
Kamila terlihat menghembuskan nafasnya berulang kali berusaha menetralkan degupan jantungnya yang benar-benar sedang mengajak nya berdisko, Bagaimana tidak deg-degan karena hari ini merupakan hari pertamanya pekerja sebagai asisten pribadi dari pemilik perusahaan otomatis karena takut bakal melakukan kesalahan dan membuat Arlan kecewa.
meskipun selama ini ia tidak pernah merasa takut dengan Arlan karena menurutnya sikap pria itu tidak mencontoh Sebagai seorang pemimpin perusahaan karena selalu saja posesif kepadanya, hal itu bukan berarti Kamila berbangga diri karena merasa yakin jika Arlan menyukainya melainkan dirinya merasa tidak nyaman karena sikap Arlan itu berbeda dengan pemimpin perusahaan tempat dirinya bekerja dahulu yaitu Papanya Angga.
"Kamu kenapa terlihat gugup begitu, apa ini hari merupakan hari pertama kamu bertemu dengan klien secara langsung? Kalau memang iya itu artinya kamu mulai harus terbiasakan diri kamu mulai saat ini, karena mulai dari sekarang dan seterusnya kamu yang bakalan menemani saya ketika bertemu dengan klien di luar maupun di dalam kantor! "ujar Arlan dan Kamila hanya menganggukan kepalanya pertanda paham dengan perkataan pria itu yang memang benar itulah yang seharusnya menjadi makanan dan minumannya sehari-hari selama bekerja di tempat itu sebab pekerjaan asisten pribadi itu bukan sesuatu hal yang gampang menurut penglihatan orang lain saja.
"Halo selamat pagi Mister Yamoto, maaf jika kedatangan kami sedikit terlambat!"sapa Arlan sekedar berbasa-basi karena memang dirinya juga sedikit kurang enak hati karena datangnya lebih terlambat daripada kliennya yang jelas-jelas berasal dari negara Asing.
"It's okay, karena saya juga baru sampai beberapa menit yang lalu! saya memaklumi segala sesuatu yang terjadi karena Biar bagaimanapun saya juga mungkin datang di saat jam kantor belum mulai, jadi tidak masalah jangan merasa kurang enak hati ataupun sebagainya karena yang pentingnya kita bisa bertemu juga kan?"tanya pria yang bermata sipit itu membuat Arlan menganggukkan kepalanya pertanda menyetujui perkataan pria itu yang memang tidak ada salahnya.
sedangkan Kamila hanya menundukkan kepalanya saja karena tidak mungkin dirinya ikut nimbrung percakapan kedua orang penting itu sebab nantinya dipikir bahwa dirinya tidak sopan, dan juga tidak mungkin dirinya menyerah ketika belum disuruh berbicara karena itu sama saja dengan mempermalukan Arlan karena dikira tidak pernah mengajarkan sopan santun kepada pegawainya.
"Wah anda membawa siapa hari ini soalnya kan selama ini anda pergi bertemu klien selalu saja sendirian, Jadi jika hari ini ada bawa pasangan maka itu merupakan rekor dan Saya adalah orang pertama yang beruntung melihat rekor yang anda pecahkan saat ini?"tanya Yamoto karena memang selama ini Arlan pergi kemanapun selalu sendirian saja Bahkan pesta perusahaan sekalipun dirinya tidak pernah membawa pasangan.
Arlan tersenyum senang ketika Kamila disangka orang sebagai pasangannya meskipun dirinya juga ingin sekali mengakui hal itu tetapi Biar bagaimanapun sekarang merupakan jam kerja dan takutnya membuat Kamila tidak nyaman, maka dari itu dirinya memberikan kode kepada Kamila agar mengenalkan dirinya sendiri Biar bagaimanapun Kamila juga bisa berbicara bahasa asing maka tidak ada salahnya kan kalau membiarkan wanita itu yang berbicara untuk saat ini.
"Perkenalkan nama saya Kamila Andini dan saya merupakan asisten pribadi dari tuan Arlan, senang berkenalan dan bertemu serta bekerja sama dengan anda tuan!"ujar Andini sambil menundukkan kepalanya pertanda memberi hormat kepada orang yang lebih tua darinya.
__ADS_1
"oh anda yang bernama Kamila Andini Setahu saya anda merupakan sahabat dekatnya anak dari tuan Heru Bimana, yang merupakan teman dekat serta rekan bisnis saya selama berada di Indonesia? Bagaimana keadaan Angga sekarang soalnya Setahu saya setiap kali bertemu dengannya dan ingin menjodohkannya dia pasti selalu membahas orang yang bernama Kamila Andini, karena katanya kalau dia menikah ya akan menikah dengan orang yang bernama tersebut dan ini merupakan sebuah kehormatan ketika bertemu dengan Anda secara langsung dan memang saya akui kalau pilihan dari anaknya Heru itu sangat tepat!"ujar Yamoto membuat wajah kamilah memerah karena malu sebab menurutnya perkataan pria itu terlalu berlebihan dan juga apa yang dikatakan Angga kepadanya itu merupakan sebuah kebohongan.
"Terima kasih pujiannya Tuan tetapi saya tidak spesial yang anda kira karena saya merupakan orang biasa yang tidak punya apa-apa untuk dibanggakan, Tetapi kalau soal Angga ya memang kami berdoa sangat kenal dekat bahkan bisa dibilang kami sahabatan sudah sangat lama sekali hanya Entah mengapa dia tiba-tiba menghilang tidak ada kabar sama sekali!" Kamila langsung menepuk mulutnya perlahan karena tidak menyangka jika dirinya curhat soal Angga di depan orang asing dan juga di depan Arlan yang sedang menatap tanpa ekspresi ke arahnya.
"Aduh maaf keceplosan! "ujar Kamila dengan wajah memerah karena malu.
"Tidak masalah malahan Saya bersyukur jika anda mau berbagi cerita supaya maksudnya meeting kita hari ini tidak terlalu tegang dan juga ada kecanggungan, Oh iya saya hampir melupakan Kalau tuhan Arlan kan merupakan sepupu kandungnya dari Angga mungkin anda bisa bertanya-tanya kepada dia kalau sebenarnya sampai sekarang itu Angga ada di mana dengan begitu tidak pusing lagi seperti begini?"saran dari Tuan Yamamoto membuat Kamila secara tidak langsung menatap tak percaya ke arah Arlan yang selama ini tidak ia ketahui ternyata merupakan sepupu kandung dari Angga.
Hanya saja karena tidak ingin pembahasan mereka Jadi meluber kemana-mana biarlah pertanyaan itu bakalan dia tanyakan ketika dirinya dengan Arlan berduaan saja, Soalnya dari tadi wajah Arlan terlihat begitu tidak bersahabat takutnya pria itu mungkin merasa tidak nyaman ketika membahas masalah pribadi di tengah rencana meeting seperti begini.
"ah kalau nanti masalah itu tidak apa-apa nanti bakalan membahas dengan Pak Arlan setelah meeting selesai tetapi sekarang lebih baik kita lanjutkan meeting karena mungkin Anda masih ada keperluan di luar dan kami juga nanti siang ada meeting dengan klien di kantor, Bukannya ingin menyala ataupun tidak sopan kata dia bukankah kita semua langsung profesional di jam kantor seperti begini di mana saja dan kapan saja?"ujar Kamila membuat Yamamoto mengacungkan dua jarinya seperti Apa pendapat wanita itu Bahwa masalah pribadi tidak boleh dicampur adukan dengan masalah kantor sebab keprofesionalan seseorang itu dibuktikan dengan sikap yang ia Tunjukkan.
"Baiklah tuan saya bakalan mau mulai mempresentasikan apa yang menjadi topik penting dari pertemuan kita hari ini, Saya harap anda menyetujui semua presentasi yang saya bawakan kalau memang ada rasa ketidakpuasan nanti Setelah saya selesai baru Anda boleh menyela!"ujar Arlan yang mulai serius dengan berkas-berkas yang ada di hadapannya saat ini yang terlihat tuan Yamamoto mendengarkannya dengan begitu serius Begitu juga dengan Kamila yang mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh alam secara ringkas agar nanti saat pulang dari sini mereka berdua bisa mengambil kesimpulan dan membawanya kepada meeting di kantor dengan para pemimpin divisi.
Sepanjang meeting tidak ada yang bersuara kecuali Arlan dan ketika dirinya meminta pendapat dari Tuan Yamamoto pria itu pun mengeluarkan suara sedangkan kami lah hanya fokus pada pekerjaannya saja, sepanjang hal itu dirinya tidak merasa kesulitan mungkin karena selama ini dia sudah mempunyai segala kerja di bagian pembuatan dokumen serta laporan maka otomatis tidak ada kesulitan sama sekali.
"Baiklah setelah mendengar presentasi yang anda katakan tadi saya sangat tepat perusahaan anda, Semoga dengan kerjasama ini kita bisa membangun Perusahaan kita lebih maju lagi dan bisa langsung kesejahterakan para pekerja yang ada di dalamnya agar semuanya mendapatkan keberkahan akibat dari proyek ini!" Terlihat Yamamoto menjabat tangan Arlan dan juga Kamila pertanda bahwa kesepakatan sudah diambil dan meeting sudah selesai.
__ADS_1
"Senang bekerja sama dengan anda dan semoga kedepannya kerjasama kita semakin lancar lagi, karena Biar bagaimanapun perusahaan kami bisa maju karena berkat kerjasama dengan pengusaha-pengusaha seperti Anda ini!"jelas Arlan sambil membalas jabatan tangan dari tuan Yamamoto dan begitu juga Kamila menganggukan kepalanya pertanda bersyukur bahwa hari pertamanya bertemu dengan klien yang super duper kooperatif sehingga dirinya tidak perlu harus dipusingkan dengan berbagai pertanyaan yang nyeleneh maupun lari dari jalur karena tuan yang memoto merupakan kenalan dari keluarga Bimana.
"Nanti Lain kali kalau mau ke perusahaan jangan lupa kabari Angga soalnya Heru selalu komentar katanya anaknya itu tidak mau belajar berbisnis, Tetapi saya yakin setelah melihat kamu di dalam perusahaan itu pasti jiwa bisnisnya bakalan langsung tiba-tiba muncul di permukaan!"goda Tuan Yamamoto membuat Kamila hanya tersenyum.
"Itu anak memang dari dulu susah kalau disuruh kerja soalnya katanya main game bisa mendapatkan uang tapi nanti saya bakalan coba lagi bujuk dia, soalnya kasihan Om Heru kalau tiap hari dipaksa bekerja padahal sudah tua mungkin semakin banyak orang ngomong ya makanan langsung berubah soalnya kan pasti capek kalau tiap hari dengar celotehan Orang sama saja!"ujar Kamila sambil terkekeh geli ketika mengingat Angga yang selalu saja malas disuruh mengurus perusahaan.
"tuan Yamamoto ini memang keterlaluan Setidaknya kalau kau harus pekerjaan tidak ada lagi jangan membahas soal Angga Lah harusnya dia mengingat keadaanku di sini yang tidak menyukai jika ada pria lain yang disebut oleh Kamila, apa dia tidak pikir kalau sedang cemburu akunya saat ini tetapi rasa-rasanya dia malah lebih tertarik membahas soal orang yang tidak ada?"sungut Arlan dalam hati karena tidak mungkin dirinya berbicara secara langsung pasti nanti bakalan membuat Kamila tidak nyaman Soalnya sudah ada namanya pembahasan pribadi.
"Apa Kalian berdua mau sarapan pagi denganku di sini Dengan begitu kita bisa berbincang-bincang sedikit soalnya aku juga nanti sore baru penerbangan kembali ke Jepang, karena siang nanti harus bertemu dengan Heru sebab katanya anaknya Angga sudah kembali mungkin nanti siang atau kapan aku juga bingung!"jelas Tuan Yamamoto membuat Kamila menatap heran ke arahnya sebab selama ini Kamila selalu menghubungi Angga tetapi nomor pria itu selalu di luar jangkauan Tetapi kalau misalnya hari ini ada dia itu artinya selama ini Angga menghindar atau sengaja melakukannya.
"Maksudnya Angga selama ini tidak ada di sini atau dia ada di kotanya Kok bisa Anda bertemu di tempat ini memangnya Om Heru ada di sini juga, soalnya dia tidak kasih kabar denganku kalau mau datang ke sini makanya aku bingung kalau tadi ngomongnya seperti itu? "Kamila juga ingin menanyakan pertanyaan yang sama tetapi sudah lebih dahulukan oleh Arlan membuat dirinya mengurungkan niatnya Itu sebab Biar bagaimanapun yang pantas bertanya soal itu adalah Arlan bukan dirinya yang notabene bukan siapa-siapa dari keluarga itu.
"kalian belum dikasih tahu? Bahwa sebenarnya Heru dan juga istrinya semalam terbang ke sini karena katanya Angga kemarin sudah ke sini hanya saja mungkin belum sempat ke kantor, Coba saja kamu telepon siapa tahu sudah bisa dihubungi! "jelas Yamamoto yang tak kalah terkejut dari Arlan karena sepikirannya hubungan mereka memang baik-baik saja jadi otomatis Kalau soal begini pasti saling memberi kabar.
"sepertinya mungkin mereka ada urusan penting Jadi akunya tidak perlu dikabarkan tapi tidak masalah juga sih soalnya aku juga lagi sibuk tidak sempat berkunjung ke tempat mereka, Nanti kalau sudah sedikit lowong baru aku bakalan menghubungi mereka untuk memastikan sebenarnya mereka sekarang Ada di mana tetapi sekarang tidak bisa soalnya sibuk sekali!"ujar Arlan yang sebenarnya ingin menghindar karena dirinya tidak ingin nantinya Kamila bakalan bertemu dengan Angga dan akan melupakan dirinya saat itu coba padahal pertemuan mereka masih dibilang begitu singkat tidak mungkin dirinya rela membiarkan kamilah lebih perhatian pada orang lain.
"Ya sudah kalau begitu kita sarapan bareng yuk, Nona Kamila yang cantik silakan pesan ya semau kamu nanti Tenang saja Pokoknya saya yang bakalan traktir!"ujar Yamamoto sambil tersenyum karena dianggapnya Kamila itu sudah seperti anaknya sendiri sebab dirinya tidak mempunyai anak cowok jadi semuanya anak cewek makanya melihat Kamila mengingatkan dirinya kepada mereka.
__ADS_1
"Apa tidak merepotkan? Soalnya saya tidak enak hati jika harus merepotkan Anda padahal sebenarnya Anda masih punya pekerjaan yang harus dikerjakan saat ini juga, karena Biar bagaimanapun tidak mungkin harus merepotkan seorang klien yang sebenarnya datang hanya untuk membahas kerjasama!"Kamila Bukannya ingin Berlaku tidak sopan tetapi dirinya berpikir akan lebih tidak sopan lagi kalau sampai harus direpotkan oleh sikap Tuan Yamamoto yang sudah menawarkan sarapan sekaligus mentraktir dirinya karena itu sama saja dirinya orang yang tidak tahu diri karena mau saja menerima gratisan dari orang lain dengan senang hati..
Yamamoto tertawa ternyata memang wanita yang dihadapannya ini membuat Heru sahabatnya tidak pernah menolak ketika putranya dekat dengannya sebab memang Wanita itu sangat tahu diri dalam membawa dirinya kemanapun, sebab wanita seperti itu sangat jarang ditemui di dunia ini karena kebanyakan para wanita itu sangat terlihat menyukai uang sampai-sampai harga diri pun tidak diingat oleh mereka.