Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Sampai Di Ibukota


__ADS_3

Karena gemas mendengar Ocehan dari Permaisurinya dengan cepat tubuh itu ditarik dan dipangku .


" Kau suka sekali mengoceh apakah tidak lelah ". Lirih Pangeran Ketiga sambil membelai rambut Putri Anle.


" Kau sedang terluka cepat turunkan aku ".


Pangeran Ketiga semakin mengenduskan Kepalanya kebagian ceruk leher Putri Anle.


" Hm , Jika kau seperti ini mungkinkah kau meminta aku untuk melakukan sesuatu untukmu ." Putri Anle mulai berani menggodanya.


" Tetaplah seperti ini Ning'er , Aku lelah jika terus berdebat denganmu ".


" Kau yang selalu memancingku ". Mencubit hidung mancung milik Pangeran Ketiga.


Suasana kini menjadi penuh romantis dan sesuai dengan keinginan Putri Anle.


" Kuharap ini bukanlah Mimpi , Qing Yu benar-benar membuatku nyaman saat ini ". Gumamnya dalam hati.


Wangyu datang untuk menyampaikan Pesan jika Pasukan yang menyerang memang dari Pasukan Serigala .


" Segera berangkat kembali dan harus sampai di Ibukota agar tidak membahayakan Yang lainnya , Siapkan kejutan untuk Pasukan itu ." Kata Pangeran Ketiga dari dalam Kereta sambil memangku Putri Anle .


" Mengapa kau begitu tenang dan membiarkan mereka pergi setelah melakukan ini padamu ". Sahut Putri Anle.


" Untuk apa ? Percuma saja malah akan menyiakan hal seperti ini ". Semakin memeluk erat pinggang Putri Anle.

__ADS_1


Keduanya sudah mulai saling dekat bahkan tidak menampakkan Keegoisan lagi .


* Sampai di Ibukota Qianwu.


" Qing Yu , Sepertinya aku sangat lapar ! Bagaimana jika kita mampir ke Restoran Minxiang ".


" Sudah tidak ada waktu lagi karena hari ini harus bertemu Kaisar ". Jawaban Pangeran Ketiga tidak memuaskan .


" Kita barulah sampai kenapa harus terburu-buru dan Kau juga sedang terluka ". Ucapnya sambil memanyunkan bibirnya.


Tanpa ragu lagi Bibir itu segera diraihnya dengan menarik tengkuk leher milik Putri Anle .


" Mmbbbb ". Suara Putri Anle ketika tiba-tiba dipagut bibirnya .


" Mengapa tidak diteruskan , Kau sudah mau membukanya ". Kata Putri Anle.


" Tidak disini , Kau kembalilah ke Kediaman lebih dulu karena aku harus masuk Istana bertemu Kaisar ".


Lagi Lagi Putri Anle merasa kecewa padahal dia sangat penasaran seperti apa melakukan hubungan yang sangat intim itu .


Pangeran Ketiga langsung pergi begitu saja membuat Suasana hati Putri Anle memburuk dan mengumpatinya.


Sampai di Kediaman Pangeran Ketiga barulah disambut oleh semua Pelayan.


" Liqin , Siapkan Bunga mawar sebanyak-banyaknya karena malam ini aku akan pergi ke Paviliunnya ". Ungkap Putri Anle dengan Geram.

__ADS_1


Sedangkan Liqin hanya melongo mendapati Junjungannya telah berubah bahkan sangat berubah.


" Ada apa dengannya ? Mengapa Permaisuri sesemangat itu ingin pergi ke Paviliun Pangeran Ketiga ". Ucapnya sambil menggaruk-garuk rambutnya yang tidak merasa gatal.


Pangeran Ketiga memasuki Istana sangat lama hingga Menunggu adalah hal yang sangat menyebalkan untuk Putri Anle.


" Liqin !! Aku ingin mandi lagi ". Beonya .


Liqin hanya menurutinya saja agar tidak semakin buruk suasana hatinya .


Sudah terhitung 3x mandi namun Pangeran Ketiga masih belum menampakkan dirinya di Kediaman .


Putri Anle semakin dibuat geram , Bagaimana mungkin hanya pergi ke Istana saja harus menghabiskan setengah hari .


Merasa Jengkel karena terlalu lama menunggu , Putri Anle memilih untuk keluar dari Kediaman .


Pangeran Ke Empat mendapati berita tentang Putri Anle yang keluar Kediaman dari mata-matanya maka dari itu dengan cepatnya dia pergi menyusul Putri Anle.


" Dia pasti pergi ke Restoran Minxiang ". Tebaknya lalu menyeringai.


Sejak Kepergian Putri Anle barulah Pangeran Ketiga datang .


Mendapati Informasi yang tidak menyenangkan tangannya mengepal erat.


" Wangyu , Cari Permaisuri sampai dapat bawa dan segera menghadap saat ini juga " . Ucap Pangeran Ketiga dengan nada dinginnya.

__ADS_1


__ADS_2