Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Mata-mata


__ADS_3

Nona Kedua memasuki Istana Selir Agung yang dipandu langsung oleh Pangeran Ketiga.


" Salam Ibunda . Bagaimana keadaan Ibunda saat ini . " Ucap Pangeran Ketiga .


Nona Kedua hanya memperhatikan saja.


" Yu'er , Ibu sudah tidak apa-apa ." Jawabnya dengan Lembut.


Selir Agung menatap Seorang Wanita yang telah dibawa Oleh Putranya ini.


" Ibunda , Wanita ini adalah Temanku. Dia mempunyai Kelebihan seperti mendeteksi macam-macam penyakit dan Penanganannya ".


Nona Kedua terlihat sangat Gugup bahkan Kedua telapak Tangannya mulai berkeringat .


" Ning'er , Silahkan ".


Betapa terketuknya pintu hati Nona Kedua saat Pria yang berada dihadapannya memanggil namanya begitu dekat.


" Ba.. Baik Yang Mulia Pangeran . Salam Selir Agung , Hamba Teman Yang Mulia Pangeran Ketiga ingin meminta Izin untuk melihat pergelangan Tangan Yang Mulia selir Agung ." Katanya dengan Penuh Kesopanan .


" Sejak Kapan kalian berteman ". Pertanyaan Selir Agung membuat Nona Kedua bingung mau jawab apa.


" Ibunda ? Diamlah sebentar agar Ning'er bisa melihat Penyakit yang selama ini di derita Ibunda. "

__ADS_1


Nona Kedua memegang Pergelangan Tangan Selir Agung dengan seksama.


Tidak ada Keluhan namun sedikit aneh .


" Yang Mulia Selir Agung Maaf jika Hamba Lancang , Bolehkah hamba bertanya ". Ucap Nona Kedua.


" Boleh ".


" Apakah Yang Mulia Selir Agung merasakan Sesak Nafas secara tiba-tiba dan tidak bisa berjalan ". Gumam Nona Kedua .


" Benar ? Apakah Kau tau ? Penyakit apa yang telah kuderita selama ini nak ". Kata Selir Agung.


" Untuk saat ini Yang Mulia harus melakukan Pengetesan pada setiap makanan dan Obat-obatan karena kemungkinan besar berasal dari itulah ". Ungkap Nona Kedua.


" Apakah Ibundaku tidak mengalami Keracunan ?". Tanya Pangeran Ketiga.


" Terima Kasih nak ". Ucap Selir Agung.


Selepas dari Kamar Selir Agung , Nona Kedua ingin berbicara pada Pangeran Ketiga di Ruangan yang Tidak ada Dinding Tembok berbicara karena ini menyangkut Keselamatan Selir Agung.


Pangeran Ketiga membawanya ke Ruang Rahasia .


" Katakan Apa yang telah terjadi pada Ibundaku ".

__ADS_1


" Di Kediaman Selir Agung banyak mata-mata , Aku mencurigai Pelayan yang menyiapkan Makanan beserta minuman Selir Agung dan Tabib yang menanganinya selama ini. " Ungkap Nona Kedua.


Pangeran Ketiga mengepalkan Tangannya.


" Tidak kuduga dia sangat berani . Tunggu saja pembalasan dariku ". Ucap Pangeran Ketiga disertai rasa amarah yang berapi-api.


" Apa itu Ibu Suri ". Tebaknya.


" Benar ".


" Kalau begitu Kita satu Tujuan , Aku akan menuntut balas atas Kematian Tuan San atau Tabib San . Aku yakin jika Tuan Wuyu hanya diperintah olehnya saja ".


Semakin hari Nona Kedua semakin Cerdas bahkan Diam-diam Pangeran Ketiga sangat mengagumi Wanita ini.


" Oh Iya Pangeran , Tolong jaga Asupan Gizi dan Obat-obatan Selir Agung . Jangan biarkan mereka tau jika Kita mengetahuinya ".


" Tentu ".


Kini Kediaman Selir Agung sudah diambil alih Secara diam-diam oleh Pangeran Ketiga untuk melihat siapa mata-mata Ibu Suri yang telah berani dan Lancang.


Pangeran Ketiga memberitahu Selir Agung agar sebelum makan gunakan Besi Perak untuk mendeteksi Bahaya .


" Ibunda , Ingatlah hari ini berhati-hatilah dalam mengkomsumsi makanan . Di Kediaman ini Banyak mata-mata yang disebar olehnya. " Ungkap Pangeran Ketiga.

__ADS_1


" Baik Yu'er . Ibu Paham Maksutmu ".


Kini Kediaman Selir Agung sudah diperketat secara tersembunyi bahkan Selir Agung mengatur sebuah Rencana tersendiri guna menjebak Seorang mata-mata itu.


__ADS_2