KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Insiden


__ADS_3

Kamila yang tidak tahu menahu jika sebenarnya mobil yang ia kendarai sedang diikuti oleh orang yang ingin berbuat jahat kepadanya, memilih untuk menuju ke salah satu hotel yang tidak terlalu ramai karena dirinya ingin menenangkan diri dan juga tidak ingin berlama-lama mengantri.


maka dari itu Hotel yang berada di pinggir kota merupakan tempat yang paling pas dengan maksud tujuan di malam ini, sudah begitu pikirannya pun bercabang dua karena nomor ponsel Angga yang tidak bisa dihubungi sama sekali dan dirinya kebingungan harus meminta tolong kepada siapa lagi.


" Ini Angga ke mana sih kok tidak ada kabarnya sama sekali, masa gara-gara aku marah dengan hal yang sepele seperti begitu dia Ngambek beneran? " tanya Kamila yang kebingungan tetapi memilih untuk menjadi wanita yang tangguh karena Biar bagaimanapun disaat seperti begini menjadi orang yang lembek dan cengeng itu sangat tidak tepat waktu.


ketika hotel yang ia tuju sudah tidak begitu jauh dari hadapannya tiba-tiba ada mobil yang berwarna hitam Menghadang arah jalannya sehingga membuat dirinya mau tidak mau harus membanting setir dan menabrak pohon yang berada di pinggir jalan, membuat mobil yang dikendarainya langsung terhenti seketika tetapi untung juga Kamila masih bisa menyelamatkan kepalanya sehingga benturan tidak terlalu keras terjadi.

__ADS_1


dirinya kebingungan sebab mobil yang dihadapan yaitu hanya berhenti sambil lampunya menyoroti ke arah mobilnya, tidak ada tanda-tanda bahwa akan ada orang yang turun dan melakukan sesuatu kepadanya.


Kamila tidak mungkin merespon ataupun berteriak apalagi disaat seperti begini yang ada dalam hatinya yaitu merapalkan doa agar Tuhan selalu menjaga langkah kakinya di manapun ia berada, karena dirinya sekarang merasa seperti sendirian di tengah hutan yang luas tanpa ada yang berniat untuk memberikan uluran tangan.


semua orang yang berada dalam mobil itu tersenyum puas karena berhasil menjalankan rencana seperti yang diperintahkan oleh Ardila kepada mereka, tujuan Ardila melakukan hal itu agar besok saat Kamila muncul di gedung pernikahannya dalam keadaan cedera dan sangat tidak sedap dipandang.


" kamu yakin jika wajahnya sudah bawa belur dan tidak bakalan mengecewakan Nona Bos nantinya, kalau memang iya sudah sesuai dengan keinginan ya sudah kita pergi saja dari sini daripada nanti bakalan ditangkap oleh warga-warga sekitar?" tanya Baron yang merupakan salah satu pemimpin mereka yang juga merupakan salah satu orang suruhannya Ardila.

__ADS_1


" Tenang saja Bos Pasti rencana kita kali ini tidak bakalan gagal lagi dan wanita itu bakalan malu atau tidak akan menampakan dirinya sama sekali di hadapan semua orang, kalau memang dia merasa percaya diri untuk melakukan hal itu maka otomatis nona Ardila pasti bakalan senang karena pekerjaan yang dia suruh berjalan dengan lancar!" sahut salah satu anak buahnya Baron.


Kamila yang melihat mobil itu sudah menjauh memilih untuk mencoba menstarter ulang Mobilnya siapa tahu bisa jalan dan dipakai untuk mengantarnya ke hotel, dan syukur juga sesuai dengan harapan mobil itu tidak mati mesinnya sehingga membuat dirinya bisa melanjutkan perjalanan dan guna mengistirahatkan tubuhnya begitu kelelahan.


" Ya Tuhan terima kasih Engkau masih melindungi hambamu ini dan juga tidak membiarkan orang jahat itu berbuat lebih jauh, entah apa yang mereka pikirkan dan juga mereka rencanakan Biarlah engkau yang mengatur segala sesuatunya karena hidupku semuanya pasrahkan hanya untukmu!" lirih Kamila dalam hati lalu segera menuju ke salah satu hotel yang tidak terlalu ramai tetapi bisa dibilang segala macam fasilitas lengkap di dalamnya.


setelah mendapatkan tempat dirinya pun langsung menuju ke arah kamarnya tetapi sebelumnya ia memesan makanan sebab perutnya sudah sangat keroncongan dan minta diisi, sewaktu masih menunggu pesanan makanannya Kamila memilih untuk membersihkan tubuhnya dengan begitu cepat karena takutnya akan melewatkan panggilan dari Angga nantinya.

__ADS_1


tetapi sampai sekarang macam aktivitasnya selesai tidak ada satupun notifikasi dari pria yang sedang ditungguinnya itu, jika membahas soal Aryo otomatis ia sudah tidak ingin mengingat pria yang tidak tahu bertanggung jawab dan juga memperlakukan seorang wanita menurut kehendak hatinya.


__ADS_2