
Saat ini Pikiran Pangeran Ketiga mulai tidak bisa terkontrol dan selalu saja menghawatirkan Keselamatan Sang Permaisurinya.
Sejak mengetahui jika Putri Anle adalah Sosok ShanYue disitulah hatinya mulai tertanam lebih jauh bahkan tidak ingin melihat Wanita itu menderita.
" Wangyu , Kapan jadwal keberangkatan pergi ke Perbatasan Fenjing ?".
" Itu 2 hari lagi yang Mulia ". Jawab Wangyu .
Pangeran Ketiga menghela nafas yang berat hingga dapat dirasakan oleh Wangyu.
" Yang Mulia , Hamba sudah mendapat Informasi tentang Seruling yang anda maksutkan ." Sahut Wangyu.
" Tidak perlu lagi karena Jelas Pemiliknya adalah Shanyue ". Jawabnya Lesu.
" Apa yang menjadi beban pikiran Anda saat ini Yang Muliaa , Maaf begitu Lancang ". Wangyu merasa Penasaran dengan kondisi Sang Pangeran yang tidak bersemangat .
Namun tidak mendapat jawaban tubuh Wangyu langsung berlutut memohon Ampunan karena telah lancang .
" Pergilah jika tidak ingin ku semprot ". Usirnya pada Wangyu.
" Ning'er ? Mengapa aku tidak bisa pergi dan selalu menghawatirkanmu saat ini . Semua Pikiranku sudah tidak bisa menampung hal lain kecuali bayanganmu ". Lirihnya penuh sendu.
Di Kamar Putri Anle.
" Permaisuri , sebenarnya ada apa denganmu ? Mengapa kau terlihat aneh sekali hari ini ". Kata Liqin .
" Aku kesal padanya . Sangat kesal ! bisa-bisanya membuat mataku ternoda dan tak berhenti memikirkan belalainya yang panjang dan besar ". Ucapnya yang secara spontan keluar dengan alami.
__ADS_1
" Belalai Panjang dan Besar ? Apakah Kau dan Pangeran sedang melihat Binatang Yang belalainya Panjang dan Besar ". Tebaknya yang Konyol.
" Ck, Kau mana tau dengan hal yang ku maksut ". Kesalnya .
" Apakah ada Belalai-belalai lainnya ?".
" Kau juga membuatku merasa kesal Liqin sebaiknya pergilah . Aku ingin menenangkan diri dulu ". Gumamnya sambil memijat kedua pelipisnya .
Pikirannya selalu teringat jelas dengan bentuk dan Ukuran milik Pangeran Ketiga .
" Apakah itu yang dinamakan Perkasa , Ahh Ternyata dia bukan lengan rusak tapi kenapa sejak tadi malah terbayang belalainya . Sungguh Kesialan apa keberuntungan untukku Ckckck untungnya dia tidak menerobos paksa milikku ". Geramnya setelah mengingat kejadian sejak itu.
Baru saja ingin merebahkan diri dan dikejutkan dengan Kedatangan Pangeran Ketiga yang terlebih dahulu merebahkan tubuhnya di Kasur milik Putri Anle.
" Aaaaaaa ---- ". Suara Teriakan Putri Anle terdengar Nyaring.
" Kau -- Kau mengapa bisa berada disini dan sejak kapan ?." Merasa merinding kala melihat Pangeran Ketiga .
" Mengapa kau terkejut ? Bukankah itu bagus jika setiap hari bisa berkunjung kemari dan menikmati waktu bersama ". Lirihnya sambil menggoda Putri Anle.
" Tidak bagus untuk Kesehatan Jantungku , Kau datang tiba-tiba merebahkan tubuhmu begitu saja bahkan angin saja bisa dirasakan tapi mengapa kau -----."
" Kau itu bodoh apa pura-pura Lupa ? Hal ini sering kutampakkan padamu sejak dulu sebelum menikah ". Ungkapnya.
" Aku Lupa benar-benar melupakannya ". Jawabnya dengan memutar bola matanya jengah.
" Sepertinya kau hanya mengingat Kejadian tadi . Bagaimana Tanggapanmu mengenai Keperkasaanku ".
__ADS_1
" Kau ---- ahh Jangan mengungkitnya lagi . Mengapa kau semakin menyebalkan dan tidak tau malu ". Umpatnya ada Pangeran Ketiga.
" Tapi kau mencintaiku bukan ?". Sahutnya.
" Cih , Mencintai atas dasar apa ?".
" Aku Tampan bahkan lebih tampan dari Pangeran Mahkota dan Pangeran Ke empat . Kau jangan melupakan sesuatu , Aku Qing Yu orang Nomor dua setelah Kaisar ." Ucapnya penuh Percaya diri.
" Kenapa dia membawa-bawa Pangeran Ke empat , jangan-jangan dia mengira kami ada hubungan ". Kata Putri Anle dalam hati.
Putri Anle tidak membalas Perkataan dari Pangeran Ketiga.
" Apa yang sedang kau pikirkan Ning'er ?" .
" Kau memanggilku apa tadi".
" Tidak akan ada Pengulangan ".
" Sungguh tanganku ini sudah gatal sekali rasanya ingin mencekik bahkan menampar Wajah Tampanmu itu hingga tak berbentuk ". Ujarnya dengan melakukan pemanasan tangannya.
" Kau berani melakukannya , Lakukanlah ".
" Baik ."
Tangan Putri Anle memulai aksinya namun pastinya sudah di cegah dengan sebuah adegan yang mengejutkan.
" Aaemmmbbbbttt ". Suara Putri Anle ketika bibirnya berhasil dirampok oleh Pangeran Ketiga .
__ADS_1