Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Perang Dimulai


__ADS_3

" Bisa-bisanya Qing Yu mengatakan hal seperti itu . Liqin bagaimana jika Putri gatal itu menggodanya dan ----- ". Membayangkan hal yang tidak-tidak.


" Permaisuri tolong jangan pikirkan hal negatif dan jaga kondisimu ". Ucap Liqin.


*


*


*


Mengenai Jendral Muda Kun , dia adalah Putra dari Menteri Kun Bao . Dia tidak mengenali Putri Anle karena pada saat itu masih berada di Perbatasan Fenjing .


Namun saat terjadi Perang dengan Yunzi yang sengaja direncanakan oleh Putri An Ling Xi , Dia dalam perjalanan pulang ke Ibukota untuk tugas dari Kaisar sehingga tidak mengenali bagaimana Wajah Permaisuri Yu hanya dapat mendengar dari Orang lain jika memiliki Kehebatan dalam berperang .


" Baru saja bahagia karena bertemu dengan sosok wanita yang mampu mencuri hatiku , ternyata dia Permaisuri Yu . Bagaimana bisa itu dia ." Gumamnya dalam hati sepanjang perjalanan.


Pangeran Ketiga dapat merasakan jika Jendral Muda Kun ini sedang memikirkan sesuatu .


" Apakah Permaisuriku mengganggu Pikiranmu ?" . Ungkap Pangeran Ketiga .


Jendral Muda Kun Lupa dengan siapa dia berhadapan , Pangeran Ketiga . Pria Tampan dan Terkenal kejam itu tidak hanya pandai membuat Strategi perang namun juga bisa membaca Ekspresi .


" Maafkan hamba Yang Mulia Pangeran . Hamba tidak tahu jika itu Permaisuri Yu ". Lirihnya yang merasa bersalah.


" Tidak masalah untukku asalkan jangan pernah menaruh perasaan berlebihan padanya. Dia hanya milikku ." Ucapnya yang membuat Jendral Muda Kun merinding.


" Ten--tentu Yang Mulia ". Jawabnya .


*


*


*


Sudah 5 hari Pangeran Ketiga beserta Pasukan yang dibawanya pergi ke Perbatasan Fenjing.


Ibu Suri sedang memikirkan Cara untuk bisa menembus Kediaman Pangeran Ketiga namun sungguh tidak bisa dan selalu gagal karena perlindungannya sangat ketat.


Ada beberapa Jebakan ilusi yang dibuat oleh Pangeran Ketiga di Kediamannya sehingga siapapun yang sudah masuk namun tidak akan bisa keluar.


" Xie Xun . Kau berpikirlah bagaimana memasuki Kediaman Pangeran Ketiga ". Ucap Ibu Suri.


" Tidak bisa jika itu berasal dari Kediaman anda ataupun Saya. Maka jawabannya anda pasti tahu ."

__ADS_1


Seketika Ibu Suri langsung mengerti dan menyeringai Puas .


Di Kediaman Pangeran Ketiga saat ini sangat ceria dan bebas karena Putri Anle meminta Para Pelayan untuk merasa tidak terbebani dengan Pekerjaannya.


Selama ini banyak Peraturan yang dibuat oleh Pangeran Ketiga namun hari ini sangat terlihat jika Para Pelayan Bahagia serta riang gembira.


" Permaisuri . Kau mengubah Dunia mereka dari pendiam kini menjadi ceria hhaaha hebat sungguh keberanian yang patut ." Puji liqin.


" Hoekk !! Aduhh kenapa rasa mual ini datang lagi ,. Hoekkk... hoekkk !!! ". Putri Anle merasa ingin memuntahkan isi Perutnya.


" Ayo Permaisuri kubantu kau untuk ke Paviliun Pangeran Ketiga ". Ucap Liqin.


" Tidak -- Aku ingin dikamarku saja . Tolong ambilkan Herbal -- Hoekk... Hoekkk arhhh ". Rasa Mualnya tidak tertahankan lagi.


Perbatasan Fenjing.


Jendral Besar Fu sedang memimpin Peperangan yang saat ini berlangsung . Rupanya Sosok Pria yang sudah menua itu masih tetap gagah dan semangat berjuang.


" Yang Mulia ? Kita harus membantu Jendral Besar Fu ". Kata Jendral Muda Kun.


" Tidak perlu . Karena Jendral Fu tidak suka hal seperti itu , dia akan memberi aba-aba jika membutuhkan bantuan ." Jawab Pangeran Ketiga.


" Yang Mulia Pangeran . Putri An Ling Xi tidak ingin pergi menghadap Kaisar Yunzi ". Sahut Wangyu.


Seketika Wangyu melototinya memberi isyarat jika Perkataannya tidak sesuai dengan Fakta.


" Paksa dia pergi jika perlu kau ikat saja dan buang di dekat perkemahan Yunzi ". Titah Pangeran Ketiga.


" Baik Yang Mulia ".


Jendral Muda Kun tidak percaya dengan perkataan Pangeran Ketiga karena selama ini setahunya Putri An Ling Xi pernah dicintai oleh Pangeran Ketiga.


Peperangan kali ini masih mendominasi Negara Qingshan namun dalam beberapa menit tiba-tiba terjadi Penembakan Panah Disertai Api .


Bahkan Negara Musuh melemparkan sebuah Kain yang sudah dicampuri Minyak bakar.


" Ming Cang !!! ". Pekik Pangeran Ketiga sambil mengepalkan tangannya erat .


Hal itu sudah diketahui oleh Pangeran Ketiga jika yang melakukan hal tersebut adalah Ming Cang , Jendral Perang Negara Wu .


" Kun Zi , Siapkan Hadiah untuk mereka segera ". Titah Pangeran Ketiga.


Jendral Muda Kun segera mengatur Senjata untuk membalas Musuh yang saat ini sudah mendominasi unggul .

__ADS_1


Dari Kejauhan , Pandangan Pangeran Ketiga menembak lurus pada Jendral Ming Cang yang saat ini tertawa gelak dan Puas melihat Pasukan Qingshan Banyak yang berjatuhan.


" Yang Mulia , Apakah Pasukan Hantu dapat kita kerahkan saat ini ". Usul Wangyu.


" Tidak , Bukan saatnya . Biarkan Ming Cang tergelak puas dulu karena mungkin besok Pria Tua itu tidak akan bisa melihat Matahari lagi ". Ungkapnya dengan Nada Penekanan.


Pasukan Bantuan yang dikerahkan oleh Pangeran Ketiga masih belum di kerahkan , saat ini Jendral Besar Fu sudah memberi Aba-aba .


" Dimana Bantuan !!! Pangeran Ketiga masih belum sampaikah " . Ucap Jendral Besar Fu .


" Belum tahu Jendral ". Jawab salah satu Pasukan.


" Jika bantuan tidak segera datang maka -----".


*Bam*


*Bam*


* Bam *


* Bam *


Terdengar suara Dentingan Meriam yang mengema - gema menghabiskan Pasukan Musuh.


Pangeran Ketiga juga mengerahkan Pasukan untuk membawa Air untuk memadamkan Api .


" Meriam !! Apakah Pangeran Ketiga sudah datang dan Bukankah Meriam itu sudah rusak mengapa masih bisa dipakai ". Ungkap Jendral Hu bawahan Jendral Besar Fu .


" Dia adalah Raja Perang untuk apa kau terkejut ". Sahut Jendral Lin.


Pangeran Mahkota Yunzi terkejut bahkan sempat mendesak Jendral Ming Cang.


" Mengapa --- Mengapa meriam itu tidak rusak bukankah sebelumnya pasukan kita sudah merusaknya ". Teriak Pangeran Mahkota Yunzi.


" Hamba benar-benar tidak mengerti ". Jawab Jendral Ming Cang.


Yunzi kehilangan Jendral Besar bahkan Panglimanya karena dipenggal oleh Pangeran Ketiga untuk itu saat ini hanya mengandalkan Jendral Perang Ming Cang dari Negara Wu.


Ming Cang terlihat gusar , sepertinya Pangeran Ketiga mulai muncul ditengah-tengah Peperangan ini bahkan meski tidak menampakkan diri sudah terlihat Jelas dengan datangnya Meriam yang mengahantam .


Kedua Pasukan sama-sama melemah bahkan banyak yang berguguran.


Jangan Lupa Jempolnya 😉😊 Tinggal Klik Emot ❤ Biar tambah Semangat Updatenya.

__ADS_1


Yuk Bantu Author lebih Percaya diri lagi 😎😉


__ADS_2