Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Kunjungan Tamu


__ADS_3

Wenyu kembali lebih dulu , Sedangkan Pangeran Mahkota Ming dan Putri Wen Zhi tidak mendapati Putri Anle.


" Dimana Permaisurimu ". Tanya Putri Wen Zhi .


Suara Putri Wen Zhi sangat tidak enak di dengar oleh Putri Anle .


" Aku disini ."


Pangeran Mahkota tidaķ bisa mengontrol dirinya saat melihat Putri Anle .


Dia sontak berdiri dengan tanpa disadari matanya begitu nanar bahkan tak berkedip .


Sosok Putri Anle menghipnotisnya sedangkan Putri Wen Zhi juga tak percaya mengapa ada Wanita Secantik bak Dewi Bulan sungguh membuatnya iri dan langsung lemas.


" Maaf jika membuat kalian menunggu lama ". Kata Putri Anle.


" Permaisuriku duduk dan bergabunglah dengan kami , Mereka dari Kekaisaran Ming ."


Putri Anle hanya berpura-pura tersenyum .


" Pangeran Mahkota . Mengapa kau diam saja ". Kata Pangeran Ketiga yang menyadarkannya.


" Dia Sungguh Permaisurimu ".


" Menurutmu dia seorang Pelayan . " Ungkapnya yang membuat Jengkel Putri Anle.


Sedangkan Putri Wen Zhi menahan Tawanya .

__ADS_1


" Maksutku mana ada Seorang Pelayan sepertinya, jika ada maka sudah dipastikan Pangeran Mahkota Ming akan mengambilnya ". Sindiran Pangeran Ketiga yang ditujukan pada Pangeran Mahkota Ming.


" Pangeran Qing Yu sangat memahamiku ". Jawab Pangeran Mahkota.


Sejak tadi mata Pangeran Mahkota Ming tak berhenti menatap Wajah Cantik milik Putri Anle.


" Pangeranku , mengapa kau hidungmu sangat kotor ?." Kata Putri Anle sambil menyentuh Hidung Pangeran Ketiga dengan penuh kelembutan.


Ya. Putri Anle sengaja melakukannya .


" Permaisuri sangat Perhatian ". Puji Pangeran Ketiga sambil mengusap Pucuk rambut Putri Anle.


Putri Anle merasakan ada aura kecemburuan entah itu berasal dari Pangeran Mahkota Ming atau Putri Ming.


Putri Anle semakin membuat keduanya terbakar dengan mendekatkan dirinya ke Pangeran Ketiga.


Sungguh hal yang tak terduga , Pangeran Ketiga mulai merasakan degugan aneh.


" Permaisuri Yu , Tidakkah kau lihat Pangeran Qing Yu sepertinya merasa risih ". Sindir Putri Wen Zhi.


Ya , Putri Wen Zhi memang pandai menilai Dan sangat mudah untuk menebak tingkah laku dari Putri Anle.


" Risih atau tidaknya itu bukan urusanmu , Aku adalah Permaisurinya ". Ujar Putri Anle .


" Permaisuri Yu , Maafkan Adikku yang telah lancang ".


" Aku lelah , Lebih baik aku pergi saja ". Pamitnya .

__ADS_1


Pangeran Ketiga menarik Tubuh Putri Anle hingga saat ini berada di Pangkuannya.


" Kau mau kemana , Temanilah aku disini ". Rayu Pangeran Ketiga dengan membelai wajah Mungilnya yang imut seperti layaknya Boneka .


Putri Wen Zhi semakin cemburu melihat Pangeran Ketiga memperlakukan Permaisurinya sangat mesrah didepannya.


Tangannya mengepal erat , matanya sungguh panas tidak tertahankan , Pangeran Mahkota Ming yang melihat Adiknya dengan segera meminta izin untuk kembali ke Tempat Peristirahatan yang telah disediakan oleh Kaisar Qingshan.


Setelah kepergian Mereka , Putri Anle segera melepaskan tubuhnya dari Pangkuan Pangeran Ketiga .


" Kau.. Lepaskan aku . Aku tidak bisa bergerak ."


Semakin memberontak semakin erat Dekapannya.


" Qing Yu tolong lepaskan ". Putri Anle sebisanya keluar dari pangkuan Pangeran Ketiga yang semakin erat.


" Aku tidak ingin melepasmu sebelum menjawab Pertanyaan dariku ". Tatapannya Membuat Salah Tingkah Putri Anle.


" Apa ?".


" Apakah kau mengenal Nona ShanYue ?". Cicitnya.


*Deg*


Jantung Putri Anle serasa berhenti seketika kala Pangeran Ketiga bertanya tentang ShanYue, Ya Nama itu adalah Nama yang diberikan oleh Nenek Tua / Tabib Bai .


" Tidak tau ." Begitu menjawab dia langsung melepaskan diri dari dekapan Pangeran Ketiga.

__ADS_1


__ADS_2