Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Tampan


__ADS_3

Liqin membulatkan kedua matanya karena mendengar ucapan Putri Anle.


" Kenapa ? Bukankah dia juga tampan ."


" Iya tampan tapi mana bisa jika bersuami seperti dia .. tidak pernah tersenyum , garang dan Kaku ihh Membayangkannya saja mengerikan ".


" Siapa yang Tampan ?". Suara Bariton mengejutkan Kedua Wanita yang sedang mengobrol.


Kedua Wanita itu kompak menoleh ke arah sumber suara itu.


*Deg*


" Katakan siapa yang tampan ". Hentaknya yang membuyarkan keheningan.


" Kau yang sangat tampan ". Kata Putri Anle.


" Tidak perlu diingatkan itu memang sudah semestinya ". Jawabnya dengan tidak jelas.


Putri Anle dan Liqin terheran dengan maksut Perkataan Pangeran Ketiga .


" Apakah Penawarnya sudah diberikan ".


" Ya , Aku mengirimkannya ke Toko Funning dan akan diambil olehnya ".


" Besok Persiapkan diri . Berpenampilan sederhana jangan berlebihan ".


" Sejak kapan kau menjadi Peduli dengan Penampilanku."


Seketika Tubuh Putri Anle gugup karena Pangeran Ketiga mendekatinya.


" Jangan terlalu dekat ". Celetuknya.


" Apakah kau pikir aku ini menikahimu hanya untuk pajangan saja , Kau ini Permaisuriku . Apakah kau berpikir jika aku tidak berperasaan terhadapmu ".

__ADS_1


" Aku tidak bermaksut seperti itu ." Mulai merasa bersalah.


" Sudahlah , Aku tau jika kau tak bisa menerimaku ".


Pangeran Ketiga langsung pergi dari hadapannya.


" Mengapa hatiku merasakan sesakit ini , aku juga merasa telah menyakitinya . Ada apa denganku ". Katanya dalam hati sambil memegang Getaran di dadanya.


Apakah Putri Anle sudah merasakan Cintanya terhadap Pangeran Ketiga.


Liqin datang menghampiri Putri Anle yang sedang termenung di bibir Ranjangnya.


" Permaisuri . Apakah tadi itu Pangeran Ketiga tengah mengungkapkan Perasaannya terhadapmu ". Ujar Liqin .


" Aku tidak tau Apakah dia bersungguh-sungguh atau mungkin hanya membuatku takut ". Lirihnya penuh Kesedihan.


" Apa yang kau takuti ? Mungkinkah kau tak rela jika Pangeran Ketiga menginginkanmu ".


" Aku masih tidak pasti ".


" Mengapa kau sangat bijak .. Sebenarnya aku tidak tau pada Perasaanku tapi saat dia kecewa padaku.. hatiku sakit dengan sendirinya ".


" Aku yakin , Kebersamaan kalian dulu telah mengikat Perasaan itu . Kini Perasaan yang hilang telah kembali ". Kata Liqin dengan senyum-senyum tak bermakna.


" Dulu ? Aku... ".


" Permaisuri . Aku sangat mengenalmu dan jujur saja Sejak Selir Agung sakit kalian berdua tampak sangat dekat ".


" Tidak , Aku tidak akan mencintainya ". Gumamnya.


" Mulutmu berbicara seperti itu tapi Hatimu lain ".


" Kau masih marah padanya karena Janji yang tidak ditepati , Permaisuri bisa mengingatkan padanya tentang Perjanjian itu kan ".

__ADS_1


" Ahh Sudahlahh ,. Kau semakin hari semakin Bijak dan Sepertinya ada tanda - tanda ehm..". Putri Anle malah menggoda Liqin.


" Aku hanya dapat Pengalaman dari membaca saja ehhehe.. " .


Wangyu menerima surat dari Pengawal depan Kediaman Pangeran Ketiga.


" Yang Mulia surat ini datang lagi ".


Yaa , Pastinya Wangyu sudah hafal dengan bentuk dan Ukurannya jika Suratnya tetap pada orang yang sama .


Pangeran Ketiga sebenarnya enggan untuk membukanya namun karena sedikit Penasaran jadi dengan terpaksa membacanya .


" Untuk Yue yang selalu mengisi hati.


Yue , Aku tidak ingin kau melupakanku hanya karena orang baru yang tengah singgah .


Yue , Hatiku tak akan berubah sedikitpun padamu.


Yue , Berikanlah hatimu untukku dan berikan aku kesempatan untuk memiliki Cintamu itu meski seharusnya tidak benar.


Yue , Aku tidak merelakan jika Jiwa dan Ragamu dimiliki olehnya.


~ Nian'er ~


Ada rasa geli setelah membaca Surat dari Wanita yang sudah salah paham , Wangyu ingin bertanya namun diurungkan karena sepertinya bukan waktu yang tepat.


Seperti biasa Surat itu dibakar hingga menjadi Abu dan tak tersisa lagi.


" Wangyu ".


" Yang Mulia ".


" Jangan pernah menerima Surat dalam bentuk seperti itu jika masih ada surat yang sama langsung bakar saja karena tidak penting ".

__ADS_1


Wangyu masih menebak-nebak dari Siapa surat itu dan apa yang di inginkan olehnya sehingga membuat Pangeran Ketiga emosi dan terlihat geli.


__ADS_2