
Pangeran Ming begitu terkejut dengan Perkataan Pangeran Ketiga.
Namun , Tidak ada pilihan selain angkak kaki dari Negara Qingshan.
Ingin Rasanya bertemu Putri Anle untuk yang terakhir kali .
" Anle , Aku tidak akan pernah melupakanmu sampai kapanpun. Maafkan perbuatanku , suatu saat semoga kita bisa dipertemukan kembali ". Gumam Pangeran Ming dari dalam hatinya disertai Buliran bening yang tumpah tanpa Permisi.
Belum selesai masalah Putri Ming datang lagi masalah yang sungguh tak terduga .
Di Kediaman Pangeran Mahkota.
*Prankk*
Pangeran Mahkota mengamuk pada Putri Mahkota dengan Melemparkan Barang-barang yang berada di kamarnya.
" Jangan pernah menginjakkan kakimu ke Paviliun ini , karena wanita sampah sepertimu tidak layak ". Kecam Pangeran Mahkota.
" Pangeran , Aku tau kau masih belum bisa menerimaku . Tapi mengapa kau menghinaku dengan melontarkan kata sampah kepadaku ".
Pangeran Mahkota mendekati Putri Mahkota dengan Sorotan mata tajam bagai seekor macan yang akan menerkam mangsanya hidup-hidup.
" Kau tau mengapa aku memanggilmu Wanita sampah ? ". Memanggut Dagu Putri Mahkota lalu dihempaskan dengan Kasar.
Duh.. Moga aja nih Pangeran Mahkota engga main Banting , Cekik kayak Artis RB 😣.
__ADS_1
" Mengapa Pangeran Mahkota memilih menikahiku bukan menikahinya ". Timpal Putri Mahkota.
" Kau tau , Ayahmu mempunyai Pengaruh besar dan Tentulah menawarkanmu padaku , hah.. Tidak kusangka bisa menikah dengan Wanita sampah sepertimu ".
" Mengapa Pangeran terus saja memanggilku Wanita sampah ". Teriaknya.
" Karena Kau itu bekas Qing Yu , kau dan Dia sebelumnya memiliki hubungan Khusus malah mau menikah denganku . Katakan Apakah kau menyesal saat ini ." Ungkap Pangeran Ketiga.
" Untuk apa menyesal, Tidak ada gunanya ". Pasrahnya.
" Hahahaha.. Kau bilang tidak ada gunanya. Kau pikir aku bodoh hah.. Meski kau sudah menikah denganku kau masih mencari kabar tentangnya bukan, Menjijikan ..Wanita sepertimu sangat tidak pantas bergelar Putri Mahkota ". Hardik Pangeran Mahkota.
" Pangeran Mahkota yang terhormat, Aku Su Nian Putri Menteri Pertahanan sama sekali tidak menginginkan Gelar yang kau sebutkan itu ". Mulai emosi.
" Benarkah , Lalu untuk apa kau datang ke kamarku. Apa untuk menggodaku ? Atau untuk hal lain yang berhubungan dengan orang yang kau cinta ". Tebak Pangeran Mahkota.
Setelah perdebatan yang tidak ada habisnya itu selesai , barulah Putri Mahkota bisa bebas dari segala hinaannya.
Dia menangisi Takdir yang saat ini diterimanya.
" Mengapa , Mengapa kau tak memperjuangkan aku Yu ... hiks...hiks... Apa kau sudah tidak perduli padaku ". Lirihnya penuh Tangisan.
Di Kediaman Pangeran Ketiga.
Wangyu bersorak ria karena bisa mengusir Pengganggu Junjungannya.
__ADS_1
" Wangyu, Dimana dia ? Mengapa aku tidak melihatnya ". Ujar Pangeran Ketiga.
" Mereka pasti di Danau Xingyu ". Ungkap Wangyu pada Pangeran Ketiga.
" Ayo pergi kesana ".
Putri Anle dan Liqin sedang bermain air di Danau yang cukup indah dan Luas .
" Ehmmm ". Pangeran Ketiga berdehem.
Namun Putri Anle tidak terus saja bermain air tidak menghiraukan suara deheman Pangeran Ketiga.
" Ehemmm...". Untuk yang kedua kalinya namun tetap saja tidak direspon.
Karena merasa jengkel akan Permaisurinya barulah membuat pelajaran untuknya.
*Byurrrrr*
Pangeran Ketiga mendorongnya ke dalam Danau yang Lumayan Dalam .
" Aahh , Pu--Putri". Pekik Liqin.
" Tolong Liqin.. Tarik Tanganku ". Pintanya.
Namun Liqin takut pada Sorotan mata tajam Pangeran Ketiga yang membidiknya.
__ADS_1
Wangyu Panik seperti Liqin yang sangat Panik melihat Putri Anle berulang kali meminta Pertolongan.