
Angga tidak peduli dengan apa yanAngga di katakan oleh Kamila karena dirinya masih ingin melihat wajah wanita yang ia cintai itu dari dekat, sebab beberapa bulan lamanya tidak melihat wanita itu membuat dirinya ingin membingkai kembali wajah Kamila agar segar dalam ingatannya selalu.
"Kamu cantik, dan aku suka itu!"ujar Angga sambil tersenyum membuat Kamila tersipu malu sebab menurutnya kata-kata Angga yang langsung ke intinya itu terkadang membuat dirinya belum siap untuk merespon dengan cara apa.
"Aku tahu semua orang selalu Mau mengatakan hal itu tapi bisakah kamu duduk saat ini soalnya aku risih kita menjadi bahan tuntunan orang saat ini, kecuali kalau kamu itu orangnya yang tidak punya malu ya terserah mau ngapain aja karena itu merupakan hak kamu! "ujar kamila sambil berbisik membuat Angga yakin jika wanita cantik itu sebenarnya Tengah grogi akibat godaannya barusan.
"Malah aku sengaja melakukan hal itu agar semua orang tahu bahwa sebenarnya aku ingin menunjukkan kepada dunia, Bagaimana perasaan aku ke kamu! jadi jangan pernah merasa malu ataupun merasa bahwa Kamu itu sebenarnya tidak sempurna karena menurutku wanita yang paling sempurna di dunia ini letaknya ada pada kamu, dan Percayalah jika kata-kataku ini bukanlah sebuah gombalan agar membuat kamu terhipnotis dan merasa tersanjung!"jelas Angga.
Kamila hanya menggelengkan kepala ketika mendengarkan pria yang sedang membacakan Roman Picisan di hadapannya ini, ingin sekali dirinya berteriak bahwa lebih baik pria itu menghentikan segala macam kegiatan nya itu tetapi sepertinya tidak bisa soalnya Angga terlihat antusias.
"Oh sepertinya kamu mengajakku ke sini bukan untuk makan siang tetapi untuk melihat kira-kira kamu itu sudah cocok tidak bekerja di sirkus, Soalnya dari tadi itu aku hanya merasa lucu tidak juga terhibur tidak juga tersanjung tetapi begitulah perasaanku!"Kamila sengaja mengejek pria itu.
"oke baiklah sambil menunggu makanan kita datang karena aku sudah memesannya dari tadi, Sekarang aku ingin berbicara serius tentang kita dan aku mohon Tolong kamu dengarkan perkataanku tidak boleh kamu menyela walau satu kata pun!"Angga berusaha untuk tetap tenang.
"Bagaimana hubungan kamu dengan Aryo saat ini, dan juga bagaimana pernikahan wanita itu dan juga pria yang tidak jelas itu?"enggak enggak sekali menyebut nama Ardila sebab menurutnya gara-gara nama itu membuat wanitanya sudah seperti burung di udara yang tinggalnya gonta-ganti lari ke sana kemari tidak jelas.
Kamila ingin sekali melupakan orang-orang di masa lalunya tetapi sepertinya tidak mungkin karena biar bagaimanapun masa lalunya itu terhubung kan dengan orang-orang tersebut, maka dari itu tidak ada salahnya kalau dirinya berkata jujur tentang semuanya sebab mungkin dengan begitu hatinya terasa begitu lega.
__ADS_1
"Aku sebenarnya tidak ada niatan untuk membahas mereka tetapi tidak ada salahnya kan kalau mengulas kembali Supaya dengan begitu aku bisa mengingat apa saja yang mereka lakukan kepadaku, tetapi sebelum itu aku ingin minta maaf kepada kamu karena selama ini tidak pernah mendengarkan semua yang kamu katakan tentang mereka dan bahkan lebih mempercayai mereka dibandingkan kamu! "Kamila tahu di waktu dahulu dirinya selalu saja menyakiti Angga dengan penolakannya dan juga dengan dirinya yang tidak pernah percaya dengan semua apa yang pria itu katakan.
Angga tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh Kamila barusan tentang kesalahan wanita itu tidak pernah mempercayainya, karena menurutnya manusia di dunia ini tidak ada yang sempurna jadi otomatis kesalahan yang terjadi itupun tidak bisa harus dibahas secara terus-menerus.
"Sebelum kamu meminta maaf kepadaku Aku sudah memaafkan kamu dari dulu bahkan bisa dibilang di hatiku ini tidak pernah ada namanya menyimpan dendam tentang kamu, jadi jangan kamu bahas lagi soal kita karena untuk kita berdua sudah tidak ada masalah yang tersimpan sekarang intinya yang harus kamu bahas adalah orang-orang di masa lalu kamu!"jelas Angga sambil memegang tangan Kamila.
"waktu kejadian aku tahu Kalau Aryo bakalan menikahi Ardila dan membatalkan pernikahan kami, hatiku begitu hancur bahkan bisa dibilang tidak menyangka Jika ternyata orang-orang yang selama ini ada di belakangku telah menusukku dengan begitu kecilnya! bahkan bisa dibilang bukan satu atau dua juta uang yang aku Keluarkan melainkan miliaran sudah aku Keluarkan Tetapi setelah itu dengan tanpa perasaan mereka mengusirku, bisa Kamu tahu kan Bagaimana perasaanku saat itu ketika nomor kamu yang tidak bisa dihubungi terus tidak ada teman untuk curhat aku benar-benar sendirian! "Kamila berusaha untuk tidak menangis sebab menurutnya air matanya itu sangat berharga untuk ia keluarkan seperti manusia-manusia itu.
"jadi aku memutuskan pindah dari situ agar tidak bertemu dengan pria itu yang tiganya memberikan aku Janji Manis padahal hanya ingin menutupi kedoknya yang disembunyikan, dan ketika aku hendak pergi mamanya Aryo yaitu Mama Venna meminta untuk ikut denganku ke mana pun aku pergi karena dirinya yang saking terlanjur kecewanya kepada Putra sendiri!"Kamila mengatakan hal itu secara gamblang.
"Jadi maksud kamu sekarang mamanya Arya tinggal dengan kamu di kota ini dan dia rela meninggalkan anaknya hanya ingin ikut dengan kamu, terus kamu percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu atau dia hanya pura-pura ikut bersama kamu hanya ingin menunjukkan kepada Aryo keberadaan kalian saat ini?"tanya Angga memastikan.
"Apa kamu yakin dengan perkataan kamu itu kalau memang dia murni hanya ingin menemani kamu dan juga merasa kecewa dengan anak sendiri, soalnya aku tidak pernah yakin ketika seorang ibu membuang anaknya hanya untuk mengikuti seorang wanita yang jelas-jelas merupakan atau orang yang masih merupakan calon menantunya?"Angga adalah seorang manusia yang sangat optimis yang terkadang tidak bisa mudahnya mempercayai seseorang di sekitarnya.
"dia sekarang juga lagi sakit kayaknya soalnya memikirkan Aryo dan aku sepertinya bakalan mencari orang yang bisa menemani dia untuk pulang, Soalnya aku takut kalau dia kenapa-napa saat ikut denganku nanti Aryo bakalan melaporkan polisi dengan tuduhan yang tidak jelas soalnya sudah tahu kan Bagaimana kalaupun pria itu? "tanya Kamila yang sebenarnya sudah sedikit besar dari awal ketika melihat perubahan sikap Vena yang lebih pendiam saat ini.
"Nanti aku yang bakalan mengurus semuanya yang penting Intinya kamu jangan memikirkan hal yang tidak-tidak dan membuat kamu yang bakalan jatuh sakit nantinya, dan karena pembahasan soal orang lain sudah selesai Aku ingin bertanya lagi tentang keadaan hati kamu saat ini apa kamu ada niatan kembali kepada Aryo Kalau suatu saat di bakalan datang dan minta maaf dengan semua yang ia lakukan kepada kamu? "Angga Bukannya tidak percaya kepada kamila Tetapi hanya saja pria itu ingin memastikan Bagaimana tanggapan wanita itu nantinya.
__ADS_1
"luka yang terlanjur dia kasih itu sudah Membekas bahkan entah sampai kapan bekasnya itu bakal menghilang dari hidupku, aku juga bukan seorang yang sempurna jadi bisa menjanjikan sesuatu yang takutnya suatu saat aku sendiri yang bakalan mengingkarinya! Namun Satu yang Pasti yaitu tidak ada niatan sedikitpun dari dalam diriku untuk kembali kepadanya suatu saat nanti, karena apa yang sudah aku tinggalkan tidak mungkin harus aku cari dan ambil kembali jika apa yang aku tinggalkan itu sudah menggores luka dalam hidupku!"Jelas Kamila membuat Angga sedikit lega karena hanya itu yang ia ingin dengarkan di saat ini tidak ingin yang lainnya.
"kalau misalnya sekarang aku mengajak kamu untuk menikah dan ingin bertanggung jawab untuk kehidupan kamu serta ingin menjaga kamu selama-lamanya, apakah kamu bersedia melakukan hal itu bersamaku menjalani semuanya serta menghabiskan sisa hidup kita berdua sampai menua untuk bersama? "tanya Angga yang terlihat ada kegugupan di dalam nada bicaranya sebab biar bagaimanapun ini adalah waktu yang paling Ia nanti seumur hidupnya yaitu melamar gadis Pujaan hatinya secara langsung tanpa harus memberikan sinyal agar wanita itu mengerti.
Kamila tertegun mendengar apa yang ditanyakan oleh Angga barusan sebab selama ini yang ia tahu bahwa perasaan pria itu hanya sebatas kakak kepada adik untuknya bukan ada perasaan yang lainnya, Jadi kalau sampai pria itu meminta hal seperti begini dirinya rasa-rasa antara percaya dan juga tidak tetapi melihat wajah Angga sepertinya pria itu sedang serius saat ini.
"Kamu serius? Apa yang dikatakan oleh Om Heru dan Tante Mella nantinya kalau sampai tahu anak semata wayangnya berhubungan dengan yatim piatu sepertiku, Menurutmu apa yang akan aku banggakan di hadapan semua orang di hadapan keluarga kamu kalau sampai mereka menanyakan tentang jati diriku yang sebenarnya? "tanya Kamila memastikan bahkan bisa dibilang wanita itu memaksakan senyuman di wajahnya meskipun hatinya sedang sedikit terluka akibat mengingat status dirinya.
"Menurut kamu bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh papa dan juga mama selama ini kepada kamu, Apa kamu pernah mendengar mereka melarang kita untuk bertemu atau berdekatan atau juga mungkin kamu pernah mendengar mereka berbicara kasar kepadamu? Kamu tidak ingat tadi perkataan yang dilontarkan oleh Papa di depan paman Yamamoto, bahwa yang mereka inginkan di dunia ini untuk menemaniku hanyalah kamu bukan orang lain dan itu sepertinya merupakan suatu hal yang menegaskan bahwa mereka tidak pernah mempermasalahkan hubungan kita kedepannya mau seperti apa nantinya!"Angga terlihat begitu bersemangat sebab sepertinya Kamila tidak ada niatan untuk menolak apa yang ia ucapkan tadi.
"tapi Apa pantas aku bersanding dengan kamu padahal di luaran sana banyak wanita loh yang lebih cocok menikah dengan kamu, dan kamu juga tidak mungkin kan melupakan kejadian Baru saja aku alami bersama dengan Aryo karena aku yakin semua orang pasti mengingatnya dengan jelas?"tanya Kamila karena memang Wanita itu sudah mendengar berbagai macam pendapat orang lain bahwa dirinya merupakan wanita pembawa sial dan juga tidak Berhak Bahagia.
"kalau kita hidup hanya memikirkan perkataan orang lain otomatis kita tidak akan pernah maju, maka dari itu aku minta sama kamu Untuk Mengerti kalau sebenarnya yang aku inginkan sekarang Itu jawaban dari kamu bukan jawaban dari orang lain!"jelas Angga yang benar-benar tidak ingin Kamila selalu saja pesimis seperti itu.
"kita jalani saja seperti biasanya Nanti ke depannya seperti apa kita lihat saja kalau memang berjodoh pasti tidak akan kemana Bukankah kita juga masih mempunyai kesibukan masing-masing dan kamu juga pasti masih sibuk dengan gamenya kamu!"ujar Kamila.
"Pasti lagi dan lagi aku selalu ditolak, Memangnya Apa susahnya sih kita sambil menjalani hubungan sekaligus berusaha untuk tetap selanjutnya? terkadang orang saja selalu melakukan pacaran setelah menikah kenapa kita tidak mencoba hal itu, Lagian kita bukan orang asing yang baru mengenal sehari dua hari doang kamu kenapa kalau dengan aku selalu merasa ragu seperti begitu? "tangga benar-benar tidak percaya dengan sikap Kamila kepadanya selama ini kalau bersama dengan orang lain wanita itu tidak pernah menolak Tetapi kalau berhubungan dengannya pasti bakal memikirkan banyak hal sampai-sampai hal-hal yang tidak terjadi pun wanita itu pikirkan.
__ADS_1
"ya terkadang aku itu merasa lebih nyaman kita sebagai sahabat karena dengan sahabat tidak ada rahasia yang kita tutup-tutupi tetapi kalau menjadi pasangan takutnya bakalan Terjadi salah paham, memang aku apa ya kalau seorang wanita dan seorang pria itu tidak akan pernah yang namanya para sahabat tanpa melibatkan perasaan tetapi kenapa kita tidak mencobanya? "tanya Kamila membuat Angga tersenyum.
"jadi kamu takut sikap aku bakalan berubah lebih parah lagi kalau sampai kita berubah menjadi pasangan dan kamu juga tidak bisa curhat kepadaku seperti biasanya atau mau marah-marah kepadaku seperti dulu, padahal Seharusnya kamu tahu kalau aku selama ini sudah mengetahui semua sifat kamu baik saat kamu senang maupun marah jadi apapun kedepannya aku sudah tahu resiko apa yang bakalan aku ambil!"membuat Kamila merasa bagaimanapun alasannya pria itu tetap tidak bakalan mempermasalahkannya bahkan Anda terlihat biasa saja seolah apa yang ia katakan itu bukan merupakan sebuah beban pikiran yang begitu berat.