
" Aaaaaaa ". Teriakan Putri Anle berhasil membangunkan Pangeran Ketiga .
Dengan cepat mulutnya dibekap oleh kedua tangannya untuk menghentikan teriakan Putri Anle.
" Ck , Kau jangan berisik ".
" Apa yang telah kau lakukan padaku ! Apa kau semalam sudah melakukan hal yang tak senonoh padaku ". Ucapnya sambil melihat ke dalam Selimut.
" Kau sudah membuatku menderita tekanan batin bahkan lebih parah daripada berperang melawan musuh ". Geramnya .
" Kau berbicara tidak jelas !! Katakan apa yang telah terjadi mengapa kau dan aku tidak memakai Pakaian seperti ini !!".
" Itu sudah lumrah , Kita sudah lama menikah ." Balasnya santai dengan berjalan tanpa memakai Pakaian.
" Qing Yu kau benar-benar tidak tahu malu yaa dasar mesum ". Omel Putri Anle sambil menutupi Kedua matanya namun sedikit mengintip.
" Tidak perlu ditutup kita sudah saling mengetahui masing-masing luar dalam ". Ucapnya dengan sedikit menggoda.
" Luar dalam ? Itu berarti kau sudah --- ".
Pangeran Ketiga hanya bisa menahan tawanya karena sudah berhasil menggoda Permaisurinya yang begitu menggemaskan .
" Qing Yu kau mau kemana ? ".
" Bertemu Tabib dan kau segera pakai Pakaianmu ". Titahnya.
Sepemergian Pangeran Ketiga dengan cepatnya Putri Anle mencari Pakaian untuk menutupi Tubuhnya yang Polos sambil mengumpat.
" Qing Yu kau berani melakukan itu tanpa persetujuan dariku , aku tidak rela dan tidak akan melepaskanmu nanti ".
" Tapi , Bagian intimku tidak merasakan apa-apa . Putri Chun pernah menceritakan jika melakukan hubungan pasti bagian dalamnya sakit , nyeri dan ini tidak kurasakan Apakah Qing Yu menggunakan Ilmu penembus yang tidak membuat sakit ?". Putri Anle Keheranan.
__ADS_1
" Ehemm ". Deheman Pangeran Ketiga membuat Putri Anle terkejut.
" Apalagi ? Dasar Pencuri !".
" Tabib akan kemari jadi bersiap-siaplah ".
" Untuk apa Tabib kesini sangat tidak dibutuhkan ".
Selang beberapa detik seorang Tabib datang bersama Liqin.
" Permaisuri Kau sudah sadar , Syukurlah ". Gumam Liqin.
" Apa kau bilang sudah sadar ?".
Lalu Tabib segera melakukan Pemeriksaan pada Tubuh Putri Anle.
" Katakan padaku apa yang sudah terjadi padaku ". Ucap Putri Anle yang Penasaran.
" Permaisuri semalam kedinginan hingga suhu tubuhnya melemah dan menyebabkan Hipotermia yang mana hanya bisa ditangani dengan sentuhan Kulit ke Kulit ".
" Benar , Suhu tubuh anda kini membaik itu berarti Pangeran telah menyelamatkan anda dari kematian ".
*Deg*
Putri Anle menoleh ke arah Pangeran Ketiga.
" Apakah aku sudah salah paham dengannya ?". Ungkapnya dalam hati.
" Permaisuri harus meminum herbal ini agar kondisinya lekas membaik seperti semula ". Kata Tabib itu.
" Herbal ini akan sangat lama bekerjanya lebih baik pakai STMJ lebih cepat lebih baik ". Ujar Putri Anle.
__ADS_1
Tabib itu melongo kala mendengar Pengucapan dari Putri Anle yang begitu fasih dan sangat mengetahui dunia Perobatan .
" Ehmm , Kau jangan salah paham dulu . Permaisuri mengatakan itu karena suhu tubuhnya sangat lemah dan Tabib di Kediaman Liu selalu memberi yang dikatakan tadi ". Jelas Pangeran Ketiga untuk menutupi kebodohan yang telah diperbuat oleh Putri Anle.
" Bee--benar ! Permaisuri selalu meminum Susu , Telur , Madu dan Herbal jahe merah dicampur jadi satu untuk pemulihan tubuhnya ". Imbuh Liqin.
" Begitu rupanya " .
" Kalau begitu , Liqin kau antarlah Tabib keluar silahkan ". Gumam Pangeran Ketiga.
Putri Anle benar-benar merutuki Kebodohannya karena hampir membuat Tabib tadi curiga .
" A--- aku sungguh kelepasan " . Lirih Putri Anle.
" Kau memang selalu seperti ini . Sungguh keras kepala ". Ketus Pangeran Ketiga .
" Kau bahkan semarah itu padaku padahal aku hanya tidak sengaja ".
" Kau ingin mengatakan pada Seluruh Dunia kalau kau hebat dalam Dunia Pengobatan bahkan kau adalah Ahli Racun ". Pangeran mulai emosi.
" Lalu ada apa denganmu ? Bukankah tidak ada hubungannya denganmu ".
" Sudah ku katakan berulang kali padamu , Kau adalah Wanitaku jadi semua yang terjadi padamu akan menjadi Urusanku ". Bentakan Pangeran Ketiga membuat Putri Anle ketakutan.
Sudah membuat Putri Anle ketakutan dengan Segera mendekatinya untuk meminta maaf karena sudah terlanjur emosi.
" Maafkan aku ". Lirihnya sambil duduk disamping Putri Anle.
" Tak bisakah kau mengucapkan kata-kata yang Indah padaku ".
Seketika Wajah mereka saling bertemu dan menatap satu sama lain.
__ADS_1
" Kau Istirahatlah , Aku akan menyuruh Pasukan untuk kembali ke Ibukota sesegera mungkin ."
" Tunggu !".