Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Kebenaran


__ADS_3

Dari Jauh terlihat Tamu yang sejak tadi pagi ditunggu-tunggu oleh Pangeran Ketiga.


Kepala Pelayan mengantar Nona Kedua menghadap Pangeran Ketiga yang sedang berdua dengan Nona Mu.


" Salam Pangeran Ketiga ?". ucap Nona Kedua.


" Duduklah ". Titah Pangeran Ketiga.


Nona Mu melirik Nona Kedua dengan Penasaran.


" Ampuni hamba jika mengganggu Pangeran Ketiga dan Calon Permaisuri Pangeran Ketiga". Kata Nona Kedua yang sengaja .


Pangeran Ketiga semula senang kini berubah menatap Nona Kedua dengan penuh penindasan.


Sedangkan Nona Mu didalam hatinya bersorak gembira.


" Nona tidak perlu sungkan karena anda tidak mengganggu kami ". Ujar Nona Mu.


" Nona Mu , Jika tidak ada yang perlu dibicarakan lagi . Silahkan , Wangyu antar Nona Mu." Kata Pangeran Ketiga.


Dengan berat hati Nona Mu meninggalkan Keduanya.


" Kau ikutlah denganku ".

__ADS_1


" Baik ".


Mereka pergi ke Penjara bawah tanah yang ada di Kediaman Pangeran Ketiga.


Tatapan Wuyu begitu tidak percaya setelah melihat Pancaran mata Nona Kedua.


Sinar Pancaran itu tidak asing untuknya.


" Nyo..Nyonya San ". Ungkapnya.


" Ternyata kau yang bernama Wuyu ". Kata Nona Kedua.


" Kau memanggilnya Nyonya San ?". Mendekati Wuyu.


" Apa maksutmu ?". Kata Wuyu.


" Kau membunuh Seseorang sedangkan kau jadikan orang lain sebagai kambing hitammu kan . Oh satu lagi , Sepertinya kau dilindungi Permaisuri entah itu Permaisuri Sekarang atau Terdahulu . Kata Nona Kedua.


" Dia orang Ibu Suri . " Sambung Pangeran Ketiga.


Nona Kedua tidak bisa menahan amarahnya lagi , Dia mengambil Pisau yang ada dimeja untuk menikam Wuyu.


" Hentikan !!". Pangeran Ketiga mencegah Nona kedua.

__ADS_1


" Dia tak pantas untuk hidup sedangkan orang yang tak bersalah harus menanggung semua Dosanya dihadapan orang-orang , Dia bukan hanya kehilangan Kepala nya ..dan kau masih bisa bernafas saat dia menderita !! Selama ini dialah yang membuatmu tetap hidup , dia mengganggapmu sebagai saudaranya sendiri tapi... ". Mata Nona Kedua sudah merah bahkan bulir air matanya begitu deras.


Pangeran Ketiga masih menahan tangan Nona Kedua untuk tidak melakukan tindakan yang Impulsif dan merugikannya karena menangkap Wuyu itu tidak mudah.


" Aku tidak tau apa masalah kalian ? tapi sepertinya ini Cerita lama . Bukan tentang Kematian Perdana Menteri Mu ". Kata Pangeran Ketiga.


" Aku telah berjanji untuk menuntut balas bahkan akan membersihkan namanya karena dia tidak bersalah . " Tangisan Nona Kedua sangat Pecah.


" Tuan Wuyu ? Apakah kau takut sekarang ?". Pangeran Ketiga menatap Wuyu.


" Nona itu memiliki Tenaga dalam Nyonya san , bahkan kemungkinan Nyonya San sudah melepas Raganya namun Rohnya ada bersamanya ". Ungkap Wuyu.


Pangeran Ketiga terkejut dengan Ucapan Wuyu.


" Tidak ? Kau salah , Nenek San sudah tenang dan Rohnya berkumpul dengan Tuan San . Tuan San adalah Majikanmu bukan ?". Nona Kedua begitu jeli memikirkan Tentang Kehidupan Nenek Tua itu.


" Aku memang bersalah , Kau pantas membunuhku ". Pasrah Wuyu.


" Tidak semudah itu , rasanya tidak adil ? Kau memfitnah Tuan San dan Membuat nama baiknya tercoreng bahkan dia mati dalam keadaan yang tidak adil .. ? Tuan Wuyu ..Kau Iblis.. ". Nona Kedua menampar Wuyu berulang kali , dan mengambil Timah yang sudah dipanaskan untuk menyiksa Wuyu.


Pangeran Ketiga tidak menduga jika Nona Liu begitu tidak berperasaan seperti dirinya saat melakukan pada orang yang bersalah.


Pangeran Ketiga mulai sedikit menaruh Hati pada Nona Kedua.

__ADS_1


__ADS_2