
Kediaman Liu.
Kasim Li mendatangi Kediaaman Liu untuk memberi Titah Suci pada Nona Kedua .
Semua orang berkumpul dalam Ruangan Utama , mereka berlutut mendengar Kasim Li Membaca Titah Suci dari Istana.
" Nona Kedua Liu sangat Lemah Lembut , Baik hati dan tidak sombong. Dengan ini Kaisar memberikan Anugerah untuknya yaitu Menikah dengan Pangeran Ketiga Qing Yu dalam Minggu ini . Pesta Pernikahan telah disiapkan oleh Kaisar , Mohon Nona Kedua Liu mempersiapkan diri ." Kata Kasim Li yang membacakan Titah.
Semua orang menunduk berterima kasih atas Anugerah yang kaisar berikan pada Kediaman Liu.
" Menikah Dengannya adalah Anugerah, cihh yang ada malah Bencana ." Umpat Nona Kedua dalam hati.
Nyonya Liu memberi Isyarat pada Nona Kedua agar segera mengambil Titah Suci itu dari tangan Kasim Li.
" Terima Kasih atas Anugerah yang telah diberikan oleh Kaisar ". Ucap Nona Kedua.
Kasim Li merasa tertegun oleh Kecantikan dan Kelembutan suara Nona Kedua.
__ADS_1
Setelah Kepergian Kasim Li, Kediaman Liu sudah heboh dan harus melakukan Segala Persiapan untuk Pernikahan Nona Kedua dengan Pangeran Ketiga.
Nona Pertama sangat kesal bahkan geram pada Nona Kedua .
Nona Pertama pergi ke Kamar Nona Kedua untuk memberinya Pelajaran.
*Brak*
Nona Pertama memukul meja yang berada di kamar Nona Kedua membuat pemilknya terkejut .
" Apa maksutmu kak ?". Kata Nona Kedua.
" Tunggu . Kau bilang aku ini Wanita macam apa ? Jadi kau kira aku ini Wanita Penggoda begitu ".
" Bukan hanya Penggoda tapi Lebih dari itu ". Kecam Nona Pertama.
" Kau ini ada masalah apa denganku kakak Pertama , datang memukul meja apa tidak sakit , dan mengecamku seakan akan aku ini merebut Milikmu.. ohh jadi Kau menyukai yang mana ." Ungkap Nona Kedua.
__ADS_1
Ucapan Nona Kedua membuat Nona Pertama tidak tahan lagi sehingga melemparkan tangannya pada Wajah Nona Kedua namun Hal itu tidak akan pernah terjadi.
" Kau mau menamparku ya , Wanita lemah sepertimu sungguh punya nyali . Dengar ya ( Melintir Tangan Nona Pertama) Wanita sepertimu ini sama sekali bukan tandinganku . Lebih baik pergilah darisini karen aku tidak ingin menyakitimu ". Kata Nona Kedua sambil melempar tubuh Nona Pertama Keluar dari kamarnya.
Nona Pertama kesakitan karena tangannya dipelintir kasar dan Tubuhnya yang enteng dilempar begitu saja.
" Ck. Wanita seperti itu apa yang disukai darinya ? Ahh.. Lihat saja kau Ning'er aku tidak akan melepasmu.. aku akan membalasnya lebih dari ini ". Dendamnya pada Nona Kedua.
Sementara Nona Kedua benar-benar tidak menyangka dengan Perbuatan yang dilakukan oleh Kakaknya sendiri.
" Benar-benar hari yang Sial , Belum kelar Sama si Ulat bulu muncul masalah tak terduga dari Pangeran Ketiga dan Kakak Pertama yang mengecamku bahkan mau memukulku , Apa tadi aku terlalu kasar ya ". Pikir Nona Kedua yang telah menyiksa Kakaknya sendiri.
Nona Pertama mengadukan Perbuatan yang telah dilakukan oleh Nona Kedua pada Tuan Liu.
Tapi saat ini Tuan Liu sangat bahagia dengan Pencapaian Nona Kedua hingga Aduan Nona Pertama tidak didengar oleh Tuan Liu.
Nyonya Liu pun malah memberi Peringatan untuk tidak membuat gara-gara karena Nona Kedua akan menjadi Permaisuri Pangeran Ketiga.
__ADS_1
Nona Pertama tidak menduga jika Orang Tuanya yang selama ini memanjakannya malah tidak memperdulikannya lagi .