
Bima hanya menggelengkan kepala karena tidak habis pikir dengan sikap Sintia ketika mereka benar-benar sedang kesulitan keuangan, wanita itu malah menyimpan perhiasan yang sebegitu banyak dan tidak ada niatan untuk menjual agar kehidupan mereka kembali normal,.
Entah apa yang ada di pikiran wanita itu sampai-sampai mempertahankan sebuah barang yang sebenarnya niatnya dipakai hanya sekali saja Lalu setelah bosan bakal menyimpan selama bertahun-tahun, Lalu setelah itu bakal membeli lagi yang baru karena mengikuti trend dan juga zaman yang sudah semakin maju serta teman-teman yang biasanya menjerumuskan hal-hal yang tidak bagus.
"Untuk apa dia simpan perhiasan sebanyak ini sedangkan keadaan keuangan benar-benar berarti tidak sedang baik, Apa mungkin dia sedang berharap agar aku yang berusaha mendapatkan uang untuk dipakai sedangkan apa yang dia punya disimpan? "gumam Bima dalam hati yang benar-benar tidak menyangka jika wanita yang bangga banggakan selama ini pikirannya begitu picik dan tidak ada yang namanya sedikit keikhlasan.
pria itu akhirnya mengambil sebuah tas besar lalu mengisi semua surat-surat berharga baik kendaraan bermotor maupun sertifikat rumah dan juga surat-surat penting perusahaan, dan juga tidak lupa dengan segala macam perhiasan yang dipunyai oleh Cynthia sebab menurutnya wanita itu membeli menggunakan uangnya maka semua miliknya adalah miliknya Bima juga.
Bima sepanjang melakukan semua itu hanya tersenyum penuh kemenangan karena menurutnya Cynthia itu otaknya sepertinya tidak terlalu pintar-pintar sekali, buktinya menyimpan surat-surat yang berharga seperti ini dan juga barang-barang yang sangat bernilai fantastis ini dengan begitu mudahnya ia temukan padahal seharusnya ia menyimpan di tempat yang Bima tidak pernah tahu sama sekali.
__ADS_1
"Aku Sepertinya harus langsung pergi dari sini, karena nanti kalau dia pulang terus tidak tahu barang-barangnya tersimpan dia pasti bakalan mencurigaiku. Dan Besok aku harus pergi ke notaris untuk membalikkan nama semua harta-harta berharga ini, supaya dia tidak akan bisa lagi mengganggu gugatnya!"Bima sudah memperhitungkan hal ini sebaik mungkin karena biar bagaimanapun dirinya tidak ingin sampai Cynthia melakukan hal yang merugikan.
Bima setelah mendapatkan apa yang ia inginkan langsung pergi dari situ yang tidak mempedulikan Ardila yang tengah menata peran ke arah Papanya Itu, yang ada di pikiran Ardila pria itu membawa semua pakaiannya karena menggunakan tas yang besar Padahal tanpa wanita itu ketahui bahwa barang-barang di dalam tas tersebut merupakan aset berharga yang dipunyai oleh keluarga itu.
"Papa mau ke mana, Kenapa baru datang langsung pergi lagi ? Apa sudah di kasih tahu kepada Mama supaya dia tidak mencari-cari seperti kemarin-kemarin, terus kalau ada masalah ngomong baik-baik dong aku sudah capek setiap hari keluarga kita harus bertengkar terus! "teriak Ardila karena memang dirinya tidak bisa turun ke lantai bawah akibat masih menggunakan kursi roda sialan itu.
"lebih baik kamu diam-diam saja jangan banyak bicara perhatikan diri kamu biar cepat sembuh dan juga bekerja agar tidak menjadi benalu, kalau soal urusan saya sama mama kamu itu urusan kamu tidak perlu kamu harus ikut campur urusan orang tua! "Bima tidak pernah sekasar ini terhadap Ardila Tetapi entah kenapa pria itu sekarang sangat berubah bahkan menyentuh putrinya seperti dulu sekedar mengusap kepalanya pun tidak pernah Bima lakukan lagi.
Bima berhasil menjarah sesuatu dari dalam rumahnya sendiri dan itu merupakan uang yang ia hasilkan untuk membeli barang-barang tersebut, Namun karena selama ini Chintya yang menyimpannya jadi dirinya tidak tahu soal itu namun entah mungkin Dewi Fortuna sedang berpihak kepadanya maka sekarang barang-barang berharga tersebut sudah berhasil ya ambil dan akan ditempatkan di suatu tempat yang aman tidak diketahui oleh siapapun terkecuali dirinya dan juga ia bahkan mengatakan kepada Ayla.
__ADS_1
Cynthia yang tadi dijanjikan oleh temannya bakal mendapat pekerjaan mendadak perasaannya menjadi tidak enak, namun coba ditepisnya sebab menurutnya sekarang dirinya butuh uang sedangkan tadi Bima datang tidak ada sedikitpun sinyal bakalan memberikan dirinya uang.
"Katanya kamu mau memberikanku pekerjaan tetapi dari tadi kamu malah sibuk dengan ponsel kamu, kalau sudah tahu begini lebih baik Saya tadi tidak kemana-mana soalnya rugi ongkos Aku lagi BBM lagi naik ! "sungut Chintya karena dari tadi dirinya merasakan diajukan oleh sahabatnya itu.
"ya sabar saja toh guys saya juga lagi berusaha untuk mendapatkan pelanggan untuk kamu, katanya dia lagi OTW ke sini Jadi mungkin dia bakalan langsung menjemput kamu dan kalian Langsung ke hotel! "Sintia hanya menganggukkan kepalanya dan tidak ada niatan untuk bertanya sebenarnya nggak papa kerjaannya nantinya karena dirinya merupakan wanita dewasa dan jika berhubungan dengan hotel yang pasti tidak lain melakukan hal itu dan itu juga tidak lupa dirinya keberatan karena namanya uang pasti bakalan melakukan apapun.
"Ya sudah kalau begitu aku ke toilet dulu deh soalnya mau cuci muka dulu dari tadi itu aku sudah boring sendirian tidak ngapa-ngapain, Belum lagi di rumah berantem lagi sama Bima membuat moodku benar-benar hancur berantakan dan perlu sesuatu yang baru!"Cynthia pun pamit pergi ke toilet dan tidak sadar Kita sebenarnya pria yang bakalan memakainya sudah sampai di situ.
"Di mana dia Kok hanya kamu sendirian tadi katanya dia mau, Awas aja kalau sampai kamu bohong karena saya bakalan bikin perhitungan kepada kamu? "tanya Ronald yang merupakan orang yang bakalan memakai Sintia hari ini.
__ADS_1
"Orangnya lagi ke toilet kamu sih datang langsung marah-marah bukannya tanya baik-baik dulu biar aku kasih tahu yang jelas, Memangnya apa sih Spesialnya wanita itu sampai-sampai Kamu seperti ini ingin sekali memakai dia padahal dia sudah tua loh? "tanya Evelyn yang merupakan orang yang selalu menyediakan jasa wanita-wanita panggilan.
"Tidak penting kalau sampai saya harus mengatakan masalah kami berdua ataupun rahasia kepada kamu, karena di sini kamu itu mendapatkan imbalan yang setimpal jadi kamu harus merahasiakan Apapun yang terjadi antara pelanggan Dan juga orangnya ! "Ronal memang tidak suka jika masalah pribadinya dibahas oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.