
Pangeran Tertidur dengan Lelap disamping Putri Anle.
Pagi buta masih sangat Gelap , Wangyu datang untuk memberi Informasi penting pada Pangeran Ketiga namun tidak disangka dia mendapatinya sedang tidur sangat lelap.
Wangyu tidak berani melihat untuk yang kedua kalinya , namun dihatinya masih bertanya-tanya mengapa Pangeran Ketiga bisa tidur dengan Lelap bahkan sangat nyaman disamping Putri Anle.
Ada banyak Tanda tanya dipikirannya.
Pangeran Ketiga membuka matanya karena ada sebuah gerakan yang mengenai Juniornya begitu keras .
Pangeran Menahan rasa Sakit dan Nyeri karena yang melakukannya adalah Putri Anle.
" buftt.. Ini lebih menyakitkan daripada Keracuanan semalam..". Cicit Pangeran Ketiga .
Pangeran Ketiga melihat Wajah Ayu Putri Anle yang sedang terlelap .
Tak bisa menahan diri untuk membelai lembut wajah yang cantik itu , Merapikan Rambut-rambut yang terurai di Wajahnya.
Pangeran Kembali terkejut saat mengingat lagi , Apakah dirinya semalam bisa tidur ? .
Karena harus bersiap-siap untuk menyelesaikan Pekerjaannya maka segera membersihkan dirinya dan pergi dari Kamar yang saat ini ditempati oleh Putri Anle.
Pangeran Ketiga meminta Liqin dan Tabin untuk melihat Kondisi Putri Anĺe.
Pangeran pergi Ke Ruang Kerjanya , saat memasuki Ruangannya Wangyu sangat terkejut .
" Apa yang membuatmu terkejut". Kata Pangeran Ketiga.
__ADS_1
" Aa.. Yang Mulia sudah bangun ".
*Deg*
Sorotan matanya kini membidik kearah Wangyu dengan Tajam.
" Katakan , Apakah kau melihatnya ?".
" Yang Mulia Mohon Ampuni aku , bukan bermaksut untuk mengganggu kalian . Aku berhak mendapat Hukuman itu ". Wangyu berlutut.
" Kau melihatku tertidur bukan ".
Wangyu masih enggan untuk berbicara karena merasa sangat bersalah.
" Cepat katakan ". Bentakan Pangeran Ketiga membuat Wangyu semakin berlutut memohon ampun.
Pangeran Ketiga merasa lega karena dia benar-benar bisa tertidur.
dan ini terjadi sudah kedua kalinya.
" Aku bisa tidur saat dekat dengannya , ino sudah kedua kalinya . Apakah dia adalah ..?". Gumam Pangeran Ketiga dalam hatinya.
Pangeran Ketiga masih melamun membuat Wangyu sedikit heran karena hari ini Junjungannya tidak seperti biasanya.
Pangeran Ketiga segera pergi ke dalam Penjara untuk menemui Wuyu.
Meski sudah lama berada didalam Penjara namun Wuyu tidak menderita , karena Pangeran Ketiga masih membutuhkannya .
__ADS_1
" Hormat saya Yang Mulia Pangeran Ketiga ". Kata Wuyu.
" Aku datang bukan untuk sengaja melihatmu namun aku ingin bertanya , Apakah Tabib san memiliki Ilmu tenaga dalam untuk Teknik Pengobatan ."
" Bukan hanya itu saja ". Jawaban Wuyu membuat Pangeran Ketiga semakin Penasaran.
" Katakan ".
" Tabib San memang memiliki Tenaga Dalam itu namun Ilmunya tidak sehebat Nyonya Bai Istrinya ". Ungkap Wuyu .
" Nyonya Bai , Nenek Tua yang tinggal di Air Terjun Yixin itu ". Tebakan Pangeran Ketiga sangat benar.
" Benar . Wanita tua itu sedang dicari oleh Ibusuri karena memiliki Peran yang penting dan hanya dia yang tau Ilmu dalam Peracunan ".
" Ilmu Peracunan ". Tegasnya .
" Jika Ibusuri menemukan Nyonya Bai maka sudah dipastikan semua Rahasia tentang Peracunan akan dikuasai olehnya , Ibusuri adalah Anak dari Seorang Tabib Racun Handal pada masanya . Kala itu Nyonya San adalah Murid setianya dan hanya dia yang tau Segalanya ".
" Apa Tabib San yang memberitahumu tentang hal ini ".
" Bukan , Aku mengetahuinya sendiri . Sampai saat inipun Ibu suri tetap mencari keberadaannya yang penuh Misteri ". Jawabnya.
" Misteri apa ?".
" Nyonya Bai sepertinya tidak ingin menampakkan dirinya karena tidak ingin memihak Ibu Suri".
" Dia sudah lama mati ". Ungkapnya.
__ADS_1