Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Pura-pura Takut


__ADS_3

Beberapa detik kemudian , Benar saja dugaan Putri Anle.


Seorang Pelayan yang menuangkan Air ke Cangkir Selir Agung sedang menaruh Sesuatu pada minumannya dan itu dilakukan dengan sangat mahir sehingga tidak mengecoh Perhatian semua orang terkecuali Putri Anle.


" Sudah kuduga , Nenek Lampir ini masih belum menyerah untuk menyelakai Selir Agung ". Lontaran kata dalam hatinya membidik minuman yang akan diminum oleh Selir Agung.


Putri Anle menganga melihat Selir Agung meminum Minuman dari Cangkir itu.


" Gawat , Aku harus segera bertindak sebelum terlambat ". Lirihnya pelan.


" Ada apa Permaisuri ?". Tanya Liqin yang sejak tadi memperhatikan Putri Anle.


" Apakah kau membawa Penawar Racun terbaik ". Bisiknya pada Liqin.


" Selalu ". Jawabnya antusias.


Tapi Bagaimana cara mencari Perhatian Selir Agung untuk pergi dari tempat itu.


Putri Anle benar-benar merutuki Kebodohannya saat ini karena tidak bisa mencari jalan keluar.


Tiba-tiba Putri Anle melihat sebuah Hewan yang menurut semua Wanita menjijikan namun tidak dengannya.


" Aahhh... Tolong... Tolong ? ada Kalajengking.. Liqin tolong aku ". Teriaknya .


Mendengar Putri Anle berteriak meminta Tolong , Pangeran Mahkota terkesiap mendapatinya.


" Ning'er ada apa ? mengapa kau berteriak ." Rasa Khawatirnya benar-benar tidak bisa dikondisikan.


Putri Mahkota benar-benar geram melihat Tingkah Putri Anle , Selir Agung segera menghampiri Menantunya.

__ADS_1


" Anle , Ada apa ?". Ucap Selir Agung .


" Yang Mulia Selir Agung ,.. itu ada Kalajengking.. aku takut..hiks..hiks..?". Berpura-pura memeluk Selir Agung lalu membisikan Sesuatu padanya .


Selir Agung menuruti Perkataan Menantunya.


" Ada apa ini mengapa Permaisuri Yu sangat heboh ". Kata Ibu Suri.


" Maaf Yang Mulia Ibu Suri , Menantuku sangat takut dengan Hewan itu . Aku akan membawanya Pergi untuk menenangkannya. Hamba pamit undur diri ".


" Baiklah ".


Pangeran Mahkota membawa Hewan itu pergi namun ketika melihat Putri Anle tidak ada di tempat , Dia sempat bertanya kepada Ibu Suri .


" Mengapa kau sangat Perhatian padaanya Mu'er ? Apakah kau menyukainya . Kulihat sejak tadi kau tak berhenti menatapnya ". Ungkap Ibu Suri.


" Nenek , Bukan Seperti itu ? Sebenarnya Putri Anle itu adalah teman kecilku ".


" Ibumu marah karena kau mengabaikan Permaisurimu , Cepat bawa dia pergi jalan-jalan menikmati Bunga ".


" Baik Nenek ". Ucapnya dengan Terpaksa.


Ibu Suri tau jika Pangeran Mahkota mempunyai Perasaan pada Putri Anle .


Di Perjalanan , Putri Anle mengantar Selir Agung untuk segera naik ke dalam Keretanya.


" Yang Mulia Selir Agung berikan tangan anda padaku ". Pintanya.


*Deg*

__ADS_1


Benar saja seketika Selir Agung mengingat Suara itu bahkan Sorotan kepanikannya sangat mirip dengan Tabib yang dibawa Oleh Pangeran Ketiga.


" Panggilah Aku Ibu ". Titahnya.


" Terima Kasih Ibu , biarkan aku memeriksa Nadi anda ".


Bahkan Selir Agung tidak meragukan Wanita yang saat ini sedang memeriksa Detak nadinya , Dia adalah Tabib itu.


" Nak , Mengapa kau terlihat khawatir seperti itu ".


" Ahh Itu ,. Aku ..?". Putri Anle mulai Gelagapan dan tidak bisa menjawab karena tanpa disadari Kemampuannya ini sudah tertangkap basah.


" Ibu... Maafkan aku..? Ibu berjanjilah untuk merahasiakan ini ". Putri Anle memohon .


" Ibu akan melakukannya tapi kau harus menjawab dengan jujur ?".


" Matilah aku sekarang ". Ucapnya dalam hati.


Putri Anle juga tak berhenti merutuki Kebodohannya itu.


" Apa itu Ibu ?".


" Kau yang menyembuhkan Penyakitku bukan, Katakan sejujurnya karena Ibu tidak ingin kau berbohong ". Perkataan Selir Agung tidak bisa dihindari lagi.


" Ibu.. aahh.. Itu..? Aku sebenarnya ...?". Masih belum bisa berkata sebenarnya.


" Ibu tau segalanya . Kau menghawatirkanku karena Racun yang diberikan olehnya untukku kan ". Timpal Selir Agung.


" Ibu , Aku hanya melihat Seorang Pelayan yang mencurigakan dan benar saja dia menaruh sesuatu ". Ungkapnya.

__ADS_1


" Ibu sudah tau ini akan terjadi ".


*Deg*


__ADS_2