
Pangeran Ketiga meminta Liu Ban untuk memantau pergerakan mereka tanpa harus menemuinya karena hal ini juga tidak seharusnya dilakukan.
Liu Ban sebenarnya Cekatan dalam menangani Masalah bahkan sangat hati-hati entah mengapa akhir-akhir ini menjadi lemah bahkan terkesan blak-blakan jika memihak Pangeran Ketiga.
Sebelum pergi dari Kediaman Pangeran Ketiga , Pria yang menyandang sebagai Sepupu Putri Anle mencari keberadaannya.
Liqin datang menyambutnya .
" Tuan Muda Liu mengapa kau datang sepagi ini , ada apa ? Bagaimana keadaan Kakek Liu ?". Cerocos Liqin tak sabaran.
" Semakin lama kau semakin cerewet saja , dimana Ning'er ?".
Liqin membisikan tentang keberadaan Putri Anle.
" Hah ? Mengapa bisa berada disana ? Ada-ada saja baiklah aku akan menemuinya ".
Liu Ban segera menemui Putri Anle untuk membicarakan tentang keadaan Kakek Liu.
*Cklek*
" Siapa ? ".
" Hmm.. Seorang Permaisuri Yu bisa berada disini bagaimana ceritanya . Apakah kau mulai menjadi Bodoh ". Ejeknya.
" Bodoh Teriak bodoh , Untuk apa kesini ?". Ketusnya.
" Kau lupa . Aku kesini hanya ini ." Liu Ban menyerahkan sebuah cairan tentu berasal dari darah Kakek Liu Deng Yin.
" Baik , Aku akan segera menemukan Penawar racunnya . Kau seharusnya berhati-hati melakukan hal ini bukan . Jika sudah menemukan Penawar maka pergilah ke Toko Funning agar tidak menimbulkan Kecurigaan ".
" Tentu . Pangeran Ketiga diam-diam sangat menjagamu dengan baik ".
__ADS_1
" Jika tidak ada masalah yang akan dibicarakan sebaiknya keluarlah ". Putri Anle mengusir Liu Ban.
" Begitukah caramu mengusir Gurumu ini ?".
" A'ban . Bisakah kau tak menyebutkan jika Kau itu Guruku ". Mencubit Pinggang Liu Ban.
" Arggh .. Ning'er Tanganmu seperti Racun . Mencubit tidak sakit tapi setelahnya rasa mendenyut tidak berhenti ".
" Pergilah ". Usirnya lagi.
" Apa kau takut dia cemburu , hmm.. kalian memang serasi . Sama-sama Batu ".
Karena merasa di ejek tentu tidak terima meskipun hanya bercanda.
Putri Anle mengusir Liu Ban dengan menendangnya keluar.
" Hah.. Dasar Murid tidak tau di untung malah menyerang Gurunya sendiri ". Umpatnya pada Putri Anle.
Sebelum pergi ke Ruang Rahasia , Putri Anle memastikan agar dirinya aman dari Incaran Pangeran Ketiga.
" Permaisuri . Bahkan ke kamar sendiri saja seperti penyusup , sebenarnya apa yang terjadi diantara kalian ".
" Diamlah. Kau ini sungguh berisik ". Omelnya pada Liqin karena merasa Terganggu.
Begitu akan masuk ke Kamarnya alangkah terkejutnya saat melihat siapa yang sudah berbaring di Ranjangnya.
" Aakkhhh ". Teriak Putri Anle karena sangat terkejut.
Melihat Pangeran Ketiga berada di dalam kamarnya tentu begitu mengejutkan baginya karena masalah semalam pasti menjadi penyebabnya.
" Kenapa berteriak , Apakah aku begitu menyeramkan untukmu ". Sindirnya dengan Tegas.
__ADS_1
" Oh, Tidak . Mengapa kau bisa berada disini ?". Tanyanya dengan berpura-pura melupakan kejadian semalam.
" Masalah hari ini aku akan memantaumu . Liu Ban pasti memintamu untuk memeriksa sampeel darah yang dibawa olehnya ".
" Me--mengapa kau tau jika dia memberikan itu padaku ".
" lakukan jangan banyak pertanyaan karena aku malas menjawab ". Gertaknya.
" Ba--baiklah ".
Pangeran Ketiga ingin melihat secara langsung bagaimana cara kerja Permaisurinya ini .
" Kau jangan dekat-dekat seperti itu ". Pintanya.
" Apa kau Grogi ". Tebaknya untuk memastikan.
" Tidak . Hanya saja aku tidak bisa berkonsentrasi dengan baik ". Jawabnya ngasal . wkwwkk.
Putri Anle mengeluarkan Darah yang berada disebuah botol transparan.
Dengan menggunakan teknik Pengamatan menggunakan Perantara guna untuk mengecek rasa dari darah tersebut , Apabila Perantara itu berubah maka sudah di pastikan jika Racun sudah menjalar keseluruh tubuh .
Di Ruang Rahasia terdapat banyak Herbal yang di awetkan , Putri Anle memilih Bunga Lily merah sebagai Bahannya .
" Sepertinya kau selalu menggunakannya ". Celetuk Pangeran Ketiga.
" Ya . Sebaiknya kau diamlah karena ini belum selesai masih banyak yang akan aku lakukan".Ungkapnya dengan Serius.
Pangeran Ketiga tidak menyangka jika Permaisurinya bisa Se Serius ini jika sedang melakukan Pekerjaan Penting.
Dalam hatinya mengaguminya tiada henti namun Beberapa kali juga dibuyarkan sendiri .
__ADS_1
" Dasar Pria yang aneh ". ucapnya dalam hati.