
Sampai di Kediaman Fu semua orang terkejut melihat Jendral Fu yang menggotong Nona Kedua .
" Kakek , Ada apa dengannya ?". Tanya Fu Yuan.
" Jangan bertanya lagi , Cepat panggil Tabib Chu ". Titah Jendral Fu.
Tabib Chu adalah Kepercayaan Jendral Fu .
Tak perlu memakan waktu yang lama untuk memanggilnya karena Jendral Fu menyediakan tempat untuknya di Kediaman Fu lebih tepatnya lagi Dikontrak.
Tabib Chu menangani Nona Kedua.
" Bagaimana Keadaannya ". Tanya Jendral Fu.
" Dia.. Maaf Tuan Jendral bisakah kita berbicara ".
" Baiklah , Ayo ke Ruangan kerjaku ". Ajaknya.
Tabib Chu menceritakan Apa yang telah dialami oleh Nona Kedua.
Tabib Chu bukan Tabib biasa jika dibilang dia Tabib sekelas Tabib San dan Nyonya Bai Tabib yang terkenal pada masanya.
" Kau bilang Cucuku mengalami luka dalam karena memaksa menekan tenaga dalamnya ". Jendral Fu masih tidak percaya.
" Benar , Tubuhnya akan Pulih dengan sendirinya jika sudah cukup untuk beristirahat ". Ungkap Tabib Chu.
__ADS_1
Jendral Fu tidak menyangka jika Cucunya mempunyai Ilmu Tenaga dalam.
Dan Fakta paling mengejutkan ialah , Nona Kedua menyembunyikan warna Kulit aslinya.
" Apa yang sedang dilakukan olehnya , mengapa seperti itu ?". Heran Jendral Fu .
Untuk menunggu Nona Kedua sadar , Liqin selalu senantiasa berada di sampingnya.
Jendral Fu ingin bertanya pada Liqin tentang Apa yang telah terjadi pada Nona Kedua namun diurungkan karena ingin mendengarnya secara langsung.
Di Istana.
Pangeran Mahkota telah Resmi bertunangan dengan Nona Muda Su , Su Nian.
Jendral Fu datang untuk menghadap Kaisar dan memberi tahu secara pridadi tentang Yang telah terjadi bertahun-tahun lamanya.
" Jendral Fu , Ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi ". Kata Kaisar.
" Benar Yang Mulia , Hamba kembali ke Ibukota tidak banyak yang tau . Hamba hanya ingin melihat siapa orang yang berani membantu Negara Ming untuk menerobos Negara Qingshan kami ". Ujar Jendral Fu.
" Pangeran Mahkota baru saja melangsungkan Pertunangannya , tentu hatiku saat ini bersuka cita namun setelah mendengar berita darimu , Rasanya sudah tak bisa menahan diri lagi ". Ungkap Kaisar.
Diluar Kediaman Naga ada Pangeran Ketiga yang ingin bertemu Kaisar.
Sementara Jendral Fu bersembunyi untuk menjaga Kerahasiaan.
__ADS_1
" Ayahanda , Kota Weiyan sudah dikuasai oleh Negara Ming . Hamba Mohon berikan Titah untuk hamba ". Kata Pangeran Ketiga.
" Tidak Yu'er ,. ini terlalu terburu-buru ".
" Ayahanda , Sebagai Kaisar kau tak boleh Egois . Pikirkan Rakyat di Kota Weiyan mereka pasti sangat menderita . Jika Kaisar tidak memberikan Titahnya maka Hamba Siap dihukum setelah kembali dari Kota Weiyan .."
" Dan tidak ada waktu lagi .. jika Kota Weiyan sudah dikuasai maka Kota lainnya akan begitu mudahnya dikuasai . ". Ungkap Pangeran Ketiga.
" Bagaimana dengan Ibundamu ".
" Ibunda pernah mengatakan Jika Urusan Negara jauh lebih penting. Ayahanda , Ibunda pasti aman dengan Anda , jagakan dia untukku ." Gumamnya yang membuat Kaisar sangat Luluh .
" Hamba sudah tau jika Jendral Fu sudah kembali ke Ibukota , Jendral sudah lelah biarkan beliau tinggal di Ibukota . Percayalah pada Hamba Yang Mulia ". Kaisar tidak menyangka jika Pangeran Ketiga akan senekat ini.
" Baiklah , Aku akan memberikan Titah untukkmu dan Berjanjilah akan kembali utuh agar aku tidak merasa Bersalah pada Ibumu nanti ". Ucap Kaisar dengan Lantang.
" Terima Kasih Yang Mulia Hamba Berjanji untuk itu . Hamba mohon undur diri ".
Kaisar terlihat kesal karena Putra yang paling disayangi akan maju ke dalam perang.
" Yang Mulia , ada apa denganmu ". Ungkap Jendral Fu yang keluar dari persembunyiannya.
" Pangeran Ketiga adalah Anak Kebanggaanku , dia mengajukan diri untuk pergi berperang ".
" Itulah Perbedaannya dengan yang lain. Hanya Pangeran Ketiga yang memiliki Jiwa Keberanian bahkan dia juga mengetahui Kedatanganku ".
__ADS_1