
Pangeran Ketiga menggebrak meja dengan Kasar.
" Waktuku benar-benar terbuang oleh kalian bisakah untuk tidak menggangguku ". Seloroh Pangeran Ketiga.
" Yu'er ? " . Ucap Putri Mahkota dengan tatapan Sendu.
" Hei , Mengapa kau tidak sopan pada Suamiku hahh ". Ketus Putri Anle.
" Ning'er , mereka berdua adalah Sepasang Kekasih dan masih saling berhubungan lewat surat ". Sambung Pangeran Kedua.
*Deg*
Putri Mahkota tentu terkejut akan hal ini , Bagaimana seorang Pangeran Mahkota tau ?.
" Omong Kosong ". Pengeran Ketiga mencela perkataan Pangeran Kedua.
Hal ini membuat Pangeran Ketiga merasa emosi dan marah untuk itu dia menarik paksa tangan Putri Anle untuk menjauh dari Tamu yang tidak tahu aturan.
" Lepaskan tanganku ".
" Jangan mempercayai perkataannya kecuali kau berkesempatan untuk membuat alasan pergi dariku ". Ucap Pangeran Ketiga dengan nada datar.
" Kau ini ck , dasar selalu saja menuduhku dan selalu saja mengatakan jika aku ingin pergi darimu ". Celetuk Putri Anle.
" Terserah padamu dan aku tidak peduli lagi".
" Hah.. Kau ini memiliki hati yang terbuat dari apa ? Apakah kau ini seorang Pria ". Putri Anle mengejek Pangeran Ketiga.
" Apa maksutmu ? Aku tidak ingin berdebat lagi , masuklah kedalam kamarmu ". Titahnya.
" Cihh , yang memulai dulu siapa ? Dasar Pria aneh , Pria lengan rusak ". Ucap Putri Anle sembari berjalan ke arah Kamarnya.
Pangeran Ketiga jelas mendengar perkataan dari Putri Anle dan langsung menariknya lagi.
__ADS_1
" Ehh.. Kau ini !! Mau apa lagi ".
Putri Anle ditarik ke kamarnya sendiri , Tubuhnya dilempar ke atas Ranjang dengan Kasar.
Pangeran Ketiga membuka seluruh Pakaian luarnya hanya tersisa Pakaian dalamnya yang begitu tipis hingga Kejantannya sedikit terlihat meski kurang jelas.
*Glek*
Putri Anle merasa terperangah kala melihat apa yang sedang dilakukan oleh Pangeran Ketiga saat ini .
" Kau --- ". Lirih Putri Anle dengan Tatapan tak percaya .
" Kau sendiri yang mengatakan jika aku ini seorang Pria yang berlengan rusak . Akan ku buktikan hari ini juga padamu ". Gumamnya.
" Ahh,. Tolong ? Aku hanya bercanda Pangeran , Ck kau ini tidak bisa diajak bercanda ". Ucap Putri Anle yang berusaha mengulur waktu agar Pangeran Ketiga tidak melakukan sesuatu padanya.
" Buka Seluruh Pakaianmu atau aku yang akan membukanya ".
" Lepaskan pakaianmu sekarang juga ". Bentaknya pada Putri Anle.
Seketika wajah Putri Anle memucat bahkan kedua tangannya mulai menyilangkan .
" Kau jangan macam-macam padaku ". Kata Putri Anle.
Pangeran Ketiga mendekatinya bahkan keduanya seperti tikus dan kucing.
Yang satu ingin memangsa dan satunya lagi menghindar.
Pangeran Ketiga jelas tau jika Wanitanya ini tidak akan atau belum bersiap untuk melakukan hubungan intim namun sebagai pembuktian jika dirinya adalah Pria Normal maka harus dibuktikan didepan matanya sendiri.
" Qing Yu !!!!! Dasar Gilaa ". Teriak Putri Anle sambil menutup Kedua matanya.
" Tidak perlu kau tutupi lagi kedua matamu sudah ternodai dengan Milikku yang sempurna ini ". Gumamnya sambil tertawa kemenangan.
__ADS_1
" Qing Yu dasar Pria Mesum tidak tau diri ". Omel Putri Anle pada Pangeran Ketiga.
Ya , Putri Anle jelas berteriak karena Pangeran Ketiga membuka Pakaiannya hingga bertelanjang bulat tanpa sehelai benangpun yang melekat.
" Astaga kenapa miliknya begitu besar dan berotot sekali ". Gumamnya dalam hati.
" Bagaimana , Sudah siap berperang ?". Kata Pangeran Ketiga sambil menyeringai.
" Kau ini benar-benar yaa .. Pria mesum ? Tidak kusangka ternyata kau itu sangat Mesum ".
" Kau benar sekali , Milikku sudah tidak sabar untuk menyerangmu dan menerobos Masuk kedalamnya ".
Kedua mata Putri Anle membulat sempurna kala Mendengar Ucapan Pangeran Ketiga yang begitu Vulgar.
" Jangan mendekat brengsek ? Ahh Kau ini Gilaa yaa.. Qing Yu ... menjauhlah ". Kepanikan Putri Anle berhasil membuat Pangeran Ketiga menertawainya puas.
" Makanya jangan berkata sembarangan jika tidak ingin kuterkam hidup-hidup ".
Pangeran Ketiga kembali memakai Pakaiannya.
Dan mendekat ke Hadapan Putri Anle.
" Aku mencintaimu ".
Perkataan Pangeran Ketiga membuatnya mematung dan tak bergerak .
Begitu sampai di Pintu langkahnya terhenti.
" itu hanya Bercanda tidak perlu kau masukan kedalam hati ". Ucap Pangeran Ketiga.
Saat itu Putri Ketiga merasa di Permainkan oleh Pangeran Ketiga.
" Qing Yu.... awas saja kau tunggu pembalasanku ". Teriaknya dengan Lantang.
__ADS_1