
Nona Kedua terlihat sangat senang , Pasti setelah Malam Pengantin Kakak Sepupunya datang untuk mencarinya dan berterima Kasih.
Tiba-tiba Seorang Pria menggetok Dahinya .
*Tok*
" Aww... ". Teriak Nona Kedua.
" Kau kenapa hah ,. Seperti orang sinting terlihat senyum-senyum sendirian . Apa kau mulai gila ". Kata Pria itu.
" Kenapa Kakak Sepupu Pertama tidak pernah memperlakukanku dengan Lembut selalu saja kasar ". Protesnya.
" Itu Karena aku tidak akan memanjakannmu seperti Kakek, Ibu dan Ayah ". Jawab Fu Yuan.
Ya , Fu Yuan adalah Kakak dari Fu Huan termasuk Sepupu dari Nona Kedua.
" Jika Kakek melihatmu seperti ini pasti dia akan menangis karena merasa bersalah..". Ungkapnya .
" Merasa bersalah apa ?". Tanya Nona Kedua.
" Kau seorang Wanita apakah tidak risih memiliki kulit gelap seperti ini . Siapa yang akan menikahimu hah... ". Ucap Fu Yuan.
" Ohh itu , Aku belum ingin menikah." Jawabnya dengan enteng.
" Kau terlihat Jauh perbandingannya dengan Liu Ming yang berkulit Putih . "
__ADS_1
" Kau ini mau menasehatiku apa menghinaku ". Timpalnya pada Fu Yuan.
" Membuatmu sadar . Bagaimanapun kau ini seorang Gadis tidak semestinya terlihat seperti ini ". Omel Fu Yuan.
Nona Kedua ingin pergi entah mengapa Fu Yuan tiba-tiba menarik Cuping Telingannya.
" Aww...awaww.. Kakak Sepupu Pertama... itu lebih sakit ".
" Kau ini tidak sopan pada yang lebih tua , dengar Mulai hari ini kau tidak diperbolehkan keluar dari Kediaman Fu ." Gertak Fu Yuan.
" Bibi... Paman... hiks...hiks... Kakak Sepupu Pertama menggertakku bahkan menjewerku itu sakit ". Teriak Nona Kedua dengan sangat keras.
" Ning'er . Kau masih saja kenak-kanakan ..huftt.. ." Segera pergi agar Ayah dan Ibunya tidak memarahinya.
" Weekkk... Takutkan.. ". Mengolok-olok Fu Yuan.
Dalam Perjalanannya seorang Pria datang seperti Angin memasuki Keretanya .
" Paa.. Pangeran Ketiga ". Nona Kedua kaget.
" Hmm.. Sudah sangat lama kita tidak berjumpa ". Ungkapnya.
Nona Kedua mengernyitkan Dahinya.
" Belum ada tahunan kau bilang sudah sangat lama , Katakan ada apa mencariku ". Cecar nya.
__ADS_1
" Hanya saja merindukanmu ". Godanya.
Nona Kedua benar-benar tidak bisa mengontrol amarahnya karena Pria yang berada disampingnya ini membuatnya kesal.
" Apakah aku salah ". Imbuhnya.
Seketika Amarahnya menjadi reda dan berganti menjadi degupan desir yang terkontrol.
" Katakan , Pangeran Ketiga menemuiku untuk hal apa ? ".
" Kau Sekarang Ahli Dalam pembuatan Obat bahkan Ramuan herbal , Tolong buatkan aku Ramuan Herbal untuk membuat tubuh lebih segar ". Pintanya pada Nona Kedua.
" Untuk Tubuh lebih segar . Kulihat Tubuh Pangeran sangatlah begitu segar bugar . itu sangat aneh . " Timpalnya.
" Untuk Selir Agung." Lirihnya yang terlihat seperti sangat memperdulikan Keadaan Selir Agung.
" Oh , Begitu rupanya."
" Ibukku menderita penyakit aneh terkadang tidak bisa berjalan dengan Tiba-tiba dan tubuhnya sangat lemah ". Curhatan Pangeran Ketiga.
" Sebelum membuat Ramuan untuk Selir Agung , bagaimana cara nya aku mendeteksi sakitnya . Aku tidak berani membuat Ramuan tanpa melihat Kondisi Penderita ". Kata Nona Kedua.
" Kau harus ikut denganku untuk melihat keadaannya ". Ajak Pangeran Ketiga.
" Apa ? Aku .. memeriksa Selir Agung .. aaa..aku tidak berani Pangeran.. di Istana pasti ada Seorang Tabin khusus." Nona Kedua mulai Panik .
__ADS_1
" Tenang saja kau percaya lah padaku dengan begitu aku percaya padamu ". Ujarnya.
Nona Kedua benar - benar tidak menolak tapi Dalam hatinya begitu takut karena Bagaimanapun Selir Agung itu adalah Istri Kesayangan Kaisar Qianwu.