KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Kamu Benar


__ADS_3

Kamila tersadar dengan apa yang dikatakan oleh Angga barusan, sebab menurutnya ternyata sudah melupakan sesuatu hal yang penting dan berbuat seolah pikirannya itu buntu tidak berfungsi sama.


Padahal jelas-jelas di sini Aryo meninggalkan dirinya Bahkan tak memberi kabar sama sekali tepat pada hari penting dalam kehidupannya , Mungkinkah dirinya gara-gara cinta buta sampai dibodohi oleh pria yang entah memang tulus.


" aku memang gagal nikah tapi bukan berarti menjadi bulan-bulanan kamu untuk mengejekku kan, aku yakin dia mungkin hanya khilaf atau Ada hal penting lainnya yang harus dia urus makanya tidak sempat datang. " sungut Kamila yang masih tetap pada pendiriannya jika sebenarnya Aryo itu ingin menikahinya hanya saja mungkin bukan sekarang tapi lain waktu.

__ADS_1


Angga yang mendengar apa yang dikatakan oleh Kamila itu ingin sekali berteriak kepada wanita yang ada di hadapannya itu bahwa semuanya itu salah besar, seseorang jika berkomitmen otomatis bakal melaksanakannya Apalagi itu sebuah pernikahan yang sangat sakral dan bukan buat barang permainan.


namun Percuma saja dirinya mau berbicara kecil besar panjang kali lebar tapi jika di dalam pikiran Kamila hanya tertuju pada satu arah itu saja, jadi lebih baik dirinya menemani wanita itu agar ingin dilihat Bagaimana responnya ketika orang tuanya benar datang atau tidak di tempat itu.


" Baiklah Nona Kamila Andini aku akan menemani kamu sampai kapanpun dan dimanapun hingga kedua orang tua kamu sampai di sini, karena aku memang tidak tega meninggalkan kamu sendiri di saat seperti begini takutnya kamu bakalan kesambet dan mungkin berencana bunuh diri. soalnya kalau sampai hal itu terjadi maka orang pertama yang bakalan dimintai sebagai saksi yaitu aku, karena yang masih menjadi manusia normal dan bisa berbicara dengan baik ke kamu itu hanya aku seorang bukan siapapun termasuk keluarga kamu!" Angga memang selama ini sudah tahu bagaimana perlakuan keluarga Kamila terhadapnya namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa ketika wanita itu tetap bertahan pada idenya bahwa orang tuanya itu sebenarnya menyayangi dirinya hanya menunjukkannya dengan cara lain.

__ADS_1


" Ya sudah baiklah aku ikut apa katamu dan tidak akan membantah lagi, Tapi tolong sebentar kalau misalnya mereka datang kamu jangan cengeng ya soalnya aku capek melihat air mata kamu!" goda Angga yang ingin agar Kamila tetap rileks tidak bersedih ataupun meratapi nasib yang nantinya bakalan membuat kedua orang tuanya lebih bahagia di atas penderitaannya.


Ardila yang rencananya besok akan menikah terlihat begitu sumringah ketika menunjukkan gaun pilihannya kepada kedua orang tuanya, dan otomatis mereka tidak bakalan menolak apa yang diinginkan oleh anak kesayangan mereka itu.


" Dila, kok kamu sendiri yang datang mengecek persiapan pakaian pengantin kalian, Memangnya calon suami kamu itu ke mana Kok sampai sekarang tidak muncul juga?" tanya Cynthia kepada Ardila yang terlihat hanya senyum-senyum sendiri ketika orang tuanya penasaran dengan sosok calon suaminya.

__ADS_1


" mama, calon suaminya Dila itu lagi bekerja dan sekarang tidak bisa tinggalkan pekerjaannya itu jadi nanti kalau soal urusan pakaiannya biar nanti semuanya dia sudah percayakan ke Dika." Sahut Dilla yang santai.


__ADS_2