
" Akan ku balas kau atas Apa yang kau lakukan padaku ." Lirihnya dalam hati.
Sebelumnya Pangeran Ketiga yang mempermainkannya, Kini giliran Putri Anle yang mendekati Tubuh Pangeran Ketiga .
Namun Hal itu dianggap enteng dan Meremehkan.
Putri Anle benar-benar gemas akan Tingkah Pangeran Ketiga yang selalu menggodanya namun hanya untuk dipermainkan.
" Kau kira hanya kau yang bisa melakukannya..iya.. Kau pikir aku ini Wanita yang lemah begitu.. Kau tidak bisa meremehkan aku lagi ". Langkahnya begitu brutal membuat Pangeran Ketiga terkapar di Atas Ranjang .
* Bugh*
" Kau ..kau mau apa ?". Lirihnya dengan sedikit terkejut.
" Menuntut balas atas Tindakanmu itu ". Balasnya dengan Emosi sambil membuka Pakaian yang melekat pada Tubuh Pangeran Ketiga.
Kini Pangeran Ketiga sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Permaisurinya.
"Apakah dia akan memperkosaku ?". gumamnya dalam hati.
Putri Anle benar-benar sangat brutal hingga melepas Pakaian Pangeran Ketiga dengan Kasar dan melemparnya ke sembarang arah.
Kondisi Pangeran Ketiga benar-benar tidak aman lagi secara tubuhnya benar-benar berkedut dan bergetar kala tangan halus Putri Anle menyentuh kulitnya.
__ADS_1
Sepertinya Senjata Pusaka Milik Pangeran Ketiga tidak bisa terkendalikan lagi , Benar-benar tersiksa.
Melihat Pangeran Ketiga tersiksa barulah Putri Anle pergi meninggalkannya dengan langkah sangat cepat .
Sungguh Kejam Perlakuannya . Wkwkewkwk Rasain Tuh Pangeran Ketiga 😂🤣.
" Heii.. Kau !! Ahhhh sialan.. Hufttt mengapa dia menyiksaku seperti ini . Dia benar-benar keterlaluan . Sungguh menyakitkan ." Gerutunya.
Putri Anle sengaja membuka seluruh Pakaiannya agar dia tidak berani mengejarnya dalam kondisi setengah Telanjang dada .
Bagaimanapun pasti Pangeran Ketiga tidak rela tubuhnya yang sexy dan bersobek-sobek Eightpack dilihat orang lain apalagi itu seorang Pelayan.
" Arrggghhh... Liu Ning aku tidak akan pernah melepasmu.. bagaimanapun juga kau sudah berani membangunkannya maka kau harus menidurkannya kembali ". Erangnya yang sudah tidak sanggup menahan reaksi Sejata Pusaka yang terbangun .
Benar-benar harus ditahlukkan oleh Pawangnya.
Setelah sampai di kamarnya , Dia melupakan sesuatu.
" Ohh tidak , Aku tidak boleh tidur dikamar ini bisa gawat nih . Mengapa aku melakukan hal sebodoh itu ya astaga .. apakah dia benar - benar akan menerkamku.. dan.. aahh Pasti siang dan malamku akan dihantui olehnya ". Putri Anle tidak berhenti merutuki kebodohannya .
Sama saja dia memancing Singa yang kelaparan .
Putri Anle pergi ke Wisma Para Pelayan. Benar karena disinilah pasti akan aman untuk malam ini .
__ADS_1
" Pe---permaisuri . Apakah itu anda ". Kata Pelayan yang berada di Wisma Pelayan kebetulan masih belum tidur.
" Dimana Kamar Liiqin berada ?". Tanyanya pada Pelayan itu.
" Liqin di sana Permaisuri , Mari saya antar ".
" Terima Kasih , Oh iya sebaiknya kau tutup Pintu Wisma nya agar tidak ada orang lain yang masuk ".
Putri Anle menggedor-gedor Pintu Liqin .
Liiqin sudah tertidur dengan lelapnya namun harus terganggu oleh suara gedoran yang berisik dari Pintu kamarnya.
Begitu membuka Pintu dalam keadaan Mataa masih kantuk berat dia mengomel.
" Tidak punya sopan santun.. mengapa harus mengedor-gedor pintu. Tidak lihatlah kau ini jika kau sedang lelap tidur . Mengganggu saja ". Omelnya.
" Liqinn !!!!! kau berani mengomeliku ."
Mata Liqin yang terkatup katup kini langsung segar begitu mendengar Suara Putri Anle.
" Pe--Permaisuri.. itu kau . Mengapa kau bisa ada disini , Apakah kau mulai bosan dengan kamarmu yang begitu luas dan nyaman ". Walau sudaah membuka matanya namun pikirannyaa masih ngelantur.
* Pletak*
__ADS_1
Ya. Tentu saja dengan menjitak Kepalanya baru sadar dari ngelindurnya.
" Adawwww Sakit sekali ". keluhnya