
Angga otomatis merasa senang ketika mendengar kata kata Mama nya yang bakalan membantu dirinya untuk bertemu dan juga memastikan keadaan Kamila,maka dari itu ia merasa bahagia sebab apapun yang ia inginkan pasti mereka bakalan menuruti meskipun ada kata-kata protes di awalnya.
"Aku janji setelah mendengar kabar darimu entah baik ataupun tidak, aku pasti bakalan kembali ke situ tanpa menunggu lama dan juga tanpa berbicara panjang lebar! "jelas Angga tanpa keraguan dari dalam nada bicaranya sebab menurutnya tidak mungkin harus mengecewakan kedua orang tuanya itu secara berulang kali.
"Ya sudah kalau begitu Mama bakalan pegang kata-kata kamu tadi! hanya saja kamu harus ingat supaya nanti baik atau tidak kabar yang Mama berikan kamu bakalan menerimanya dengan lapang dada, sebab tidak semuanya yang kita inginkan dan juga tidak semuanya yang kita harapkan bakalan terjadi sesuai dengan yang kita inginkan. "Mella ingin anaknya itu lebih bersikap dewasa dalam menghadapi sebuah masalah dalam hidup nya Seperti hal bagaimanapun manusia di dalam dunia ini tidak ada satupun yang lolos dari yang namanya sebuah masalah.
Setelah itu panggilan tersebut langsung dimatikan oleh Angga sebab urusan dengan kedua orang tuanya itu sudah selesai dan dirinya sekarang harus kembali memprogram gamers yang sedang dibuat, Karena itu adalah hal yang sedang dirinya kerjakan saat ini ketika ada waktu senggang yang begitu banyak.
Berbeda tempat dengan Arlan kini yang tengah berusaha menghubungi Angga, sebab dirinya ingin menyampaikan sesuatu tentang wanita yang baru saja kembali dalam kehidupannya Setelah sekian lama menghilang atau tepatnya dirinya yang sengaja menghilang.
Angga yang sedang serius merasa terganggu dengan suara ponsel dirinya membuat pria itu menghentikan kegiatannya sejenak dan menatap ke arah benda tersebut yang sedang bergetar itu, mau tidak mau kegiatannya itu harus dihentikan karena biar bagaimanapun sepertinya orang yang menelpon dirinya itu sedang ingin berbicara penting.
"Halo Arlan, kamu tumben menelponku? padahal biasanya kan kamu sibuk saja dengan pekerjaanmu bahkan sampai melupakan kalau Sebenarnya kamu itu punya keluarga, apa sekarang Kamu sudah sadar bahwa sebenarnya keberadaan keluarga itu lebih penting daripada segalanya? "tanya Angga dengan nada yang mengejek membuat Arlan mendengus kesal karena sebenarnya dirinya tidak ada pikiran sampai ke arah sana.
__ADS_1
"kamu itu bicara apa sih? aku itu menelpon kamu Ya karena memang tahu bahwa kamu itu keluargaku bukan karena selama ini melupakan kalian, kamu tahu sendiri kan betapa sibuknya aku karena harus mengurus perusahaan padahal anak paman sendiri ada Namun sepertinya malah sibuk dengan urusan yang lain. "jelas Arlan dengan nadanya yang terdengar begitu serius membuat Angga yakin jika pria di seberang itu Ada hal penting yang ingin disampaikan.
"Ya sudah kalau begitu aku bersyukur karena sepertinya kamu itu orang yang tidak melupakan keluarga sendiri, Jadi bagaimana ada yang bisa kubantu? soalnya aku sedang tidak punya waktu luang saat ini lagi serius dengan proyek yang sedang aku kerjakan, Jadi kalau ada pembahasan yang diperlukan Ya silakan saja?"tanya Angga memastikan karena ya biar bagaimanapun Arlan itu adalah seorang pria yang kaku untuk namanya berbasa-basi sepertinya tidak akan mungkin pernah terjadi di dalam hidupnya.
"Terserah dari kamu saja! Aku ingin bertanya apa kamu kenal dengan seorang wanita yang bernama Kamila Andini, soalnya sepertinya wajahnya itu aku pernah lihat di galeri foto yang ada dalam kamarmu? sebab wanita itu sekarang sedang bekerja di perusahaan yang sedang aku pegang dan kamu tahu tidak kalau wanita itu adalah selama ini wanita yang sudah mencuri hatiku, tetapi sepertinya dia lebih memilih orang lain yang maka dari itu aku lebih memilih menghindar jika harus bersamanya?"tanya Arlan memastikan dengan nada yang begitu antusias namun tanpa dirinya sadari mungkin karena jarak yang begitu jauh jika sebenarnya Angga tengah mengepalkan tangannya menahan emosi.
"bisa kamu berbicara ulang lagi dan jelaskan sebenarnya nama siapa yang tadi kamu sebutkan? soalnya seperti ini Aku merasa tidak asing dan juga merasa seperti sangat familiar dengan orang tersebut, jika orang tersebut memang aku kenal maka bisa kupastikan siapapun bakalan aku larang untuk mendekatinya Karena dia hanyalah milikku seorang! "Angga bukanlah seorang pria yang tidak normal pendengarannya tetapi dirinya hanya ingin menegaskan kepada Alan bahwa sebenarnya pria itu tidak berhak mengklaim Kamila sebagai miliknya.
"Jadi maksud kamu semua foto yang tertempel di dinding kamar kamu itu merupakan orang yang sama dengan yang aku katakan tadi, soalnya wanita yang tadi melamar di perusahaan itu namanya kamilah Andini dan aku yakin kamu pasti tahu siapa wanita itu sebenarnya? asal kamu tahu kalau dia yang datang dan menemuiku serta meminta pekerjaan bukan aku yang mencarinya karena Biar bagaimanapun aku juga sadar diri tidak mungkin memperjuangkan wanita yang benar-benar tidak bisa kumiliki, hanya Jangan pernah menyalahkanku ketika dia sendiri datang dan menemuiku serta menawarkan diri untuk mencari pekerjaan dan otomatis aku berikan karena Biar bagaimanapun Dia adalah wanita yang masih Sampai sekarang hidup di dalam hatiku!" Bolehkah Angga marah saat ini karena perkataan yang dilontarkan oleh Arlan itu benar-benar menyinggung perasaannya dan juga menurutnya pria itu seolah-olah menyatakan bahwa sekarang dirinya adalah pemenang.
"ya sudah yang penting aku sudah memberi kabar kepada kamu untuk selanjutnya itu urusan kamu bukan urusanku, dan jika suatu saat hatinya lebih condong kepadaku maka aku tidak bisa menyalahkan diriku jika itu sebenarnya merupakan sebuah bonus untukku! maka dari itu aku bilang kepada kamu untuk bersaing secara sehat dan jangan pernah menyerobot apa yang sudah menjadi hakku saat ini, Jika kamu masih ingin melihat bahwa hubungan kita masih baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dicemaskan!"Arlan dengan tegas mengatakan semua itu bahkan bisa dibilang pria itu pun tak kalah keras kepala dari Angga.
sebab menurutnya dari dulu sampai sekarang Angga itu selalu memiliki yang namanya kemujuran dan juga kelebihan dalam hidupnya, nasib mujurnya yaitu kekayaan orang tuanya tidak akan pernah habis tujuh turunan meski Angga tidak bekerja dan juga kelebihan hidupnya yaitu memiliki kasih sayang kedua orang tuanya sedangkan dirinya apa yang ia punya?
__ADS_1
"maksud dia apa tadi mengatakan hal itu? Memangnya Dia pikir Kamila itu barang yang Seenaknya saja diambil terus direbut dariku tidak peduli dengan perasaan Kamila sedikitpun, aku bakalan kembali saat ini juga karena aku tidak ingin ada orang lain yang terlalu ambisi kepada Kamila aku dan akhirnya membuat aku tidak bakalan mendapatkan apa-apa!"gumam Angga frustasi sebab biar bagaimanapun jika dirinya hanya berdiam seperti begini maka bisa dipastikan apa yang ia harapkan Dan juga ia nantikan bakalan hilang lenyap.
dirinya Bahkan tak peduli jika sebenarnya Aryo sudah mendapatkan hati Kamila, sebab menurutnya Kalau memang jodoh tidak akan pernah kemana meskipun dirinya berada di tempat yang sangat jauh dan tidak tergapai karena Tuhan itu selalu punya cara untuk mendapatkan hati setiap orang.
Kamila yang tadi sedang makan bebek goreng yang ia beli bersama Venna merasa sangat tidak nyaman di dalam hatinya, merasa seperti Ada hal buruk yang bakalan terjadi di dalam hidupnya Tetapi entah apapun itu dirinya saja bingung.
Venna yang melihat wajah gelisah Kamila menghentikan makannya itu dan menatap ke arah gadis yang sangat ia sayangi seperti putri kandungnya sendiri, meskipun dirinya jauh dari Aryo tetapi ia merasakan bila Kamila adalah pengganti segala-galanya maka dari itu tidak ada penyesalan ataupun melakukan hal yang tidak Tidak sehingga membuat Kamila merasa tidak suka kepadanya.
"kamu Kenapa nak wajah kamu Kok dari tadi seperti begitu? Memangnya ada yang mengganggu pikiran kamu saat ini sampai-sampai sepertinya Ibu merasa kamu tidak seperti kemarin, silakan Katakan saja apa yang mengganjal di dalam pikiran kamu supaya kita cari jalan keluarnya sama-sama?"tanya Venna Mau memastikan.
Kamila menghembuskan nafasnya kasar ketika mendengar pertanyaan itu, sebenarnya pertanyaannya itu adalah bukan mengganjal di dalam hatinya tetapi Apa sumber dari kegelisahannya saat ini?
"sebenarnya aku juga bingung dengan diriku sendiri, aku itu merasa seperti Ada hal buruk yang bakalan terjadi Tetapi entah kapan Dan juga bagaimana aku tak tahu soal itu. Dari tadi itu perasaanku sudah tidak nyaman sepertinya ada yang tengah Merencanakan hal buruk, tetapi hal buruk itu apa dan entah apa yang merencanakan aku juga tidak tahu."jelas Kamila yang membuat Kamila langsung menghentikan makannya itu dan memilih untuk menengguk airnya sampai tandas karena menurutnya itu adalah hal yang paling ia butuhkan saat ini.
__ADS_1
"kalau begitu Mulai sekarang kamu Sepertinya harus lebih mewaspadai pergerakan kamu dan juga orang-orang yang kamu ketahui nantinya, Soalnya biar bagaimanapun kita adalah orang baru di sini belum terlalu mengenal keadaan kota ini dan juga orang-orang yang ada di dalamnya."Venna berusaha ingin membuat Kamila tetap nyaman dan juga tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi dengannya nanti.