Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Dipenjara


__ADS_3

Nona Mu beserta Keluarga akan menuntut Perdana Menteri Liu atas penyebab kematian dari Mu Fanxi.


Di Istana para menteri tidak menduga bahkan ada sebagian yang tidak percaya akan kebenaran itu karena Perdana Menteri Liu selama ini telah bekerja dengan kompeten dan bijak .


Kaisar memijit kedua pelipisnya karena pusing mendengarkan para menterinya beradu argumen .


" Yang Mulia Kaisar ? Hamba memohon padamu agar ketidakadilan ini segera tindaklanjuti demi ketenangan Ayah kami ". Ucap Nona Mu.


" Benar yang mulia ". Imbuh Istri Mu Fanxi.


Pangeran Ketiga tidak datang hari ini membuat Kaisar semakin bingung untuk mengambil sebuah keputusan karena bagaimanapun juga Perdana Menteri Liu adalah Besannya sekaligus Ayah dari Putri Anle.


" Nona Mu , Kau sangat ingin sekali menghancurkan keluarga Liu . Apakah ada maksut tersembunyi ". Kata Menteri Xi.


" Selama ini Nona Mu selalu mengejar-ngejar Pangeran Ketiga ." Sahut Menteri Jiu .


" Cukup !! Kalian semakin membuatnya tertekan ". Teriak Pangeran Keempat.


" Masalah ini sudah lama namun baru diungkit kembali dan betapa susahnya untuk mencari pelakunya tapi lihatlah sekarang dengan mudahnya Nona Mu datang dan berkata jika Perdana Menterilah Pelakunya ". Ucap Menteri Zhu sahabat Perdana Menteri Liu.


" Kau mengatakan seperti ini karena teman baiknya bukan ". Ujar Menteri Su.


" Menteri Pertahanan Su bijaklah dalam berkata ". Sindir Pangeran Mahkota.


Suasana Ruang Pertemuan hari ini sangat riuh karena saling menyerang satu sama lain dengan beradu argumen semula membicarakan masalah Mu Fanxi dan Liu Han kini menjalar ke Permasalahan Pribadi masing-masing.


Menteri Su sangat percaya diri dan sombong karena merasa bangga atas pencapaiannya bahkan dialah besan Kaisar yang tidak melakukan tindak Kejahatan.


Namun hal itu segera ditepis oleh kedatangan Pangeran Ketiga.


" Jangan merasa bangga pada diri sendiri dulu karena tidak tau yang akan terjadi selanjutnya padamu ". Ucap Pangeran Ketiga.


" Pangeran Ketiga . Syukurlah kau sudah datang , tolong katakan yang sebenarnya telah terjadi ". Kata Kaisar.


Nona Mu mulai ketar-ketir dengan kedatangan Pangeran Ketiga apalagi dia sempat mengancamnya .


Tatapan mata Pangeran Ketiga sungguh tajam menakutkan namun tidak mengurangi ketampanannnya.


" Jika Nona Mu menemukan bukti secara langsung tanpa mendengar dari orang lain maka aku sendiri yang akan memberikan keadilan pada Keluarga Mu Fanxi ". Ucap Pangeran Ketiga .


Perkataan Pangeran Ketiga saat ini telah membuat Nona Mu ketakutan karena dia tidak bisa membuktikan hanya berdasarkan perkataan dari orang lain.


Tidak ada yang berani melawan apapun yang berhubungan dengan Pangeran Ketiga karena sudah pasti tidak akan menang .


" Perjelas lagi , Masih tidak begitu paham dengan Perkataanmu ." Kata Kaisar .


" Kedatangan Nona Mu hari ini hanya untuk meminta keadilan bukan untuk menjatuhkan Keluarga Liu . Kasus Mu Fanxi memanglah ada kaitannya dengan Perdana Menteri Liu namun ada beberapa bukti yang saat ini kutemukan ". Ungkapnya.


" Katakan !". Teriak Kaisar dengan lantang tidak seperti tadi hanya diam bingung tanpa berbicara .


" Kasus Mu Fanxi terjadi begitu saja dan tidak masuk diakal , dia mati karena keracunan namun sudah terduga jika ada seseorang yang sengaja meracuninya untuk itu dari hari kehari aku mencari titik terangnya ---,


lalu Nona Mu datang mengancam karena dengan tiba-tiba dia tau tentang pelakunya siapa . Nona Mu , Apakah selama ini kau tidak berpikir panjang dulu mengapa penyampai informasi tersebut begitu yakin ". Jelas Pangeran Ketiga yang membuat Nona Mu kelabakan .


Nona Mu sama sekali tidak bisa menjelaskannya karena yang mengatakan adalah Orang Ibu Suri.


" Nona Mu ayo katakan sesuatu seperti tadi saat kau menuduh Perdana Liu yang membunuh Ayahmu ". Ucap Menteri Jiu.

__ADS_1


" Kau jangan mendesaknya coba lihatlah dia ketakutan " . sambung Menteri Xu.


" Dasar kalian ini tidak berperasaan . Bagaimana jika seumpama itu adalah Putri kalian " . Menteri Su sok bijak.


" Jangan mengatakan kebijakan jika kau sendiri masih belum mampu mendidik Putrimu sendiri karena Lusa dia berulah ". Sahut Menteri Gu yang memberi Keadilan saat itu untuk Putri Mahkota dan Selir Ming.


Menteri Su merasa dipermalukan dan ingin sekali mencekik leher Menteri Gu ini.


Pangeran Mahkota tidak menggubris perbuatan mertuanya yang begitu bodoh bahkan dia merasa malu memiliki mertua sepertinya.


Nona Mu meminta maaf pada Pangeran Ketiga atas tindakan cerobohnya yang tidak bisa dikendalikan.


Dia juga tidak ingin dibenci oleh Pangeran Ketiga .


*


*


*


" Liqin kau sibuk ?". tanya Putri Anle.


" Tidak , ada apa ?".


" Buatkan makanan yang lezat dan enak untuk bibi tang karena aku akan mengunjunginya hari ini ".


" Baik , aku juga ingin bertemu dengannya ?".


Keduanya menuju Penjara bawah tanah namun sungguh disayangkan , hari ini penjara tidak boleh dikunjungi oleh siapapun kecuali Pangeran Ketiga.


" Buka pintunya !!". pekik Putri Anle.


" Kau tau dia ini siapa ?". Sahut Liqin.


Mereka menganggukan kepalanya pertanda jika mengenali Putri Anle namun masih tetap saja tidak dibukakan pintu.


Hal ini menyebabkan Putri Anle geram bahkan menyerang penjaga .


Namun faktanya mereka berdua malah jadi tahanan karena sesuai dengan perintah Pangeran Ketiga , Siapapun yang melakukan pemberontakan di penjara maka kurunglah dalam penjara.


" Haaaaaa ---Qing Yu brengsek , keterlaluan bahkan dia tidak membuat pengecualian untukku ". Umpat Putri Anle.


" Permaisuri ? mau sampai kapan berada ditempat seperti ini ". Ucap Liqin.


" Aku akan membuat dia memohon bahkan mencium kakiku ."


" Hah , mana ada seperti itu . Mustahil ." Sahut Liqin.


" Diamlah ".


Pangeran Ketiga masih belum kembali ke Kediaman hingga saat ini karena begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan bersama Kaisar.


Sedangkan Putri Anle dan Liqin sangat tersiksa dengan keadaan di Penjara.


" Tidur di tempat seperti ini sangatlah menakutkan , ini gelap apakah sudah malam".Ucap Liqin.


" Jika begitu Nona Xie Xiu dan Bibi Tang pasti tersiksa bahkan mereka sudah berhari-hari atau berbulan-bulan melewatinya ".

__ADS_1


" Kita baru setengah hari sudah seperti mau mati saja mungkin lebih baik ".


" Makin hari makin menyebalkan saja lebih baik aku tidak menjadi Permaisurinya ".


Sudah 2 hari lamanya Pangeran Ketiga tidak kembali ke Kediaman dikarenakan sedang melakukan penyelidikan seseorang .


Keadaan Putri Anle sudah berantakan bahkan tidak karuan.


Wangyu merindukan Liqin untuk itu dia datang mencarinya namun tidak dapat menemukannya.


Sedangkan Pangeran Ketiga masih sibuk dengan penyelidikannya yang masih kurang .


" Yang Mulia ? Permaisuri dan Liqin tidak ada di Kediaman ". Ucap Wangyu.


" Mereka tidak ada di Kediaman lalu kemana mereka pergi ".


" Kata kepala pelayan kemarin liqin membawa tempat nasi sepertinya akan berpiknik namun mereka tidak kembali sampai hari ini ". Jelas Wangyu.


" Apa !!! ".


Pangeran Ketiga langsung bergegas mencarinya bahkan seluruh Kediaman segera dikomando olehnya.


Jiusan dan Jiulin segera datang menghadap Pangeran Ketiga untuk mengatakan jika Putri Anle aman.


" Kau bilang dia aman ? Lalu dimana mereka ."Ucap Pangeran Ketiga.


" Ayo katakan dimana Istriku kau sembunyikan ". Sahut Wangyu.


" Kami tidak melakukan hal itu Wangyu yang benar saja harus menyembunyikan Istrimu ". Jawab Jiusan.


" Yang Mulia , Permaisuri saat ini berada di Penjara ". Ucap Jiulin.


" Apa !!!" . Pekik Pangeran Ketiga membuat ketiga pengawalnya terkejut .


" Kalian tau sejak kapan ?". Ucap Wangyu .


" Baru saja ketika kembali ke Kediaman . Seseorang penjaga penjara sedang mengatakannya ". Kata Jiusan.


" Kalian hanya diam saja ". Sahut Pangeran Ketiga .


" Mereka tidak memperdulikan kami Yang Mulia ".


Pangeran Ketiga dan Wangyu bakal terkena masalah masing-masing karena selama 2 hari melalaikan istrinya ditambah lagi penjaga penjara yang terlalu disiplin mengakibatkan persoalan semakin runyam serunyamnya.


Pangeran Ketiga terhentak melihat keadaan Putri Anle yang acak-acakan seperti orang miskin tidak punya apa-apa bahkan wajahnya kotor .


" Ning'er ?". Pangeran Ketiga berhamburan memeluk Putri Anle.


Namun pelukan itu segera ditepis olehnya .


" Menjauhlah dariku !! Aku tidak sudi disentuh olehmu ". Teriak emosi.


" Maaf . Aku telah melakukan kesalahan ." Lirihnya.


" Liqin , Ayo keluar darisini ".


" Ehm ".

__ADS_1


Wangyu bahkan tak kuasa menahan kerinduannnya juga serba salah melihat Istrinya menderita.


Mereka melewati keduanya dengan acuh tak acuh .


__ADS_2