Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Lelah


__ADS_3

Di Kediaman Pangeran Ketiga.


Selir Agung mengunjungi Kediaman Pangeran Ketiga bersama Putri Qing Qi , Anak Bungsu dari Selir Agung dan Kaisar.


" Hormat kami Yang Mulia Selir Agung ". Ucap Kepala Pelayan sambil menundukan punggung beserta kepalanya.


" Dimana Putri Anle ?".


" Beliau sedang bermain catur dengan Tuan Muda Liu di Gazebo ".


" Antarkan Aku kesana menemuinya ."


Kedatangan Selir Agung membuat Putri Anle terkejut .


" Ibu ". Lirihnya.


" Ibu Merindukanmu sayang , Bagaimana keadaanmu ." Memeluk Putri Anle.


" Baik Ibu , Bagaimana dengan Anda ?".


Mereka berbincang-bincang sementara Permainan ditunda.


Liu Ban menatap Putri Qing Qi seakan menciptakan kesalahpahaman .


" Kau menatapku ". Ketus Putri Qing Qi.


" Maaf Putri Qi hamba tidak sengaja ".


" Dasar Otak Mesum ".


Seketika Liu Ban mengernyitkan dahinya , Bagaimana bisa dikatakan mesum hanya dengan menatap saja.


" Apakah Kakak Ipar suka bermain Catur?". Tanya Putri Qing Qi.


" Benar ". Jawab Liu Ban dengan menundukan kepala.


" Heii , Kau lancang yaa ". Tuduhnya.


" Lancang ? Apakah hamba telah melakukan kesalahan Putri ". Ucapnya dengan tidak memandang Wajah Putri Qing Qi.


" Kau !! Kau tidak melihat wajahku ketika berbicara denganku . Apakah aku begitu buruk dimatamu ."


Dan Lagi , Liu Ban selalu salah berada di dekat Putri Qing Qi ini .


" Mengapa Putri Qing Qi ini sangat menyebalkan sekali ." Gumamnya dalam hati.


" Kau bergumam dalam hati ". Tebaknya.


Liu Ban tercengang mendengar Perkataan dari Putri Qing Qi.


" Bukan , Hamba --- hamba tidak bermaksut seperti itu Putri ".


" Hahahahaha Dasar Pria Bodoh ? Mau saja dibodohi wkkwwk ". Oloknya.


Setelah menggoda Liu Ban , Dia langsung pergi berkeliling di sekitar Kediaman Pangeran Ketiga.


" Untung kau cantik , Jika tidak hauftt kuterkam hidup-hidup ". Ucap Liu Ban dengan Geram pada Putri Qing Qi.


" Tuan Muda Liu Ban , Mana Permaisuri ?". Tanya Liqin.

__ADS_1


" Dia , Selir Agung mengunjunginya ".


" Ada apa denganmu ?". Selidik Liqin.


" Tidak ada , Ya sudah tolong katakan pada Ning'er jika aku pamit ".


" Begitu terburunya . Baiklah hati-hati dijalan ".


Pangeran Ketiga saat ini menghadap Kaisar untuk menjelaskan ketidakhadirannya kemarin.


Semua Menteri memberi hormat padanya bahkan ada yang menawarkan Putrinya untuk dijadikan Selir untuk Pangeran Ketiga.


Tentu saja , Pangeran Ketiga tidak berminat untuk menambah Istri lagi.


Kaisar akan mengadakan Pesta Besar untuk Kemenangan Qingshan .


*


*


*


Berita Diadakannya Pesta sudah menyebar ke seluruh Ibukota Qianwu, semua orang senang karena Pesta yang diadakan oleh Kaisar memberi Keuntungan bagi Masyarakat yang berada di sekitar Qianwu.


Kaisar mengadakan Berbagai Kompetisi Untuk Rakyat.


Berbagai Hadiah sudah dipersiapkan untuk mereka semua.


Kediaman Pangeran Ketiga.


Putri Anle mengetahui fakta jika sang Ayah sedang ditahan oleh Pangeran Ketiga , Hal ini karena Liu Ming dan Liu Jing menghampirinya .


Merasa kesal karena dibohongi dia memilih untuk pergi ke Kediaman Liu .


" Ibu ?". Panggil Putri Anle.


Nyonya Liu segera menghampiri Putri Keduanya .


" Ning'er ?". Lirihnya sambil memeluk Putri Anle.


" Ibu , Ibu tidak apa-apa kan . Apakah ada yang sakit ". Ucap Putri Anle sambil meraba tubuh Nyonya Liu.


" Sebenarnya Ibu tidak apa-apa ...Kau kemari apakah ingin menanyakan keberadaan Ayahmu ". Tebak Nyonya Liu.


" Apa yang terjadi Ibu ? Mengapa Pangeran Ketiga menahan Ayah , Apa ada unsur kesalahpahaman diantara mereka ".


" Tidak , Pangeran Ketiga merupakan seorang yang hebat dalam segalanya . Waktu itu dia begitu murka mendapatimu tidak ada di Kediamannya ".


" Ibu ,. Berita Ibu Sakit keras apakah Rekayasa yang dibuat oleh Ayah ".


" Ayahmu adalah Orang Ibu Suri ".


* Deg*


*Deg*


*Deg*


Putri Anle terperanjat mendengar Perkataan dari Nyonya Liu.

__ADS_1


Sejenak memejamkan kedua matanya untuk menenangkan diri.


" Jadi Ayah telah mengorbankanku ..". Lirihnya disertai isakan.


" Semula bukan seperti itu namun pada kenyataannya jadi salah arah ".


" Bagaimana caranya untuk membebaskan Ayah darinya ". Ungkap Putri Anle.


" Jangan membuat kesalahan padanya , Dia sudah begitu baik dan tulus mencintaimu nak Ibu berpesan padamu untuk tidak membuatnya marah ".


" Ibu , Aku ingin menenangkan diri dengan berada didekatmu ". mengeratkan Pelukannya.


Selepas dari Istana Kekaisaran , Pangeran Ketiga kembali ke Kediaman.


Dia mendapati Informasi jika Selir Ming dan Nona Ketiga Liu mengunjungi Putri Anle.


" Dimana dia sekarang ?" .


" Permaisuri pergi dari Kediaman ". Jawab Penjaga Gerbang.


" Ck , Dia selalu seperti ini ".


" Yang Mulia , Nona Mu datang kemari ingin bertemu dengan anda ". Sahut Wangyu.


" Rupanya dia sudah mengotori Pikiran Keluarga Mu , Benar-benar Luar biasa ". Ucap Pangeran Ketiga.


Nona Mu memanfaatkan moment ini untuk memiliki Pangeran Ketiga meski tidak seutuhnya namun bisa bersamanya itu lebih baik.


" Pangeran ?". Ucap Nona Mu sambil menatap Sendu ke arah Pangeran Ketiga.


Nona Mu sudah sejak lama mencintai Pangeran Ketiga namun cintanya tak terbalaskan.


" Kau mau meminta keadilan dan menuntut Perdana Menteri Liu ". Tebaknya.


Nona Mu semakin kagum dengan Perkataan Pangeran Ketiga.


" Benar . Perdana Menteri Liu harus dihukum sesuai dengan aturan Kekaisaran ".


" Dia sudah kutahan , kau tenang saja ".


" Kaisar harus mengetahui fakta ini bagaimanapun dia harus tau perbuatan Tuan Liu dan ---- ".


" Jika tidak ada hal lain maka pergilah . Aku sedang lelah hari ini ".


" Pangeran Tunggu , Aku akan menemui Kaisar saat ini juga agar memberikan keadilan untuk keluarga Mu ".


" Pergilah ".


Sepertinya Rencana Nona Mu tidak sesuai dengan Ekspetasi otaknya karena yang dia dapatkan sangat jauh dari Perkiraannya.


" Sial , Mengapa dia tidak mau melihatku sedikit saja . Apa kekuranganku ? Bukankah aku sepadan dengan Putri Anle itu ahh Putri dari seorang Pembunuh , Lihat saja nanti aku akan membuat Kediaman Liu hancur ". Gumamnya dalam hati.


Pangeran Ketiga tidak bisa menyusul Putri Anle hari ini mengingat Pekerjaannya sudah menumpuk bahkan begitu banyak masalah yang sudah terjadi namun belum menemukan titik terangnya.


" Yang Mulia , Tuan Wuyu sudah dilepaskan ? Dia ingin bertemu dengan anda ". Ucap Wangyu.


" Panggil dia kemari ".


Tuan Wuyu berterima kasih pada Pangeran Ketiga karena selama ini telah mengasihaninya. Dia berjanji akan memberikan balasan suatu saat nanti .

__ADS_1


__ADS_2