
Pangeran Ming sangat Percaya diri jika Rencananya pasti akan berhasil.
Sebelumnya , Pangeran Ketiga meminta Wangyu untuk menyuruh Putri Anle menghindari Pangeran Ming .
Putri Anle menerka jika Suaminya itu Pencemburu .
Benar saja , semua telah disusun sangat epic .
Ketika Pangeran Ming memasuki Kediaman Pangeran Ketiga tepat saat itulah Menempatkan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Siasatnya mudah ditebak dan Pangeran Ketiga menyuruh semua Pelayan yang berada di Kediaman mengikuti Alur yang di rencanakannya.
Pelayan Wanita Bayaran Pangeran Ming segera melakukan Rencananya untuk memasuki Kamar Putri Anle .
" Hanya melakukan hal seperti ini sudah terbiasa untukku , Hah..? Apalagi membawanya pergi ". Gumamnya dalam hati.
Pelayan Wanita itu melakukan Penotokan Ditubuh Seorang Wanita yang saat ini terbaring diatas Kasur.
Sudah dipastikan Pelayan Wanita ini seorang ahli bela diri hingga mampu melakukan Blokade pada Tubuh Wanita yang saat ini berada di depannya.
" Sepi ? Tidak ada orang begitu mendukung keadaan ." Pelayan itu dengan Bangganya percaya diri.
Sebuah Kotak Hadiah tengah disiapkan untuk memasukan Tubuh Wanita yang di buat tak sadarkan diri.
" Keluarkan Kotak ini dari Kediaman dan jangan lupa melewati pintu yang aman ". Cecarnya pada Beberapa Pelayan yang sama seperti dirinya.
Dilain tempat , Putri Anle menemukan Sebuah tempat yang nyaman untuknya.
" Liqin , Mengapa aku merasakan bibirku terasa kebas ?". ungkapnya.
__ADS_1
" Hah ". Liqin berpura-pura terkejut padahal jelas sangat tau.
" Mengapa Wangyu menyuruhku datang kemari ,oh iya Apakah ada kabar tentang serulingku yang hilang itu ?".
" Belum Putri ".
" Seruling itu dimana ? mengapa aku sebegitu cerobohnya ". Lirih Putri Anle dengan Penuh Penyesalan.
Pada saat bebarengan dengan Pamitnya Kaisar Ming , Putri Ming datang dengan Langkah terbirit-birit seperti akan memberikan sebuah Informasi.
" Zhi'er ada apa ?". Tanya Kaisar Ming pada Putrinya.
" Aku melihat Permaisuri Yu pergi ke suatu tempat bersama seorang ".
" Permaisuri Yu ?". Ucap Kaisar Ming.
Putri Wen Zhi mulanya bekerja sama dengan Pangeran Wen Zhu namun malah membuat rencana lain untuk menghancurkan Martabatnya.
Pangeran Ketiga dan Pangeran Ming datang .
" Ada apa ini ?". Kata Pangeran Ming.
" Tunggulah kabar sebentar lagi ". Kata Kaisar Ming.
Putri Wen Zhi tersenyum penuh kemenangan karena sebentar lagi tidak ada yang bisa mencegah dirinya untuk menikah dengan Pangeran Ketiga.
Para Pengawal Khusus yang diperintahkan oleh Kaisar memasuki Sebuah Paviliun Penginapan yang ada di Ibukota.
" Mereka masuk kedalam sini ". Ucap Putri Wen Zhi sambil berpura-pura takut.
__ADS_1
* Brakk *
Pengawal Istana mendobrak Pintunya dengan Terpaksa .
Mereka melihat seorang Wanita yang tertidur bersama seorang Pria.
" Sedang apa kalian , Cepat bawa mereka ". Titah Pemimpin Pengawal.
" Ahh ". Pekik Wanita itu.
Putri Wen Zhi terlebih dahulu untuk pergi ke Istana dan mengatakan yang sudah terjadi.
Sungguh mengejutkan Semua orang yang berada di Aula Singgahsana.
" Kau jangan berkata sembarangan Putri Ming . Putriku tidak pernah seperti itu ". Ucap Perdana Menteri Liu dengan Lantang.
" Apakah kau sedang bermain trik Putri Ming ". Sambung Pangeran Mahkota .
" Kalian tunggu saja . Aku melihat sesuai dengan mata dan kepalaku sendiri ".
" Jika Kau Berdusta Bagaimana menurutmu untuk bertanggung jawab atas tuduhan itu ". Timpal Pangeran Ke empat.
" Hah , Rupanya banyak yang mengira dia itu Wanita Suci nyatanya sungguh menjijikan ". Penghinaan Putri Ming .
" Cukup . Dasar tidak tau malu ". Emosi Pangeran Mahkota.
" Secara sadar kau telah mencoreng nama baik Permaisuriku . Jika semua tuduhanmu itu benar maka Kaulah yang akan kujadikan Permaisuriku ". Ungkap Pangeran Ketiga.
Dalam sekejab Saja Putri Wen Zhi terhanyut dengan Perkataan Pangeran Ketiga .
__ADS_1
" Namun jika semua tuduhan itu tidak benar maka Kepalamu yang akan menjadi taruhannya karena ini menyangkut Harga diri ". Tegas Pangeran Ketiga.