
Pangeran Mahkota meluapkan emosinya dengan menyiksa jiwa dan Raga Putri Mahkota.
" Katakan padaku , Apakah kau masih mencintainya !!!" . Membentak Putri Mahkota.
Namun Pertanyaannya tidak dijawab akibatnya Pangeran Mahkota semakin marah bahkan menampar Putri Mahkota.
* Plak*
Rasa Perih dan Panas kini melandanya , Pangeran Mahkota benar-benar tidak berperasaan.
" Jika kau tak mengatakannya maka kau akan kehilangan dia selamanya . Kau tau , Dia mulai Merayu Liu Ning hahhaa cepat atau lambat dia tidak akan mengingatmu lagi ".
" Aku adalah Istrimu mengapa kau melakukan ini padaku Pangeran ." Putri Mahkota mulai membuka mulutnya untuk berbicara.
" Tapi kau mencintainya ... Kau mencintainnya katakan padaku jika kau masih tetap mencintainya " . Teriak Pangeran Mahkota penuh emosi.
Putri Mahkota tidak akan mengakuinya secara terang-terangan karena bisa menjadi aib untuknya sendiri.
Sepertinya Pangeran Mahkota sedang menjebaknya.
Pangeran Mahkota mendekatinya perlahan dengan Tatapan bagai seekor serigala yang akan menerkam mangsanya.
" Kau takut padaku , Heh.. Aku tidak akan menyentuhmu . Hanya Wanita yang kucinta yang berhak ku sentuh , Sampah sepertimu tidak pantas dan jangan pernah bermimpi untuk menjadi Permaisuriku Kelak ." Cibir Pangeran Mahkota.
Putri Mahkota menahan isakan tangisnya untuk berusaha kuat meski sebenarnya rapuh.
" Apa yang dimiliki oleh Liu Ning ini sehingga Pangeran Mahkota menggilainya , aku tidak akan membiarkan Wanita itu merebut hati Pangeran Ketiga " Ucapnya dalam hati .
__ADS_1
Selepas Kepergian Pangeran Mahkota , Putri Mahkota segera menulis surat untuk Pangeran Ketiga secara Rahasia.
Di Aula Istana Kekaisaran.
Kaisar dan Para Menteri yang hadir sedang membahas Acara Tahunan Musim Panas .
Namun disela-sela Pembahasan terjadi Perdebatan antara Menteri Su dan Perdana Menteri Liu .
" Kurasa Tanggapanku tidak ada salahnya mengapa Perdana Menteri Liu seakan menyulitkanku ". Sindirnya dengan Halus
" Kau bertindak seakan kaulah Pemimpinnya".
" Apa yang dikatakan oleh Perdana Menteri Liu benar , Aku setuju ". Sahut Pangeran Mahkota.
" Cukup. Acara Tahunan Musim Panas tidak akan semewah Musim Semi . Acara ini akan aku serahkan pada Pangeran Mahkota untuk mengurusnya ". Kata Kaisar.
Merasa bangga karena Kaisar telah memberi Kepercayaan olehnya .
Di sisi lain , Putri Mahkota yang terlihat gelisah kala Pangeran Mahkota mengatakan jika Pangeran Ketiga mulai merayu Putri Anle.
" Ini tidak bisa , Aku tidak bisa menerima . Qing Yu tidak mudah jatuh hati begitu saja ." Cemasnya yang tidak karuan.
Dia menulis surat untuk Pangeran Ketiga mengenai Kegelisahannya .
Di Kediaman Pangeran Ketiga .
Putri Anle telah menyelesaikan Tugasnya ada Perasaan Bahagia dalam hatinya karena bisa menyelamatkan Kakeknya yang sedang berbaring tidak berdaya.
__ADS_1
Liqin menemuinya untuk mengatakan jika Besok akan diadakan Festival Musim Panas di Istana Kekaisaran.
" Hah , Sungguh merepotkan saja menjadi Keluarga Kerajaan . Aku tidak suka acara seperti itu ". Keluhnya dengan malas.
" Permaisuri harus menerima takdir dengan lapang dada ...hihihi ".
" Kau menertawakanku Liiqin ".
" Ti--tidak Permaisuri , Hanya saja kau ini aneh . Kulihat Gadis lainnya sangat memuja Para Pangeran namun kau .. hmm mungkin hanya Pangeran Ke empat ".
" Apa , Ada dengannya ? Aku juga tidak menyukainya ".
" Benarkah . Bukankah kalian sangat dekat ". Timpalnya .
" Bukan berarti aku menyukainya bodoh ". Menyentil kepala Liqin.
" Awww.. Permaisuri ini lumayan sakit . Hmm Enak ya bisa diPuja Para Pangeran tampan ".
" Cihh enak dimananya coba , Aku tidak berharap di puja mereka yang ada malah runyam ."
" Bisakah sehari saja aku menjadi Sepertimu ..hehehehe " Liqin penuh Harap.
" Bisa saja, Aku sarankan kau menikahlah dengan A'ban... wkwkwk ".
" Kenapa jadi Tuan Muda Liu ahh tidak tidak dia itu Kurang sabaran dan Suka jahil hmm tapi Cukup Tampan sih ".
" Kau pikir dia mau denganmu ..hmm lebih baik kau nikah saja dengan Wangyu ."
__ADS_1