KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Bayu vs Sarah


__ADS_3

"Kamu ngapain Masih ada di situ Kenapa tidak pergi saja? memangnya kamu sudah tidak ada pekerjaan lain lagi jadi hobinya mengganggu orang, sudah sana perginya dari hadapanku karena jika berdekatan dengan kamu terus rasanya aku itu bawaannya selalu emosi!"jelas Sarah yang merasa risih jika Bayu harus berada di dekatnya saat ini karena memang dirinya sedang sangat tidak menyukai pria itu.


Bayu yang sedang mencoba untuk menghabiskan bakso miliknya itu menatap tidak suka ke arah Sarah, sebab menurutnya wanita itu terlalu percaya diri sampai-sampai mengusir dirinya seolah-olah wanita itu merupakan orang yang paling keren saat ini di tempat itu.


"Eh asal kamu tahu saja ya aku itu bertahan ada di sini karena makananku memang belum bisa aku habiskan, Jadi kalau memang kamu mau pergi ya sudah pergi saja soalnya aku capek melihat kamu!"sinis Bayu yang tak mau kalah sebab menurutnya enak saja Sarah menyuruhnya pergi Padahal tempat itu merupakan tempat umum Jadi siapa saja bebas dong untuk keluar masuk dan memilih untuk duduk di mana saja karena tidak ada larangan.


"Kamu kan tahu kalau aku itu lebih dulu duduk di sini Jadi otomatis yang berhak tempat ini yaitu aku, kalau memang kamu tidak suka ya sudah pergi minggat orang ke tempat lain saja terserah kamu mau melipir sampai kapanpun aku juga tidak peduli!"sahut Sarah yang tidak mau kalah jika sampai Bayu yang merasa menang kali ini.


"Ya sudah kalau memang kamu rasa tidak nyaman Lebih baik diam saja tidak usah banyak komentar dan Anggap saja kehadiranku tidak ada sama sekali di sini, dengan begitu tidak ada lagi perdebatan selanjutnya soalnya aku itu sedang menikmati makananku dan ketika kamu ngomong itu bakalan mempengaruhi rasa yang ada. "jelas Bayu dengan wajah yang terlihat begitu menyebalkan bahkan bisa dibilang pria itu merasa bahwa perkataannya itu benar sekali sedangkan Sarah merasa tidak terima.


"Yah mana bisa begitu orang aku ini kan manusia hidup terus tubuhku segede gaban masa iya Anggap tidak ada Memangnya kamu pikir aku ini bayangan apa, lebih baik kamu pergi saja deh daripada makin ke sini ngomongnya makin aneh Terus kebanyakan yang ngelantur sampai-sampai aku saja bingung!"Sarah masih tetap kokoh pada pendiriannya itu tidak menyukai kehadiran Bayu di tempat itu kalau tadi ada Arlan dan Kamila mungkin dirinya bersikap biasa saja tetapi kini mereka hanya berdua saja di tempat itu otomatis itu merupakan sebuah musibah baginya karena belum lagi tatapan aneh dari semua karyawan yang ada di situ.


Sebab mereka selalu menganggap Bayu itu memiliki perilaku menyimpang maka dari itu lebih pantas untuk dijauhi karena takutnya dirinya bakal membawa mereka kepada pergaulan yang tidak sehat itu, padahal sebenarnya terkadang apa yang kita takutkan belum tentu menjadi kenyataan karena itu hanya sebuah pemikiran kita saja tanpa ada bukti yang jelas dan bisa dibilang hanya isapan jempol belaka.


"Aku perhatikan kamu kalau setiap kali dekat denganku selalu merasa risih dan juga seperti memandang penuh jijik ke arahku, Memangnya ada yang salah dengan penampilanku atau mungkin wajahku sampai-sampai kamu seperti begitu seolah-olah aku ini merupakan sebuah parasit? "tanya Bayu memastikan karena memang dirinya selalu dibuat penasaran dengan pemikiran semua orang tentangnya.

__ADS_1


Sarah menghela nafasnya kasar mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Bayu barusan Kalau boleh ingin dirinya berkata jujur tetapi takutnya bakal melukai perasaan pria itu, tetapi dirinya diam saja ya Otomatis Bayu tidak akan pernah tahu pemikiran orang di luar sana tentang dirinya itu seperti apa.


karena Biar bagaimanapun kejujuran itu adalah hal yang paling utama agar orang tersebut mau mengubah dirinya menjadi lebih baik lagi, sebab jika membicarakan seseorang di belakang mereka belum tentu tau kesalahan mereka itu apa otomatis mereka bakalan melakukan hal itu berulang kali tanpa henti sebab menurut mereka itu yang terbaik.


"kalau aku ngomong tapi kamu jangan marah ataupun merespon yang berlebihan, karena biar bagaimanapun di tempat ini bukan hanya kita berdua ada orang banyak yang sedang melihat ke arah Kita penuh tanda tanya kira-kira Apa sih yang sedang kita bicarakan?"tanya Sarah memastikan agar ketika dirinya mengatakan kejujuran itu Bayu tidak merasa terhina jadi akibatnya melampiaskan ke semua yang ada di situ.


"Ya sudah kalau kamu mau ngomong ya Ngomong saja aku juga tidak akan pernah mempermasalahkan jika semua yang kamu katakan itu untuk mengubahku menjadi lebih baik lagi, dan jika kata-kata kamu itu nantinya menyakiti hatiku ya aku juga tidak mempermasalahkannya karena aku akhirnya tahu kenapa semua orang selalu menatap sinis ke arahku termasuk kamu! "Bayu mencoba ingin menjadi orang yang selalu berbesar hati meskipun dihina, dikucilkan dalam pergaulan, dan juga setiap kehadirannya tidak pernah dianggap.


"Ya sudah kalau begitu aku ngomong nih Ya tapi ingat apa yang aku katakan tadi yaitu jangan lebay responnya! kalau semua karyawan di sini itu tidak suka sama kamu karena gaya kamu yang terlihat seperti seseorang yang tidak waras dan juga tidak normal, belum lagi cara bicara kamu kemudian cara merespon orang lain di sekitar kamu itu rasa-rasanya membuat mereka merasa risih dan juga jijik dan mereka takut kalau sampai kamu membawa mereka kepada pergaulan yang tidak sehat seperti kamu! "jelas Sarah dengan tatapan wajahnya yang tidak enak hati Padahal tadi dirinya memarahi pria itu habis-habisan tetapi saat membicarakan hal yang lebih sensitif Entah mengapa dirinya yang tidak tega.


Bayu yang mendengar apa yang dikatakan oleh Sarah membuat dirinya tidak bisa menahan tawanya sebab menurutnya ternyata itu alasannya, Padahal mereka sebenarnya tidak punya bukti jika memang benar dirinya itu tidak normal hanya karena melihat stylenya kemudian cara bicaranya serta kemayunya itu yang membuat mereka mulai berpikir ke arah yang negatif.


"Oh jadi karena hal itu kamu ikut-ikutan mereka membenciku karena mengira aku ini merupakan pria yang ajarannya itu tidak sehat, padahal nih Kamu harus tahu kalau sebenarnya yang sedang aku Tampilkan saat ini merupakan kebiasaanku dari dulu dan juga kamu tidak pernah bertemu Paman serta kakakku karena memang mereka seperti begini tapi asal kamu tahu kalau mereka itu sudah menikah dan punya anak! kalau memang kamu ingin tes kejantananku ya sudah Mari aku ladeni, yang penting aku minta tolong jangan memikirkan aneh-aneh tentangku karena itu nantinya membuat kamu yang bakalan dosa sendiri loh karena sudah merancang hal yang tidak tidak di dalam otak kamu! "jelas Bayu lalu mengambil mangkoknya yang sudah selesai ya makan isinya Lalu mengembalikan kepada mbak pemilik kantin karena biarpun sekarang dirinya menghindar pasti bakalan ada lagi pembahasan yang seperti dirinya dan Sarah lakukan.


sedangkan Sarah benar-benar dibuat tidak percaya dengan pernyataan singkat yang dilontarkan oleh Bayu barusan yang ditutupi oleh senyuman padahal sebenarnya pria itu sedikit terluka, Ya jelas dirinya terluka Siapa sih yang tidak begitu jika ada orang lain yang selama bertahun-tahun memikirkan hal ini tentangnya sampai-sampai secara tidak langsung mengusirnya untuk jangan bekerja.

__ADS_1


"jadi itu memang kebiasaannya bukan karena kemauannya dan semua keluarganya juga seperti begitu gerak-gerik tubuhnya, terus mereka juga bisa punya istri dan juga anak ya Otomatis berarti memang itu merupakan garis keturunan mereka Kalau gaya jalannya dan juga bicaranya seperti begitu! "jelas Sarah dalam hati yang akhirnya tahu alasan semua yang dilakukan oleh Bayu selama ini merupakan garis keturunannya dan tidak ada unsur paksaan apalagi memakai teknologi yang membuat dirinya seperti sekarang ini yaitu menyuntikan hormon atau apapun itu.


Setiap manusia di dunia ini garis kehidupannya sudah diatur oleh Yang Maha Pencipta entah engkau mau membuat semacho mungkin ataupun bisa maskulin mungkin jika sudah digariskan seperti begini tetap bakalan tetap sesuai kemampuannya, dan jika engkau ingin berlaku seperti tante-tante girang tidak akan pernah terjadi karena postur tubuhmu yang menolak melakukan semua hal itu secara langsung.


Bayu tadi Sebenarnya masih ingin duduk santai karena biar bagaimanapun sekarang belum jamnya masuk kerja tetapi mendengar kata-kata Sarah membuat dirinya sadar ternyata memang tempat ternyamannya di kantor yaitu di cubikelnya, Karena biarpun dirinya berlama-lama di tempat itu tidak ada yang mengusirnya ataupun mengatakan hal-hal sini kepadanya karena temannya hanyalah komputer dan juga berkas-berkas yang ada di depan matanya.


"Pak kalau memang sudah tidak ada pekerjaan lagi Bolehkah saya pulang, soalnya saya harus membawakan makanan untuk mama saya! Daripada saya di sini tetapi tidak melakukan apapun lebih baik besok memulai pekerjaan di hari yang baru, Anda juga kan harus beristirahat karena tidak mungkin kan harus memforsir tubuh seharian bekerja sampai malam tidak ada kata istirahat sama sekali?"tanya Kamila Mau memastikan karena dirinya memang ingin pergi dari situ sebab sudah benar-benar merasa kelelahan jika harus duduk Bengong di dalam ruangan Arlan tanpa melakukan kegiatan apapun Padahal selama ini dirinya paling benci jika hanya duduk dan tidak punya kesibukan sama sekali karena unsur kesengajaan.


"apa Kamu mau saya antar biar kita sekalian soalnya saya juga lagi suntuk kalau berada di tempat ini terus, Ya siapa tahu Dengan begitu kita bakalan lebih bisa dekat dan kamu juga tidak akan pernah menolak lagi tawaran yang saya berikan? "tanya Arlan membuat Kamila mengerutkan keningnya karena memang dari tadi dirinya tidak ada penolakan terhadap tawaran pria itu untuk menjadi asistennya..


"Saya kan sudah dari awal ngomong ke Bapak kalau Sebenarnya saya juga tidak menolak lagi untuk bekerja di bagian manapun di tempat ini yang penting Intinya saya bisa mendapatkan pekerjaan dan juga gaji untuk bisa bertahan hidup, jadi kalau sudah tidak ada pembahasan Seperti yang saya harus pergi saat ini karena Biar bagaimanapun ada nyawa yang harus saya perhatikan bukan hanya diri saya sendiri!"Jelas Kamila lagi membuat Arlan mau tidak mau harus mengizinkan Wanita itu pergi.


"tadi Saya tawarkan untuk mengantar kamu pulang apa tawaran itu bisa berlaku saat ini dan Dengan begitu kita bakalan bisa pulang bareng Soalnya tadi pagi kan kamu menolak saya, saya ini tulus ingin mengantarkan kamu sampai ke tempat tujuan dengan selamat dan tidak ingin kamu harus berpanas-panasan hanya ingin mencari tumpangan buat pulang Padahal saya sudah siap mengantarkan kamu sampai tujuan dengan selamat?"tanya Arlan lagi sambil menampilkan senyuman terbaiknya karena biar bagaimanapun usaha harus terus ia jalankan Jika ingin mendapatkan perhatian dan juga Respon yang baik dari Kamila.


"Saya kan sudah ngomong juga ke Bapak kalau Sebenarnya saya itu ingin tetap bekerja lama di sini jadi tidak ingin diganggu oleh gosip ataupun sesuatu hal yang membuat saya tidak nyaman, nanti apa kata para karyawan Anda jika saya yang baru hari pertama bekerja malah diantar pulang oleh majikan sendiri padahal mereka yang sudah bertahun-tahun jangankan menoleh berbicara dengan mereka pun tidak?"tanya kamilah dengan tatapan nya memelas karena memang dirinya risih Ketika Harus berduaan satu mobil dengan Arlan yang jelas-jelas tatapannya itu sangat menyukai dirinya.

__ADS_1


"jadi kamu ceritanya keberatan Dan juga menolak tawaran yang tadi saya berikan kepada kamu hanya karena tidak menyukai tanggapan dari para karyawan yang bekerja di sini, padahal Seharusnya kamu bisa bersikap biasa saja dan Anggap saja perkataan mereka itu hanya sebagai angin lalu dan juga perasaan orang yang merasa iri? kamu kalau hidupnya selalu mendengarkan kata orang lain otomatis kamu bakalan jalan di tempat saya tidak ada kemajuan sedikitpun, tetapi cobalah sekali-sekali untuk mengambil jalur ekstrem mungkin dengan begitu hidup kamu bakalan lebih berwarna karena sudah berani mengambil keputusan yang paling tepat di dalam hidup sendiri!"jelas Arlan membuat Kamila benar-benar tidak tahu harus merespon Seperti apa karena jika pria itu menasehatinya seperti begitu tanpa diomong dua kali pun ia sudah paham.


"nanti lain kali saja ya Pak saya bakalan minta anda Untuk mengantarkan saya pulang hanya untuk sekarang Biarkan saya menikmati suasana di kota ini dan juga ingin mencari sesuatu yang saya butuhkan, nanti besok lusa pasti saya bakalan selalu merepotkan Anda karena Biar bagaimanapun kita merupakan partner kerja jadi otomatis segala kesibukan yang ada akan saling meminta bantuan satu dengan yang lain!"Kamila sadar jika perkataannya itu sama saja dengan membuat sebuah harapan kepada Arlan tetapi dirinya juga terpaksa melakukan hal itu jika ingin membuat pria itu berhenti mengharapkan dirinya.


__ADS_2