Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Ketapel


__ADS_3

Selir Fang semakin memperburuk suasana dengan menangis .


" Mengapa Nyonya berbicara seperti itu ?." Kata Selir Fang sambil meneteskan Air mata Buayanya.


" Kepala Pelayan . Bawa Nona Kedua datang padaku . Cepat !! Jika dia tidak mau seretlah untuk menghadapku ". Kecaman Tuan Liu.


Nona Ketiga sangat bahagia karena Tuan Liu pasti akan menghukum Nona Kedua lagi.


Nona Pertama segera menemui Tuan Liu.


" Ayah ? mengapa anda menyuruh Kepala Pelayan untuk menyeret Ning'er . " Kata Nona Pertama.


" Karena Ning'er tidak pernah kapok membuat Ulah . " Jawab Tuan Liu.


" Ning'er sedang Pingsan , Wajahnya penuh memar meski Kulitnya tidak seputih Adik Ketiga namun masih terlihat sangat membekas . Ayah , Aku adalah Saksi dalam hal ini. " Ujar Nona Pertama.


Selir Fang mengepalkan tangannya .


" Tidak , Nona Pertama jangan memperburuk Suasana . Nona Pertama pasti berbohong kan ". Kata Selir Fang.


" Tidak. Aku tidak berbohong." Lirih Nona Pertama.


Kepala Pelayan memberitahu jika Semua Perkataan Nona Pertama benar adanya.


Tuan Liu segera melihat Keadaan Nona Kedua.

__ADS_1


Setelah melihat Tubuh bahkan Wajah Putri Keduanya yang penuh memar bahkan ada luka bekas cakaran yang membekas.


" Panggilkan tabib ". Titah Tuan Liu.


Dalam hal ini , Tuan Liu merasa telah di permainkan oleh Nona Ketiga bahkan Selir Fang.


Hubungannya dengan Nyonya Liupun sedikit bermasalah karena Hal ini.


" Cepat bawa Nona Ketiga menghadapku ".


Tuan Liu sudah tidak tahan lagi untuk memberi Hukuman pada Nona Ketiga.


Selir Fang tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Tuan Liu.


" Berlutut dan cepat katakan kesalahanmu ".


" Ayah , aku tidak salah . Justru Kakak Kedualah yang memulainya. " Bela Nona Ketiga.


" Kau sangat beringas menyerangnya dan aku melihatnya langsung . Adik Kedua sudah berubah malah kau yang memulainya. " Gumam Nona Pertama.


" Ini juga karena Kakak Pertama, Aku tidak salah dalam hal ini ". Timpal Nona Ketiga sambil menunjuk Nona Pertama.


" Diam !!". Sentak Tuan Liu.


" Ayah , Sebenarnya aku juga dirugikan . Kakak Kedua mencubitku hingga memar dibagian ..". Dengan sadar betapa malunya Nona Ketiga yang ingin memperlihatkan Pahanya .

__ADS_1


" Kepala Pelayan , Cambuk Nona Ketiga sebanyak 20X jika dia terluka segera obati dan untuk Selir Fang , Bulan ini tidak akan mendapatkan Uang bulanan dan tidak boleh keluar Kediaman selama sebulan." Kata Tuan Liu.


Nyonya Liu menyeringai setelah menatap Selir Fang yang tidak berdaya itu.


Semakin Larut , Kediaman Liu sudah mulai tenang kembali.


Seorang Pria memakai Pakaian Hitam dengan Penutup berada di atap Kamar Nona Kedua.


Nona Kedua tertidur karena efek dari meminum Obat tidur yang diraciknya sendiri.


Ya . Kini Nona Kedua sudah memahami Cara meracik obat dan membuat Obat dari Tanaman Herbal bahkan Dia bisa menjadi Ahli dalam Mengatasi segala Macam Racun.


Pangeran Ketiga menyusup ke Kamar Nona Kedua.


" Masih tidur ? ". Ujarnya.


" Tidur lebih menawan daripada Bangun seperti Harimau betina ". Imbuhnya sambil mencubit kedua pipi milik Nona Kedua.


Karena Nona Kedua tidak bangun dari tidurnya , dia segera kembali.


Sebelum pergi dari Kamar Nona Kedua , Pangeran Ketiga tak sengaja mendapati sebuah Ketapel kecil yang sangat tidak asing untuknya.


Ketapel itu adalah Miliknya sewaktu kecil , dan diberikan pada Seorang Gadis kecil yang pada saat itu menyelamatkannya dari bahaya.


Pangeran Ketiga tidak menyangka jika Gadis Kecil yang pernah ditemuinya dulu adalah Nona Kedua bahkan Pemberian darinya masih Disimpan dengan baik.

__ADS_1


__ADS_2