KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Kehidupan Baru


__ADS_3

di sebuah kota kecil yang bisa dibilang sangat jauh dari hiruk pikuk kota yang besar dan juga metropolitan tampak seorang gadis cantik dan juga seorang wanita paruh baya, karena menurutnya tempat itu lebih tenang dan juga damai jauh dari orang-orang yang selalu saja menatap sinis ke arahnya seolah Ia merupakan orang yang paling jahat di bumi ini.


jika ingin bertanya Siapakah wanita paruh baya yang selalu bersama dirinya maka jawabannya bahwa wanita itu merupakan Mama dari pria yang telah menyakitinya secara langsung, jika biasanya hubungan silaturahmi bakalan langsung berhenti saat terjadi sebuah kesalahannya fatal maka bisa dipastikan Kamila tidak pernah berpikiran sampai ke arah situ.


bahkan wanita yang usianya sudah tidak muda lagi itu membujuknya bahwa hal lebih memilih mengikuti Gadis itu daripada anaknya sendiri Kamila pun tanpa ragu mengiyakan kemauannya, sebab menurutnya dia sudah tidak punya siapa-siapa di dunia ini jika Vena mau mengikutinya tanpa unsur paksaan dan juga apapun itu maka otomatis dirinya tidak keberatan bukannya berbuat sebuah kebaikan itu merupakan hal yang lumrah.


" kamu yakin nak bakalan betah di sini soalnya di sini kan tidak terlalu ramai dan juga fasilitasnya tidak selengkap yang ada di kota besar, Soalnya kan kamu terbiasa hidup di kota yang seperti begitu jika sudah sampai di sini mama khawatir kamu tidak bakalan betah?" tanya Venna memastikan sebab yang ia punya sekarang yaitu hanya Karmila seorang jadi dirinya harus memberikan perhatian penuh kepada gadis itu yang entah siapa orang tuanya dan juga di mana keluarganya dirinya tidak tahu menahu.

__ADS_1


Kamila tersenyum mendengar pertanyaan dari Vena barusan sebab menurutnya Terkadang seseorang itu melihat dari kebiasaan bukan dari apa yang ia inginkan, Padahal selama ini ini yang ia inginkan yaitu hidup jauh dari kota besar yang begitu ramai membuat pikirannya lebih rileks dan juga tidak akan pernah melihat wajah orang-orang yang sangat tidak menyukai kehadirannya sama sekali.


" aku suka tempat-tempat yang seperti begini karena membuat pikiranku lebih rileks dan juga tidak akan ada yang mengenaliku sehingga bisa dengan mudah beraktivitas, Maafkan aku ya Mah saya sudah sudah membawamu tempat yang seperti begini!" ujar Kamila yang begitu tidak enak hati kepada wanita paruh baya itu yang secara tidak langsung sudah ia pisahkan dengan anak kandungnya sendiri padahal memang sebenarnya itu bukan atas kemauannya.


" Mama tidak masalah ikut dengan kamu kemanapun dan juga di manapun sebab Mama inginkan itu ketenangan, Arya itu memang anak kandungnya mama tetapi sikapnya itu yang tidak pernah menghargai kehadiran Mama yang membuat Mama memilih untuk menjawab agar anak itu tidak terlalu berbuat dosa yang berlebihan!" Kamila selama ini tahu jika Aryo mempunyai tempramen yang sangat buruk bahkan bisa dibilang sangat buruk sampai-sampai dirinya pun tidak terlalu banyak memiliki teman di luar sana.


" Maafkan mama ya malah membahas orang yang tidak penting di sini, Tolong jangan masukkan ke hati karena bukan maksud Mama ingin membuat kamu jadi memikirkan hal yang ingin kamu lupakan! " jelas Vena yang merasa tak enak hati kepada Kamila karena malah membahas Aryo tepat di hadapan wanita itu.

__ADS_1


" mau sampai langit ini runtuh mama tetap merupakan mama kandungnya Aryo jadi otomatis tidak mungkin dong melupakan anak sendiri, jika ingin Masih berhubungan dengan Aryo pun aku tidak bakalan melarang Tapi tolong jangan pernah mengatakan keberadaan kita saat ini ada di mana karena aku benar-benar tidak ingin diganggu!" bukan karena terlalu kelebihan percaya diri sampai Kamila mengatakan hal itu hanya saja dirinya ingin menikmati hidupnya dengan tenang tanpa gangguan apapun itu.


Vena sekarang memang tidak bisa dipungkiri jika sedang memikirkan keadaan Aryo saat ini karena dirinya pergi dari harapan putranya itu saat dia akan melangsungkan pernikahannya, hanya saja sikap Aryo yang menurutnya tidak Gentlemen selalu saja mempermainkan perasaan wanita membuat dirinya merasa ingin sekali membuat putranya itu jerah dan tidak mengulangi kesalahannya sama.


jika engkau memang tidak ada niatan serius terhadap seseorang maka lebih baik tidak usah ataupun Jangan pernah mau ada kata niat untuk mencoba-coba, karena Biar bagaimanapun perasaan seorang wanita itu lebih halus dan juga ia punya yang namanya kelemahan ketika perasaannya dicampur aduk.


" Mama tidak apa-apa kok karena memang ini keputusan yang sudah Mama ambil dari awal yaitu meninggalkan Aryo dalam keadaan seperti begitu, tolong kamu jangan pernah memendam perasaan dendam kepadanya karena biar bagaimanapun dia itu hanya manusia biasa yang selalu saja tidak luput dari yang namanya cobaan!" pinta Vena bukannya egois hanya saja dirinya ingin memulai kehidupan baru bersama gadis yang tidak ada hubungan darah sama sekali dengannya hanya saja dirinya merasa bersalah karena putranya membuat Gadis itu merasakan kepahitan dalam hidup.

__ADS_1


" aku baik-baik saja kok ma tenang saja lagi an aku sadar dengan kejadian ini bisa lebih dewasa bersikap, mungkin kami berdua memang tidak berjodoh karena selama ini ternyata aku salah malah menjaga jodohnya orang!" ujar Kamila Sambil tertawa tapi sebenarnya dalam tawanya itu mengandung begitu banyak luka yang tidak ingin Ia tunjukkan kepada dunia bahwa dirinya sedang bersedih.


jika karena menurutnya kesedihan itu tidak untuk ditunjukkan kepada semua orang agar rasa belas kasihan bisa dirinya dapatkan, maka dari itu lebih baik memilih untuk pergi jauh meskipun terasa begitu berat ketika keberadaannya di dunia ini tidak ada yang menganggapnya padahal kesalahan apa yang telah ia lakukan semua sudah Ia berikan bahkan apa yang ia kerjakan selama ini dengan begitu keras sepenuh hati ia Kasih dengan 10 jari.


__ADS_2