KETIKA CINTA TERBAGI

KETIKA CINTA TERBAGI
Angga Bertindak


__ADS_3

Angga yang dari tadi merasa khawatir dengan keadaan Kamila memilih untuk menyusul wanita itu dan ternyata Sesampainya di sana para Manusia tidak bertanggung jawab sedang mencari masalah dengan Kamilah, membuat pria itu langsung meradang karena menurutnya Sikap yang ditunjukkan oleh kedua Wanita itu sangat berlebihan seolah-olah menjadikan kamera sebagai bahan percobaan mereka untuk bertengkar.


Namun yang dirinya syukuri karena ternyata Kamila bisa membalas semua perkataan Anita dan Fitri itu dan dengan begitu membuat dirinya tidak terlalu cemas, karena akhirnya wanita itu bisa menjaga diri seperti yang ia harapkan selama ini dan tidak menjadi kaum yang tertindas.


"Kalian pergi dari sini saat ini juga, dan kembali ke ruangan kalian atau aku bakalan membuat kalian tidak usah balik lagi ke kantor ini! "ujar Angga dengan kata-katanya yang penuh penekanan.


Anita dan juga Fitri memasang tatapan sinis mereka ke arah Kamilah, sebab menurut mereka berdua Angga bersikap kasar kepada mereka itu disebabkan karena kehadiran Kamila di sisi pria itu.


Padahal kalau bisa dilihat menurut pengalaman mereka dan juga tingkat kepercayaan mereka yang begitu tinggi terhadap diri mereka sendiri itu, Kalau tampang Kamila itu tidak beda-beda jauh dengan mereka berdua yang jelas-jelas sudah melakukan perawatan total terhadap tubuh agar bisa menggaet para pria di luar sana.


"tapi Pak, Anda seharusnya bisa membedakan yang mana yang tulus dan tidak! kami tidak ingin nanti anda bakalan kenapa-napa karena sudah salah memilih untuk melindungi orang, jelas-jelas wanita seperti dia ini pasti banyak orang dong yang bakalan suka maka dari itu lebih baik walaupun berhubungan dengan kami yang kemungkinan kecilnya tidak akan pernah direbut oleh orang lain! "Kamila membulatkan matanya sempurna ketika mendengar tawaran yang diberikan oleh Fitri bahkan sampai-sampai tidak memikirkan harga diri wanita itu sendiri.


Angga pun merasakan hal yang sama yaitu sebenarnya wanita model seperti Anita dan juga Fitri tidak pantas untuk dikasih hati, karena kata-kata mereka itu begitu frontal bahkan bisa dibilang seperti sedang menjajakan diri kepada orang yang jelas-jelas tidak ada minat sedikitpun terhadap mereka.


Angga menarik tangan Kamila agar masuk kembali ke dalam ruangan wanita itu biar bisa terhindar daripada yang namanya Anita dan Fitri si ratunya gosip, pria itu tidak ingin Kamila menjadi tertekan akibat suasana tempat kerjanya yang tidak kondusif dan Yang ada malah membuat wanita itu tidak nyaman bekerja.


Padahal Ia sudah bersusah payah agar membawa kembali wanita itu pulang dan bekerja di tempat itu lagi, maka dari itu jika ada orang lain yang dengan Teganya membuat Kamila menjadi rasa tidak nyaman itu membuat dirinya merasa sedikit emosi.


Anita dan Fitri hanya bisa melongok ketika melihat Angga yang tidak peduli sedikitpun dengan tawaran yang tadi mereka berikan bahkan pria itu rasa-rasanya enggan menanggapinya, keduanya pun Saling pandang karena merasa perubahan sikap yang dilakukan oleh Angga terhadap mereka itu semata karena kehadiran Kamila padahal memang selama ini Angga tidak pernah menganggap mereka ada.


"lihat saja wanita itu, aku bakalan bikin perhitungan sampai-sampai dia tidak ingin lagi muncul di hadapan kita apalagi Tuan Angga yang ganteng itu! "ujar Anita sambil menatap sini ke arah pintu yang sudah dikunci dari dalam.


Fitri dari tadi sudah mulai bersikap secara rasional dan menurutnya sepertinya Angga itu tidak akan pernah terpengaruh dengan kehadiran wanita lain karena dirinya sudah terpaku dengan Kamila, jadi mau mereka menggodanya seperti apa bahkan bisa dibilang tanpa memakai sahelai benang pun pria itu tidak akan pernah tergoda sedikitpun karena tadi yaitu pikirannya sudah hanya tertuju kepada Kamila.


"Aku rasa kita sepertinya mulai dari sekarang harus sadar diri dan juga sadar posisi kalau kita masih mau bekerja di sini, sebab kamu tahu sendiri kan kalau sampai sebuah perusahaan besar mengeluarkan kita dengan cara tidak hormat pasti kita masuk dalam daftar Black List dan otomatis perusahaan lain tidak bakalan menerima kita! Aku butuh pekerjaan ini untuk melanjutkan hidup kedepannya Ya siapa tahu dengan aku merawat diri dan berubah menjadi wanita yang sangat cantik, aku bakalan mendapatkan suami yang lebih mapan dan juga lebih punya dari segala-galanya karena dia mengingat aku yang seorang pekerja keras otomatis dia bakalan bekerja lebih keras lagi untuk membahagiakanku! "jelas Fitri dengan senyum sumringah di wajahnya seolah-olah sekarang saat ini jodohnya Tengah menjemputnya di depan pintu dan mengajaknya untuk pulang.

__ADS_1


"apa kamu bilang tadi? Eh kamu itu jangan mau mengalah sama orang lain yang jelas-jelas levelnya itu dibawa kita, nanti orang itu bakalan tertawa karena merasa bahwa kita sudah kalah dan akhirnya minggat get out gitu maksudnya! "ujar Anita tidak terima tetapi Fitri memilih tidak peduli dengan kata-kata wanita yang selalu punya Ambisi dalam hidupnya itu karena menurut Fitri dirinya sudah salah bergaul dengan Anita sampai-sampai harus terjerumus dengan hal-hal yang tidak patut untuk dilaksanakan.


Anita mendengus kesal ketika melihat Fitri yang tidak peduli dengan semua yang ia katakan Padahal tadi Wanita itu sudah sempat dipengaruhi olehnya, tetapi lihat sekarang Fitri malah sudah menyebrang pendapatnya bahkan bisa dibilang wanita itu lebih parahnya lagi menyuruh Anita untuk berhenti mengejar sesuatu yang sangat tidak pasti.


Kamila yang sudah benar dalam ruangan yang menatap kesah ke arah Angga yang dengan seenaknya tanpa izinnya membawanya masuk ke dalam situ, padahal kamilah masih ingin meladeni Fitri dan juga Anita yang sudah seenaknya mengatakan hal yang membuat dirinya tersulut emosi seperti ini.


Ia ingin agar Angga tidak terlalu ikut campur dengan masalah yang sedang ia hadapi karena dengan begitu orang tidak mungkin berpikiran macam-macam, Tetapi kalau setiap saat anda selalu sibuk dan juga ikut campur dengan urusannya dia pasti semua orang bakalan berpikir kalau Kamila merupakan wanita yang selalu mengambil keuntungan dari orang lain.


Angga sadar kalau caranya itu sudah sedikit menyinggung perasaan Kamila hanya saja ia ingin agar wanita itu tetap nyaman, sebab menurut Angga kenyamanan Kamila itu merupakan hal yang paling utama dalam hidupnya untuk saat ini meskipun wanita itu menolaknya.


"kamu marah? Ya sudah silakan saja kalau mau marah aku tidak ada niatan kok untuk menghentikannya, hanya jangan berlebihan juga marahnya karena aku tidak ingin kamu dimarahi oleh orang lain padahal selama ini aku tidak pernah ada niat loh untuk memarahi kamu! "bujuk Angga agar Kamila paham kalau pria itu tidak sampai hati jika melihat Pujaan hatinya itu disakiti oleh orang lain padahal Ia sedang berusaha menjaga hati wanita itu agar selalu baik saja.


Kamila menyipitkan kedua matanya memberi isyarat kepada anda kalau sebenarnya dirinya merasa tidak nyaman dengan sikap pria itu, padahal sebelumnya Ia sudah meminta kepada Angga agar mengerti dan juga bisa memberi dirinya ruang gerak agar lebih memantaskan Apakah ia bisa bersanding dengan keluarga penguasa itu.


"Kamu lebih baik bekerja saja tidak usah duduk ongkang-ongkang kaki dan akhirnya malah mengganggu kesibukan orang lain, kamu malu tidak sih sudah setua itu tapi masih saja numpang hidup sama orang tua tidak ada niat untuk Mandiri? Kalau seperti begitu terus lebih baik dari usah memikirkan menikah sekalian karena nanti mau dikasih makan apa anak orang, zaman sekarang itu cinta saja tidak bisa bikin keluarga harmonis seharusnya uang karena uang itu yang menentukan keharmonisan dalam keluarga sebab seluruh isi di dapur ada semuanya! " ujar kamilah sinis membuat Angga ingin sekali tertawa karena kata-kata wanita itu sangat kelewat jujur.


Kamila mendengus kesal ketika Angga tidak pernah mengakui kesalahan yang ia lakukan bahkan terkesan pria itu malah merasa bahwa apa yang ia lakukan itu benar, Padahal Kamila sedang merasa Jengah saat ini karena pria itu bukannya ingin maju dan berdiri di kaki sendiri malah terlihat begitu santai menghadapi kemelut dunia yang semakin hari semakin parah.


"Orang kalau terlahir dari keluarga yang kaya kemudian apa yang ia inginkan dari kecil selalu terpenuhi tanpa harus bekerja dulu, Sepertinya kalau tua Pasti tetap bakalan seperti kamu tidak ada niatan untuk berubah kemudian tidak ada niatan untuk bekerja keras mengeluarkan keringat karena semuanya kan sudah disediakan! "Jelas Kamila yang memilih untuk tidak peduli lagi Terserah Angga mau bekerja atau tidak itu urusan pria itu dengan keluarganya bukan urusan dengannya karena ia bukan siapa-siapanya.


Angga hanya bisa tertawa ketika melihat wajah sewot milik wanita cantik yang ada di hadapannya untuk saat ini, sebab menurutnya Kamila itu kalau sedang marah wajahnya dan juga tutur katanya mirip sekali dengan mamanya yaitu Mella.


"kamu itu kalau sampai kita benar-benar jadi menikah dan Ya Tuhan Semoga benar memang kita jadi menikah, aku yakin kamu sama Mama pasti bakalan menjadi partner duet yang paling keren Karena rumah bakalan rame dengan omelan kalian setiap saat! "ujar Angga yang terlihat penuh harap sampai-sampai Kamila yang tadinya sedang marah mendadak mengubah ekspresi wajahnya menjadi tidak tega.


"Aku minta maaf kalau tadi sudah marah-marah dan mengatakan hal yang pastinya membuat Kuping kamu terasa panas, tetapi percayalah kalau yang aku inginkan sekarang yaitu kamu bisa mandiri kemudian orang lain tidak bakalan menganggap kamu sebagai anak yang selalu saja menyusahkan orang tua! Aku kan sudah janji tidak akan pernah menolak kamu tetapi hanya karena mungkin kebiasaan aku yang sudah terlalu nyaman sebagai sahabat kamu, membuat aku itu sepertinya lupa dengan janji yang sudah kita ucapkan dan aku minta maaf karena itu tadi saking nyamannya!"jelas Kamila sambil terkekeh geli membuat Angga merasa gemas dan akhirnya membawa wanita itu dalam pelukannya.

__ADS_1


mungkin karena suasana yang saking syaduh nya dan akhirnya kedua anak manusia itu terbawa suasana yang sedikit romantis dan melehoy, membuat Angga secara perlahan mengangkat dagu Kamila agar sedikit tinggi dan terlihat tatapan wanita itu yang mungkin merasa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Angga kepadanya.


"Kamu cantik! "ujar Angga pelan sambil tatapannya fokus ke arah bibir merah merona milik Kamila itu.


"Emang aku cantiknya dari dulu kok hanya kamunya mungkin baru jujurnya sekarang, Padahal selama ini banyak pria lho di luaran sana yang selalu mengatakan kalau aku itu....


Cup


Angga mengecup pelan bibir Kamila membuat wanita itu langsung bungkam tidak tahu lagi harus berbicara apa, bahkan bisa dibilang jangan ditanya lagi kondisi jantungnya Yang sepertinya sudah tidak sehat lagi akibat tidak mampu menahan Getaran yang terjadi.


"Apa yang kamu....


"Aku pengen cium kamu, boleh tidak?"tanya Angga yang sebenarnya wajahnya juga sudah memerah karena malu tetapi jika sebagai seorang pria dirinya hanya malu-malu kucing seperti itu ya berarti tidak akan pernah siap untuk melangkah maju.


Sedangkan Kamila Sudah membulatkan matanya sempurna karena tidak percaya dengan pertanyaan atau bisa dibilang tawaran yang diberikan oleh Angga kepadanya, sahabatnya itu yang dulu selalu datang tiba-tiba dan mencium pipinya ini malah meminta izin untuk mencium dirinya Entah di bagian mananya Ia pun bingung.


"kamu ini ngomong apa sih, semakin ke sini semakin ngelantur loh! "ujar Kamila dengan tatapannya yang tidak ingin menatap ke arah Angga karena Percayalah ia sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja bukan karena sedang mengidap penyakit mematikan melainkan sedang olahraga jantung dan dirinya tidak siap untuk berolahraga seperti itu.


"Aku itu ngomongnya serius hanya kamunya saja yang sepertinya sedang tidak baik-baik saja, nanti saja deh aku cium kamu di lain waktu soalnya Sepertinya kamu sekarang lagi gugup! "ledek Angga Sambil tertawa sedangkan Kamila mendengus kesal karena saking terbawa suasananya.


Kamila tadi itu sebenarnya sedang berharap-harap cemas kira-kira Angga itu bakalan mencium dirinya dengan gaya Apa, sebab dirinya merupakan salah satu korban dari drakor jadi otomatis segala gaya yang diperankan oleh pemerannya sudah ia ketahui maka sekarang dirinya ingin membuktikan secara langsung.


Angga yang melihat wajah kamilah yang merah merona itu membuat dirinya langsung merasa ingin sekali menggoda sahabat sekaligus wanita yang ia cintai itu, karena menurutnya wajah kamila yang malu-malu kucing seperti begitu terasa sangat menggemaskan membuat ia ingin sekali membuat wanita itu bertambah malu.


"cie sepertinya ada yang pengen aku cium nih? Tapi sepertinya belum dulu deh soalnya aku harus mandi kembang 7 rupa, supaya mungkin dengan begitu kamu bisa langsung ke pentok cintaku dan besok langsung ikut aku ke KUA buat mendaftar pernikahan! "goda Angga lagi membuat Kamila ingin sekali menghajar pria itu dengan satu buah bogem mentah dalamnya.

__ADS_1


"kamu itu menyebalkan sekali lo jadi orang, bisa-bisanya kamu mencari masalah denganku Awas saja aku bakalan balas perbuatan kamu kepadaku!"ujar Kamila kesal lalu memilih kembali ke meja kerjanya dan fokus pada berkas-berkas yang ada.


__ADS_2