Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Aku datang


__ADS_3

Putri Anle pergi keluar ketika Perdana Menteri Liu pergi bertugas ke Istana.


" Butuh berapa lama sampai di Fenjing ". Kata Putri Anle.


" Sekitar 5 hari . Apakah kau berubah Pikiran ". Seloroh Liu Ban.


" Kata Siapa aku akan berubah pikiran ".


" Permaisuri , Semua Pesananamu sudah siap ". Sambung Liqin.


" Bagus , Liu Ban ingatlah Aku ini tetaplah Nona Kedua Liu yang tangguh tidak pernah mundur sebelum bertindak ".


" Yaa , Nanti jika sudah sampai Tempat kau akan membuangku . Begitu kan ".


" Astaga Tuan Muda Liu Kau ini sangat blak-blakan sekali ..wkwkwk". Ucap Liqin.


" Kau bukan Sampah untuk apa aku membuangmu ".


Putri Anle dan Rombongan yang dibawa segera berangkat .


Nyonya Liu sudah mengetahui Kepergian Putrinya dan akan membantu untuk mengertikan Tuan Liu.


Di Perbatasan Kota Fenjing .


Pangeran Ketiga merasa Perang kali ini terlihat berbeda , Akan ada banyak jebakan yang akan membuatnya menyerah.


Karena Bagaimanapun juga Negara Yunzi termasuk tempat yang pernah menjadi Kisah Cinta dan Pengorbanan untuknya.


Putri An Ling Xi dan An Ling Xia saudara Kembar yang sama-sama menyukai Pangeran Ketiga , Namun Pangeran hanya menyukai salah satu darinya.

__ADS_1


" An Ling Xi tidak boleh ikut campur dalam hal ini ? Bagaimana mungkin aku bisa menyerang Yunzi ". Ujar Pangeran Ketiga .


" Yang Mulia harus Konsisten . Ini Peperangan bukan lagi kisah Asmara , Maaf lancang ". Ungkap Wangyu.


" Kau benar , Bagaimana mungkin aku membunuhnya dengan tanganku ".


Pangeran Ketiga tidak membiarkan Panglima dan Jendral menyentuh Putri An Ling Xi di Peperangan.


Sementara yang memimpin Perang adalah Putri An Ling Xi karena saat dia di Provokasi oleh Saudara kembarnya Putri An Ling Xia .


Perang berlangsung selama 3 hari namun masih belum ada titik kemenangan diantara Keduanya.


Pangeran Ketiga benar-benar kehilangan Kendalinya untuk itu Wangyu menyarankan untuk tidak ikut dalam Perang sementara.


5 Hari Berlalu , Pasukan Putri Anle datang ke Barak Perbatasa Fenjing .


" Kami dari Ibukota , Izinkanlah kami masuk bertemu dengan Yang Mulia Qing Yu ". Ucap Liu Ban dengan Lantang.


" Ck, Kalian ini menyusahkan saja apa salahnya membuka Pintu saja ". Omel Liu Ban.


Beberapa Penjaga melapor pada Wangyu .


" Yang Mulia , Seseorang datang dari Ibukota".


" Bunuh saja mereka semua . Tidak mungkin ada sebuah Pasukan Ibukota kemari ."


" Baiklah ".


Pangeran Ketiga memerintahkan untuk melenyapkan semua Pasukan yang katanya datang dari Ibukota.

__ADS_1


Namun Wangyu masih belum puas dengan melihat Pasukan yang datang dengan Tiba-tiba itu.


Mata Wangyu terbelalak kala melihat Liu Ban didalam Pasukan itu dan segeralah pergi melaporkan pada Pangeran Ketiga.


" Yang Mulia , Pasukan di depan adalah Milik Permaisuri ". Lantang Wangyu dengan Tegas.


" Apa ? Dia kemari untuk apa ".


Pangeran Ketiga segera menghentikan Pertikaian yang hampir merenggut Nyawa Pasukan masing-masing .


" Hentikan ". Ucap Pangeran Ketiga.


Liu Ban meminta Pasukan untuk berhenti karena Pangeran Ketiga telah datang.


" Mohon Ampun Yang Mulia Pangeran , Hamba Lancang . Hamba kemari hanya untuk mengantar Permaisuri ".


" Dimanaa dia ?".


Semua Pasukan langsung berlutut dan merasa bersalah atas kelancangan tidak menyambut Sang Permaisuri.


" Aku disini ?". Suara Putri Anle sangat Tegas .



Begitu dia turun dari Kereta Kuda yang ditumpangnya.


Semua mata Para Prajurit tidak bisa dikondisikan lagi , Mereka tidak pernah melihat Wanita Secantik Putri Anle.


" Ck, Kau ini selalu saja merepotkanku saja ".

__ADS_1


Pangeran Ketiga segera berlari ke arah Putri Anle dan membawanya masuk dengan menggunakan Kecepatan seperti Angin karena tidak rela jika Wajah Cantiknya terekspose begitu saja.


__ADS_2