Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Festival Bunga


__ADS_3

Esok Harinya...


Putri Anle bersiap untuk pergi ke Kediaman Ibu Suri untuk menghadiri Festival Bunga.


Dia mengenakan Hanfu nuansa warna kesukaannya tentu Hanfu berwarna Biru muda dikombinasikan dengan Warna Merah muda agak gelap membuatnya Begitu Anggun, Apalagi Tatanan Rambutnya yang terurai sempurna bahkan diatas rambut terdapat Aksesoris Bunga Meihua yang Sangat Indah .


Mereka telah sampai di Kediaman Ibu Suri.


Karena Ibu Suri belum tiba jadi menikmati hidangan yang telah di sediakan.


Sejak tadi semua pandangan Hadirian mengedarkan pandangannya pada Seorang Wanita yang menarik bahkan banyak yang mengagumi Kecantikan yang dimilikinya.


Permaisuri datang bersama Selir Agung disusul Oleh Pangeran Mahkota dan Putri Mahkota.


Putri Anle seketika mengangkat tubuhnya dan memberi salam pada Permaisuri, Selir Agung dan Pangeran Mahkota serta Putri Mahkota.


" Tidak perlu sungkan lagi Menantuku , Duduklah ." Titah Selir Agung .


" Kau jangan terlalu memanjakannya ". Sambung Permaisuri.


Sejak Matanya Bertemu dengan sosok Wanita semasa kecilnya , Pangeran Mahkota tak memperdulikan Situasinya sendiri saat ini bahkan Banyak bisik-bisik yang mulai bertebaran.


" Pangeran , Mari kita duduk ". Ajak Putri Mahkota namun Tetap saja tidak ada jawaban darinya.


Hal ini membuat Putri Mahkota merasa di permalukan.


Permaisuri yang tidak tahan lagi segera membubarkan Edaran pandangan itu .


" Pangeran Mahkota !! Duduklah ". Titah Permaisuri dengan nada oktaf tinggi seperti emak-emak biasanya yang sedang memarahi Anaknya yang nackal . hihihi.

__ADS_1


" Dasar Jelalatan ingin ku congkel saja matanya itu . Menyebalkan sekali Pria yang ternyata teman kecilku itu dia . Andai bisa ditukar dengan Pangeran yang lainnya ". Geming Putru Anle dalam hatinya yang tak berhenti mengumpati Pria dimasa kecilnya.


Beberapa saat kemudian , Ibu Suri datang menyambut Para tamu Undangan.


Semua Berdiri untuk menyambut Kedatangannya.


" Oh tidak , ini diluar dugaanku . Dia tidak Keriput masih terlihat lebih muda dari usianya mungkin ". Ungkap Putri Anle dalam hatinya.


Sementara Ibu Suri merasa tertarik dengan kedatangan seseorang yang membuatnya terkagum.


Dia memanggilnya untuk berhadapan langsung.


" Hei , Wanita Cantik yang memakai Hanfu Biru muda kemarilah . Ibu Suri sedang memanggilmu ". Kata Pelayan Ibu Suri.


Sementara yang memakai Hanfu biru muda bukan hanya satu Wanita saja ada beberapa yang memakainya namun tidak seanggun Putri Anle.


Putri Anle tidak menyadari Panggilan yang dituju padanya.


Seketika Putri Anle membalas Perkataan Pelayan Ibu suri.


" Apakah itu aku ? ". Ucapnya seketika.


Selir Agung langsung berdiri untuk memanggil Menantunya.


" Putri Anle , Kemarilah . Ibu Suri ingin berjumpa denganmu ". Kata Selir Agung.


Putri Anle menghela nafas dan mulai berjalan Gontai berusaha untuk tenang.


" Salam Ibu Suri . Maafkan hamba jika mengabaikan Panggilan anda karena yang memakai Hanfu Biru ada beberapa disini ."

__ADS_1


" Jadi Kau adalah Permaisuri Yu . Sangat Cantik , Kabarnya kau adalah Cucu kesayangan Jendral Besar Fu . Apakah benar ?." ungkapnya dengan lemah lembut.


" Dasar Nenek Sihir yang pandai bersilat lidah ". Kata Putri Anle dalam hati.


" Benar Ibu Suri , Tapi Untuk Cucu Kesayangan Jendral Fu itu tidaklah benar karena Kakek menyayangi semua cucunya ". Timpalnya dengan Santai.


" Aku tau dia akan seperti itu ?". Jawabnya dengan Penuh teka-teki.


" Ada hubungan apa Nenek Sihir ini dengan Kakekku . Ahh Jangan-jangan dia ...ihh Amit-amit ". Putri Anle selalu berkata dalam hatinya ketika melihat Ibu Suri.


" Apakah Ibu Suri ada yang ingin disampaikan padaku ".


" Tidak ada , Hanya ingin melihatmu dengan dekat karena Kecantikanmu membuatku Teringat akan Diriku semasa Muda dulu ". Ungkapnya penuh percaya diri .


" Hahh.. Apa ? Dia bilang kecantikannya menyerupaiku.. astaga sungguh Nenek sihir tidak tau malu ". Umpatnya dalam hati .


" Mengapa kau sejak tadi hanya terdiam saja , Sekarang duduklah. Aku akan membuka Acara ini ".


Putri Anle segera kembali ke tempatnya .


Ibu Suri dengan Resmi membuka Acara Festival bunga .


Semua Hadirin dipersilahkan untuk menikmati Taman Bunga yang berada diKediaman Ibu Suri.


Namun sebelum pergi , Putri Anle seperti mencurigai gerak-gerik Seorang Pelayan yang berada di sekitar Selir Agung dan Permaisuri.


Apakah Di adakannya Festival Bunga ini Si Nenek sihir telah merencanakan sesuatu ?


Pikiran Putri Anle dihantui ketidak tenangan membuatnya enggan untuk pergi menikmati Taman Bunga.

__ADS_1


Seharusnya ini Kesempatan untuknya untuk mencari Macam Bunga yang bermanfaat namun Karena merasa Khawatir dengan Selir Agung niatnya di urungkan.


Bagaimanapun juga dia adalah Ibu Mertuanya .


__ADS_2