Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Ayunan


__ADS_3

Dengan Melihatnya saja , Pangeran Ketiga tahu jika Putri Anle akan membuat sebuah Ayunan dari bahan-bahan ini.


Dia menggeleng-gelengkan Kepalanya sambil menghela nafas .


" Tak habis Pikir dalam Kondisi lemah dia masih saja ingin membuat sebuah Ayunan . Oh Aku lupa jika dia adalah Wanita Bar-bar yang tidak tau aturan ". Ujarnya sambil memanggil Wangyu untuk mendesain Kayu-kayu itu.


" Yang Mulia ". Kata Wangyu seraya memberi Isyarat jika Sudah menyelesaikan Tugasnya.


" Baiklah Lanjutkan , Aku masih ada Keperluan dengan Kaisar ".


Wangyu terkesiap untuk menjalan segala Perintah dari Pangeran Ketiga.


Pangeran Ketiga masih harus tetap mengawai Pergerakan Kaisar Ming yang masih ada di Istana Kekaisaran Qinghsan dalam benaknya sudah terbesit segala cara untuk mengatasi orang Seperti Kaisar Ming yang secara terang-terangan tetap akan melakan Pernikahan walau Putrinya akan menjadi Selir untuk Pangeran Ketiga.


Kaisar dan Beberapa Menteri Kepercayaannya tidak bisa menangani Kaisar Ming yang pandai bersilat Lidah hingga membuat Kaisar Ketar-Ketir.


Kala Teriakan Pengawal Pintu Aula Utama Istana berteriak jika Pangeran Ketiga tiba hati Kaisar langsung merekah dan bisa bernafas dengan Mudah.


" Hormat Pada Yang Mulia Kaisar . Maafkan hamba karena sering terlambat ". Gumam Pangeran Ketiga.


" Putraku , Bagaimana tentang Menerima Selir ?" .

__ADS_1


Tanpa Banyak pikir tentu sudah ada alasan yang sudah disiapkan.


" Hamba tidak ingin menciptakan Permusuhan diantara Permaisuri dan Putri Wen Zhi, Untuk itu Selir tidak dibutuhkan."


" Tapi Pangeran Qing Yu , Putriku telah jatuh hati padamu saja . Dia tidak ingin menikah dengan selain dirimu ". Kaisar Ming Menimpali Perkataan Pangeran Ketiga.


" Jika begitu jangan meminta Pernikahan untuk Perdamaian masih ada cara lainnya ". Sahut Pangeran Ketiga.


Kaisar benar-benar tidak menyangka jika Putra Ketiganya sangat menjunjung tinggi Perasaan Seorang Permaisuri.


Merasa Bangga karena telah memberikan Jodoh yang tepat untuknya.


Di Kediaman Pangeran Ketiga.


Benar-benar tak menduga jika Pangeran Ketiga begitu romantis meski kaku dan dingin.


Dia mengurungkan niatnya untuk membuat Kue di dapur dan kembali berlari terbirit-birit menuju kamar Putri Anle.


" Hahh.. haha..huhh ..". Liqin ngos ngosan karena berlari - lari seperti dikejar anjing.


" Cepat sekali , mana kue nya ". Kata Putri Anle.

__ADS_1


" Itu Putri , Aaa.. Huhh..hahhh..". Liqin masih mengontrol nafasnya.


" Ada apa ? Kau ini ". Rasa Penasaran melanda Putri Anle.


" Coba lihatlah Benda yang berada di Dekat Kolam Teratai itu Putri , bukankah itu Ayunan yang diinginkan oleh Putri ". Jelasnya.


" Ya ".


" Kenapa hanya menjawab Iya saja Putri ".


" Lalu aku harus apa coba katakanlah ". Timpalnya.


" Bukankah Pangeran Ketiga membuatkannya untukmu ". Tebakannya.


" Hanya Ayunan saja . Aku sudah tidak ada minat ". Sungutnya lalu pergi begitu saja.


Liqin masih terheran dengan sikap Putri Anle ini , Mengapa Putri Anle tidak senang ? Apakah ada masalah di antara mereka ? Liqin masih bergeminh dengan Pemikirannya.


Kediaman dikunjungi Oleh Pangeran Mahkota Ming.


Sebelumnya Pengawal sudah memperingatkan jika Pangeran Ketiga sedang tidak ada di tempat namun Pangeran Mahkota Ming memaksa dengan Dalih sudah membuat Janji sebelumnya , jadi memilih untuk menunggu .

__ADS_1


Padahal ini adalah Kesepatannya untuk melihat Kecantikan Permaisuri Yu atau Putri Anle yang membuatnya terngiang-ngiang selalu


__ADS_2