!" sahut Bima yang tidak ada nada bersahabat di dalamnya.
__ADS_1
Kamila tambah tidak paham dengan maksud perkataan Papanya itu, sebab menurutnya apa yang dikatakan sang mama itu terdengar sangat ambigu dan membingungkan.
" ya memang kalian harus menjelaskan semuanya kepadaku soalnya kan Aku bingung apa yang papa sama mama katakan, aku kan baru datang ke sini kalau memang ada masalah ya tinggal bilang saja siapa tahu kita bisa Cari jalan keluarnya sama-sama!" Ujar Kamila sambil mengerutkan kening nya.
" Kami ingin kamu segera pergi dari tempat ini sekarang juga karena kehadiran Kamu sangat tidak diharapkan, dan ingat satu lagi Kamu jangan pernah kembali lagi ke rumah ini Sebab di sini bukanlah tempat tinggal kamu dan juga kami kedua orang tua kamu!" Ujar Cynthia membuat Kamila tanpa kebingungan dengan Sikap yang ditunjukkan oleh kedua orang tuanya itu yang secara tiba-tiba bertingkah seperti orang lain.
"Tapi sebenarnya apa kesalahanku kepada kalian sampai melakukan hal ini kepadaku, perasaan selama ini semua keinginan kalian sudah ku ikuti tapi kenapa masih saja selalu salah? " Tanya Kamila memastikan.
" kamu itu harusnya sadar diri dan juga sadar posisi bahwa keberadaan kamu sudah tidak diterima di sini, jadi jangan pernah membantah apa yang kami katakan dan cepat angkat kaki segera dari tempat ini!" tegas Chintya tidak ingin dibantah.
__ADS_1
" Tapi selama ini apa yang kalian inginkan sudah aku kasih bahkan tadi kalian memintaku mentransfer uang satu miliar ke rekening yang aku saja Bingung orangnya seperti apa itu pun sudah kulakukan, kenapa sekarang malah memperlakukanku seperti begini layaknya orang asing yang tidak berguna selama ini dalam kehidupan kalian?" tanya Kak Mila tak paham tetapi masih saja menggunakan bahasa yang halus dan sopan karena Biar bagaimanapun mereka adalah orang yang merawatnya selama ini dan juga dirinya tidak ingin disebut sebagai anak durhaka karena membangkang serta tidak menghormati setiap perkataan orang tuanya.
" Oh jadi ceritanya kamu sedang menghitung-hitung berapa saja yang kamu berikan kepada kami, Apa kamu juga tidak ingin menghitung berapa banyak yang sudah kami kasih ke kamu selama hidup kamu dari 0 sampai sekarang?" tanya Chyntia dengan tatapan mengejek.
" bukan seperti begitu juga mama, hanya saja Kenapa kalian melakukan hal ini kepadaku sebenarnya apa salahku?" sahut Kamila yang tidak ingin kedua orang tuanya salah paham.
tiba-tiba dari arah dalam rumah keluar Ardila dengan wajahnya yang ditekuk, karena menurutnya orang tuanya itu terlalu lembek dan juga tidak tegas dalam memperlakukan Kamila.
" mama sama papa itu kenapa sih Ribet sekali jadi orang, tinggal diusir saja kan beres kenapa malah mempersulit diri sendiri dan juga berlama-lama untuk berbicara dengan wanita aneh ini?" tanya Ardila dengan tatapan yang Ketus ke arah Kamila yang juga sedang menatap ke arahnya tapi dengan tatapan yang santai seolah memang tidak ada permasalahan yang sedang terjadi.
__ADS_1
" Kak Ardila bisa jelaskan kepadaku sebenarnya ini ada apa, Kenapa kalian semua ingin sekali mengusirku dari rumah ini? memangnya kesalahan apa yang sudah aku lakukan sampai aku harus diperlakukan seperti begini, Padahal selama ini apa yang kakak inginkan sudah aku ikut?" tanya Kamila kepada Ardila tetapi tidak digubris sama sekali.
tanpa Kamila sadari jika di tempat lain ternyata Angga sudah berada di dalam pesawat yang menuju ke negara yang sangat jauh dari Kamila berada, niat hatinya ingin menjauh sejenak entah kapan akan kembali dirinya sudah tidak mempedulikan hal itu dan jikalau pun berjodoh Mungkin Tuhan akan mempertemukan dirinya dengan Kamila dengan cara lain.