Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Curiga


__ADS_3

" Fu Shang , Cukup . Yang aku cintai adalah kau , bukan orang lain . Lalu apa maumu sekarang ?". Cecar Tuan Liu.


" Mengusirnya pergi ke tempat asalnya ". Ujar Nyonya Liu.


Selir Fang tidak pernah menyangka jika Nyonya Liu berpikir seperti itu.


" Dia juga Ibu dari Anakku ".


" Dia atau Aku , Kau pilih saja sendiri ". Kata Nyonya Liu sebelum pergi dari hadapan mereka.


Tuan Liu semakin tertekan karena harus dihadapkan dengan Permasalahan yang semakin rumit saja.


" Tuan , Apa salahku hingga nyonya tega seperti itu kepadaku . Nyonya selalu saja menindasku ". Berniat membela diri.


" Cukup . Kau disini hanyalah seorang Selir dan kau tau mengapa aku harus membawamu kesini ? tidak perlu bersilat lidah . Kau hanya Orang biasa yang tidak menguntungkan . " Pekik Tuan Liu.


Selir Fang semakin takut , Dia tidak ingin pergi dari Kediaman Liu karena sudah merasa nyaman walaupun Tuan Liu jarang memperhatikannya.


Nona Kedua segera pergi menemui Pangeran Ketiga di Danau Pinggiran Kota.


Setelah sampai disana nyatanya tidak melihat Pangeran Ketiga.


Ada Perasaan Kecewa didalam hatinya karena Pangeran Ketiga seperti mempermainkannya.


Menunggu lumayan lama hingga ingin kembali ternyata yang di tunggu telah datang.


" Ning'er ?". Panggilnya.

__ADS_1


*Dugdugdugdug*


Jantung Nona Kedua lagi lagi tidak bisa terkontrol , Bagaimanapun dia harus menghentikan detakan itu agar normal kembali.


" Kau.. Kau memanggilku apa ?".


" Ning'er ? Itu namamu kan ". Kata Pangeran Ketiga.


" Pangeran Ketiga tidak seharusnya memanggilku seperti itu . Kelak apa kata Nyonya Yue ". Kata-kata Nona Kedua bagaikan Bom untuk Pangeran Ketiga.


Entah mengapa , Pangeran Ketiga merasakan Ada yang aneh dari dalam dirinya.


" Mana Janjimu ".


" Janji apa ? ".


" Tidak. Aku hanya mengantarkan ini ". Memberikan Botol Porselen .


" Terserah . Aku tidak akan mengantarmu ." Ungkapnya.


" Aku tidak mengharapkanmu mengantarkanku ". Balasnya.


Entah apa yang telah terjadi diantara keduanya hingga sama-sama terihat Kaku bisa jadi Salah Tingkah.


Pangeran Ketiga segera menemui Selir Agung untuk memberikan Herbal untuk Kesehatannya.


Di Kediaman Selir Agung.

__ADS_1


Pangeran Ketiga melihat seorang Tabib yang memasuki Kediaman Selir hari ini , Hatinya begitu merasakan jika Tabib ini memiliki Aura buruk.


Tabib itu memeriksa Selir Agung .


" Yang Mulia Selir Agung sepertinya keadaan anda sudah membaik, Saya bersyukur atas itu. "


" Benar ? itu karena aku telah meminum obat darimu hingga habis , lihatlah ini .. hanya tinggal botolnya saja ". Selir Agung berpura-pura.


" Baiklah, ini Saya berikan obat lagi agar Keadaan Yang Mulia Selir Agung semakin Bugar ". Ucap Tabib Wanita itu seraya mengeluarkan kata-kata yang membuat Pelayan Selir Agung merasa Muak.


Selir Agung merasa jika Tabib inilah yang membuatnya bisa seperti itu namun untuk menjaga kebocoran , Dengan sangat hati-hati Selir Agunh dan Pelayannya melakukan Akting.


Selepas Kepergian Tabib Wanita itu , Pangeran Ketiga memasuki Kamar Selir Agung.


" Ibunda ". Pangeran Ketiga langsung memegang tangan Selir Agung.


" Yu'er , Ada apa denganmu ". Ucap Selir Agung .


" Tidak ada , Ibunda ini ada Herbal dari Teman Tabibku untuk Kesehatan Ibu ". memberikan Herbalnya.


" Yu'er , Bawalah Obat ini dan berikan pada Temanmu itu segera selidiki ".


Pangeran Ketiga melihat Obat yang diberikan oleh Selir Agung.


" Ibunda harus hati-hati ". Tatapan Pangeran Ketiga membuat Selir Agung begitu bahagia karena Putra satu-satunya ini sangat Perhatian .


Selir Agung sekarang lebih sering menghabiskan waktunya di Kediaman semenjak Putri Chun menikah .

__ADS_1


__ADS_2