
Benar-benar tak terduga dengan apa yang tengah dilakukan oleh Wangyu terhadap Liqin.
Selepas Kejadian itu Liqin tidak bisa konsentrasi .
" Liqin !! Kau ini darimana saja ". Ucap Putri Anle setengah mengomel.
" Aaa.. Aku ..hmmm.. anu Permaisuri itu ".
" Apa ? ada apa denganmu ".
" Wangyu menciumku hiks...hiks... tapi tak sengaja aku pun menikmatinya ".
Putri Anle terlihat heran dengan Perkataan yang dilontarkan oleh Liqin .
" Wangyu menyukaimu ."
" Dia tidak mengatakan jika menyukaiku ".
" Lalu mengapa dia menciummu ?".
" Aku tidak ingin mengingatnya lagi . Aku benar-benar tidak akan jatuh cinta kepada Orang sedingin Wangyu ". Sarkasnya.
" Liqin , Kepalaku ini sudah pusing jangan menambah Pusing lagi !!". Keluhnya.
" Maaf , Aku sudah sangat keterlaluan tapi Wangyu benar-benar sudah kelewatan seharusnya tidak menciumku ."
" Baiklah , Panggil Wangyu kemari ". Titah Putri Anle.
" Apa ? Pa---panggil Wangyu ". Gugup Liqin.
" Iya , Panggilkan Wangyu datang menghadapku !!".
" Tidak !! Jangan ahh maksutku jangan memanggilnya . Benar-benar tidak bisa bertemu dulu saat ini ".
" Kalian ini harusnya dinikahkan saja !".
" Permaisuri , Aku tidak menyukainya ". Ungkap Liqin.
" Lalu Siapa yang mau menikah denganmu jika bukan Wangyu . Kalian sama-sama tetap disini itu Bagus ".
" Permaisuri ? ". Rengek Liqin karena tidak setuju .
Pangeran Ketiga mendapat Kabar dari Istana jika Kaisar sedang sakit .
Dengan cepatnya dia masuk ke Istana untuk melihat keadaan Kaisar.
__ADS_1
Di Kediaman Naga ( Kamar Kaisar)
Kaisar terkapar lemah bahkan tak bisa bergerak bahkan berbicara.
Selir Agung benar-benar tidak percaya jika saat ini Kaisar mengalami hal yang sama persis dengan dirinya.
Pangeran Ketiga meminta Tabib Istana yang menangani Kaisar saat ini keluar.
" Ibunda ? Bagaimana ini bisa terjadi ?". Gumam Pangeran Ketiga.
" Sepertinya Tabib itu orang Ibu Suri benar-benar diluar dugaan sungguh lancang".
" Sepertinya Ibu Suri sengaja guna untuk memancing Permaisuriku untuk menyembuhkan Kaisar ". Ungkapnya.
" Yu'er Kalian harua hati-hati !".
" Ibunda tidak perlu khawatir . Hanya meminta Ibunda memberi arahan pada Kaisar agar merahasiakannya ".
Selepas Kepergian Pangeran Ketiga barulah Pangeran Mahkota datang melihat Kaisar.
Hal ini harus memikirkannya dengan baik karena Ibu Suri benar-benar sudah mencurigai Putri Anle.
Kediaman Pangeran Ketiga.
" Wangyu !! ".
" Ibu Suri benar-benar mengusutnya !! Kau tau harus bagaimana saat ini dan segera lakukan".
Pangeran Ketiga meminta Wangyu untuk pergi ke Kediaman Perdana Menteri Liu karena disana menyimpan banyak bukti tentang Putri Anle .
Sedangkan Perdana Menteri Liu Han segera menemui Ibu Suri setelah beberapa hari disibukkan dengan Pekerjaan Istana.
Di Kediaman Ibu Suri.
" Hormat hamba pada Ibu Suri ". Ucap Liu Han.
" Mengapa baru kemari ?". Sindirnya.
" Karena Kaisar beberapa hari ini tidak menghadiri Rapat Istana untuk itu hamba harus menghandle semuanya bersama Kasim Li ". Ujarnya.
" Kau yang terjadi belakangan ini bukan ".
" Kaisar sedang sakit ?". Tebaknya.
" Bukan , Tentang Pertarungan antara Putrimu dan Putri An Ling Xi . Katakan dengan jujur darimana Putrimu mendapatkan Ilmu yang berhubungan dengan Racun ".
__ADS_1
Liu Han masih belum mengerti dengan perkataan Ibu Suri .
" Hamba masih belum mengerti maksut anda Ibu Suri ".
*Brakk*
Ibu Suri memukul Meja dengan sangat keras karena Emosi.
" Putrimu menggunakan Bubuk Racun perusak mata saat melawan Putri An Ling Xi bahkan aku mencurigainya ".
* Deg*
Liu Han benar-benar ketakutan saat ini karena Putri Keduanya berada didalam bahaya.
" Mohon Ampun atas kelancangan hamba Ibu Suri . Namun Putri hamba tidak pernah menggunakan racun bahkan dia anak yang tidak berbakat ".
" Aku akan mencari bukti di Kediamanmu dan akan menemukan bukti itu langsung ".
Selepas dari Kediaman Ibu Suri , Perdana Menteri Liu Han segera pulang dan memberitahukan kepada Istrinya jika Putri Anle sedang berada didalam Bahaya.
" Tuan , Bagaimana jika Ibu Suri mempersulit Ning'er ?." Gumam Nyonya Liu.
" Kita harus pergi ke Kamar Ning'er secepatnya untuk mencari sesuatu sebelum Ibu Suri datang ".
" Tidak bisa . Nanti Ibu Suri datang dan semakin mencurigaimu ? Bukankah Ning'er tidak pernah menggunakan Racun ".
" Entahlah , Lalu bagaimana ?."
Nyonya Liu menyuruh Gao Bing untuk menggeledah seluruh Kamar Putri Anle secara diam-diam dan memastikan untuk menemukan sesuatu disana.
Gao Bing dengan cepat menggeledah Kamar Putri Anle yang berada di Kediaman Liu.
Disetiap sudut sudah mencarinya namun tidak ada sesuatu yang ditemukan olehnya.
Tiba-tiba dalam benaknya terpikirkan untuk menggeledah Kamar Liqin sang Pelayan setia Putri Anle.
" Buku apa ini ?".
Gao Bing menemukan Buku Akun yang telah usang namun masih bisa dibersihkan lagi .
" Buku Akun Toko Funning yang tersohor itu Apakah Liqin seorang Akuntan disana ". Lirihnya sambil membaca isi dari buku itu .
Dengan hati-hati buku itu segera disimpannya dengan baik-baik.
Kediaman Liu tiba-tiba kedatangan Pengawal dari Istana , mereka berlari dan berhamburan dari segala arah.
__ADS_1
Ibu Suri pun turut menghadiri Aksi Penggeledahan yang dilakukan .