
Pangeran Ketiga sudah mengatakan secara terang-terangan jika siapapun yang memiliki benih Bunga Lily merah berarti itu adalah sebagai Tanda orang Ibu Suri.
Putri Anle menyadari atau tidak jika Perdana Menteri Liu terlibat dengan Ibu Suri.
Keesokan harinya.
Pernikahan Pangeran Ke Empat dan Nona Pertama Liu dilaksanakan namun kenyataannya tidak sebahagia itu karena Pangeran Ke Empat memberi Posisi pada Nona Pertama Liu sebagai Selir Agung.
Seorang Selir tetap saja akan kalah setingkat dengan Seorang Permaisuri.
Pernikahan dilaksanakan dengan hikmat hingga dapat terselesaikan dengan baik.
Sejak tadi Nona Pertama Liu atau Selir Ming mendapati mata Suaminya sedang mencuri pandangan kepada Permaisuri Yu.
" Mengapa semua Laki-laki menyukai Wanita tidak punya bakat dan tak beretika seperti Liu Ning . Selagi sudah keluar dari Kediaman Liu maka aku akan merencanakan dengan matang rencanaku ini ". Ujar Liu Ming dalam hati.
Tidak hanya sorot mata Pangeran Ke Empat saja yang memandang Wajah milik Putri Anle namun Pangeran Mahkota juga yang sangat mendominasi.
Putri Anle memang sosok yang sempurna dimata semua laki-laki .
Pangeran Ketiga sangat paham dengan Pandangan Kedua Saudaranya itu.
Putri Mahkota pun menatap sendu pada Pangeran Ketiga karena sudah lama tidak pernah bertukar sapa lagi seperti dulu.
" Ketampananmu membuat Putri Mahkota tidak bisa melepaskan edaran pandangannya padamu , Lihatlah dia terlalu mendominasi ". Bisik Putri Anle pada Pangeran Ketiga .
__ADS_1
" Kau tidak merasa jika ada yang melakukan hal sama kepadamu ". Sahutnya balik .
Seketika Edarannya menuju pada Pangeran Mahkota yang tiada henti menatap wajahnya.
" Sial , Mengapa dia menatapku seperti itu ? Menjijikan ." Umpatnya dalam hati.
Pernikahan sudah selesai dan disusun acara kekeluargaan yaitu makan bersama bahkan berbincang-bincang.
Putri Anle segera pergi menghampiri Selir Agung karena sudah lama tidak berbincang.
Pangeran Ketiga harus pergi karena mendapat kabar dari Wangyu jika keluarga Xie sedang melakukan Pembebasan untuk Nona Xie .
" Jika Nona Xie Xiu kembali Ke Keluarga Bangsawan Liu maka dia akan kembali membuat Onar ". Ungkap Wangyu.
" Kau tidak perlu khawatir meski Xie Xun adalah Orang Ibu Suri namun dia tidak dapat bertindak sesuka hati ". Ungkap Pangeran Ketiga.
" Anakku yang cantik , Ibu begitu merindukanmu ". Ucap Selir Agung .
" Ibu bisa saja , Oh iya dimana Putri Chun Ibu sejak tadi tidak melihat keberadaannya ".
" Chun'er sedang hamil besar tidak diperbolehkan kemana-kemana takut terjadi sesuatu padanya ".
" Putri Chun hamil besar wah wah sebentar lagi punya Keponakan kecil ".
" Permaisuri Yu kapan akan menyusul Putri Chun ". Sahut Putri Mahkota yang mulai mendekat.
" Tentu saja secepatnya karena sejak kemarin kami selalu beraksi tiada henti bahkan Pangeran Ketiga selalu menggempur berkali-kali ". Ujarnya yang disengaja untuk memanas - manasi .
__ADS_1
Tangan Putri Mahkota mengepal erat bahkan suasana Hatinya mulai tidak baik.
Tentu hal ini menjadi Pertanyaan untuk Selir Agung yang memperhatikan Tingkah aneh Putri Mahkota.
" Putri Mahkota ? ada apa denganmu ." Tanya Selir Agung.
" Ahh Tidak ada Yang Mulia Selir Agung , Jika begitu aku harus pamit dulu karena takut Pangeran Mahkota mencari ".
" Mencari ? Ah yang benar saja wkwkwk ". Ledeknya didalam hati untuk Putri Mahkota.
" Anle , Kau sedang memikirkan apa ?". Seru Selir Agung .
" Menurut Ibu bagaimana , hehehe ".
" Dasar yaa ". Selir Agung terlalu gemas pada menantunya .
" Ibu , Bagaimana kondisinya ? Apakah masih ada yang aneh ."
" Sejak mendapatkan Herbal darimu itu Tubuh Ibu sudah bugar dan seperti muda lagi ".
" Wah , Bagaimana Aksinya di Ranjang Ibu ".
Selir Agung benar-benar terbelalak karena mendengar Putri Anle yang terkesan blak-blakan membuatnya menahan rasa malu.
" Ahh , Kau tidak perlu tau tentang itu dan Kau harus berusaha untuk membuatkan seorang Cucu untuk Ibu ".
" Kusiapkan anak kembar yang lucu untuk Ibu agar Istana Selir Agung tampak ramai ".
__ADS_1
" Semoga Ucapanmu akan menjadi Kenyataan karena Ibu sudah tidak sabar dengan itu ".