Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Cek


__ADS_3

*


*


Bantu Dukung Author dengan cara Klik Jempol , Klik emot ❤ biar tambah semangat lagi Updatenya .


Terima Kasih 😉


Putri Anle tertidur dengan sangat tenang di kamar Nyonya Liu.


Hingga pagi menyapa kembali dan menunggunya untuk menyambut , namun ketika matanya sedikit terbuka dalam keadaan setengah sadar dia malah menjumpai Pangeran Ketiga disisinya.


" Ibu , Mengapa bayangannya terus saja menggangguku. Dasar Qing Yu menyebalkan jika aku memiliki kesempatan untuk memukul Wajahnya maka akan aku lakukan demi Balas dendam ". Lirihnya dengan suara parau.


Pangeran Ketiga memeluk tubuh Putri Anle dan menciumi Pucuk Rambutnya.


Begitu sadar kembali , Dia terkejut karena yang berada disampingnya bahkan memeluk tubuhnya benar-benar Pangeran Ketiga .


" Ahhh .. Mengapa kau ada disini ? Jadi ini ...(Mengucek Matanya) " .


" Kau memiliki Dendam padaku kan , Ayo sekarang kau berkesempatan untuk memukul wajahku ". Ungkapnya.


" Apa ! Siapa yang memiliki dendam padamu ..Aku --- ahh Dimana Ibu ".


" Sejak tadi malam Aku sudah disini . Tidak tau dimana Nyonya Liu ".


Putri Anle langsung mengganti posisinya namun malah ditarik kembali ke dalam pelukannya.


" Jangan bertingkah seperti anak kecil , Kau sudah menikah bahkan kau sudah siap menjadi seorang Ibu ".


" Lepaskan aku ".


" Tidak ."


" Qing Yu , Lepaskan jika tidak aku akan ---- Embbbb------- ".


Pangeran Ketiga memagut Bibirnya yang banyak bicara itu dengan dalam-dalam hingga terciptalah suasana yang menegangkan bagi kedua pasangan suami Istri .


Semula Ciuman paksa namun berganti kelebih Intim menuntut keduanya untuk melakukan hal yang Panas.


Putri Anle tidak bisa menahan sesapan dan sentuhan yang diberikan oleh Pangeran Ketiga , sesekali dia mengerang lembut.


Pangeran Ketiga berulang kali menciumi ceruk leher yang mulus dan putih bersih hingga tak sadar Putri Anle meminta untuk segera dituntaskan hasratnya.


" Bersabarlah ". Bisik Pangeran Ketiga di cuping telinga Putri Anle .


*Toktoktok*


Suara ketukan dari luar membuat keduanya terperanjat dan gagal untuk meneruskan kegiatan panas suami Istri .


" Nona Kedua , Ehh Maksutnya Putri Anle diluar sedang ditunggu oleh Jendral Fu ". Ucap Kepala Pelayan Kediaman Liu.


Ada rasa kesal diwajah Pangeran Ketiga saat kegiatannya benar-benar gagal.

__ADS_1


" Aku --- Aku akan menemui Kakek ". Pamitnya.


" Baiklah , Tapi Rapikan rambutmu yang terlihat berantakan itu ". Gumamnya.


" Kau tidak marah bukan ".


" Jangan ditanya lagi dan cepat pergilah sebelum aku berubah pikiran ".


Sebelum keluar dari Kamar barulah mengatur Rambutnya yang berantakan.


Begitu melihat Cermin betapa terkejutnya terdapat stempel yang terlihat seperti memar dilehernya .


" ini , Bagaimana bisa bertemu dengan Kakek jika tanda ini terpampang jelas ".


Putri Anle mulai cemas dan memiikirkan solusi untuk menutupi tanda stempel milik Pangeran Ketiga .


" Apa yang sedang kau lakukan ?". Selidik Pangeran Ketiga kala melihat Putri Anle kebingungan mencari benda untuk menutupi memar di lehernya.


" Kau meninggalkan bekas ini padaku ". Memperlihatkan tanda merahnya yang seperti memar.


" Itu bagus , Pergilah ".


" Hah , Pergi !! Kau bercanda ya . Aku malu bertemu dengan kakek dengan keadaan seperti ini ahh yang benar saja ". Mulai ngambek.


" Tutupi dengan Bedak atau pakai Kain untuk menutupi bekas Karyaku yang begitu Indah bahkan sungguh disayangkan jika harus ditutupi ". Goda Pangeran Ketiga.


" Menyebalkan !!". Lirihnya pelan.


" Biar aku bantu ". Menarik Putri Anle lalu mengoles bekas sesapan cinta yang dibuat olehnya dengan Bedak.


" Jika masih nampak kau bisa mengolesinya dengan menggunakan tepung ".


" Tepung " . Heran Putri Anle.


Pangeran Ketiga tergelak renyah karena berhasil mengerjai Permaisurinya yang ternyata dengan mudahnya dibodohi.


Sementara Jendral Fu masih setia menunggu Cucu kesayangannya.


" Kakek !!". Teriak Putri Anle.


" Cucuku Sayang ". Memeluk Putri Anle.


Pangeran Ketiga melihat kedekatan mereka bahkan sepertinya sedikit agak risih.


" Ehmm ". Pangeran Ketiga berdehem.


" Pangeran ? ". Kata Putri Anle sambil melepas Pelukannya.


" Kau bukan anak kecil lagi masih memeluk Jendral Fu seperti itu ". Ucapnya dengan menyindir.


Tentu Putri Anle masih bingung dengan perkataan Pangeran Ketiga namun Jendral Fu paham dengan maksutnya.


" Baiklah , Karena kalian sudah berkumpul maka kedatanganku kemari hanya untuk melihat sampai mana hubungan kalian ."

__ADS_1


" Kukira kakek merindukanku ". Lirih Putri Anle.


" Tentu saja Kakek begitu merindukanmu hanya saja sekarang sudah lain . Lihatlah Suamimu yang tampan itu dia sangat Pencemburu ". Ledeknya .


Hanya Jendral Fu yang seberani itu pada Pangeran Ketiga karena selain dia kemungkinan sudah tidak bisa melihat Matahari terbit akibat menyinggung orang nomor 2 di Qianwu.


" Lupakan saja , Oh iya kek ? Bagaimana keadaan kakek ".


" Sangat baik apalagi bisa melihatmu baik-baik saja itu membuatku tenang . Ning'er jaga dirimu baik-baik jangan ceroboh ."


" Selama dia didekatku mungkin aman ". Sahut Pangeran Ketiga.


" Kau harus menjaganya Pangeran . Karena jika kau lalai akan kuambil kembali cucu tersayangku ini ".


*


*


*


Pesta Perayaan Kemenangan Qingshan akan dibuka oleh Kaisar.


Semua orang hadir dan ikut andil dalam acara yang diadakan Kaisar.


Pangeran Mahkota mencari keberadaan Putri Anle sejak tadi namun tak kunjung melihatnya.


Selir Ming mendekati Putri Mahkota yang terlihat kesal dengan Pangeran Mahkota sejak tadi mengabaikannya.


" Putri Mahkota ?". Sapa Selir Ming.


" Kau , Kau bukankah Liu Ming kakaknya Liu Ning itu kan ". Tebaknya.


" Benar , sepertinya kau terlihat peduli pada adikku hingga mengenalnya dengan baik ".


" Cihh Persetan dekat dengannya aku tidak sudi ". Ketusnya.


" Upss.. Apa yang telah terjadi kau dengannya maaf aku sama sekali tidak tau ".


" Apa Urusannya denganmu lagipula kau adalah Kakaknya ".


Selir Ming mengatakan semua keburukan tentang Putri Anle dan mengajak Putri Mahkota untuk bekerja sama mempermalukan Putri Anle dalam acara ini.


Putri Mahkota masih menimbang-nimbang ajakan Selir Ming karena tidak mudah untuk melakukannya dengan mulus .


Pesona Putri Anle memang sudah membuat kaum Pria meleleh akibatnya terlalu banyak musuh yang tak terduga.



Dia begitu di cintai oleh Pangeran Mahkota yang terlibat Janji Cinta ketika masih kecil namun Putri Anle tidak menyukainya karena mengetahui sifat aslinya.


Pangeran Keempat pun mencintainya sejak sebelum dia menikah namun kasihnya tak sampai bahkan Putri Anle menolak bersama dengannya karena telah menganggap hanya seorang teman tidak lebih dari itu.


Keberuntungan berpihak pada Pangeran Ketiga yang memang ditakdirkan untuknya bahkan seluruh cintanya dia labuhkan pada orang nomor 2 di Qianwu itu .

__ADS_1


Ketampanan Pangeran Ketigapun memikat banyak Wanita seperti Putri Mahkota yang sampai detik ini masih banyak berharap cintanya , Nona Mu Putri dari Perdana Menteri Mu Fanxi dan Selir Ming ( Liu Ming ) .



__ADS_2