Kutukan Cinta Untuk Pangeran

Kutukan Cinta Untuk Pangeran
Terluka


__ADS_3

Kaisar sangat terpukul melihat Selir Agung yang terkapar lemah tak berdaya bahkan berbicarapun tak bisa.


Pangeran Ketiga pun sudah tidak bisa melakukan apa-apa hanya sibuk mencari dalang dari Tindakan yang berani meracuni Selir Agung.


Hal yang mengejutkan lagi yaitu Permaisuri juga ikut terlibat namun belum ada bukti yang akurat untuk menyeretnya.


Kaisar dan Pangeran Ketiga tidak tau jika saat ini Keadaan Selir Agung sudah dipulihkan.


Kediaman Selir Agung.


" Yang Mulia anda sudah ". Pelayan setia Selir Agung Terkagum melihat Junjungannya kembali sehat.


" Dimana Gadis itu Ying ". Tanya selir agung pada Pelayannya.


" Dia pergi entah apa yang membuatnya pergi secepat itu , Yang Mulia bagaimana keadaan sekarang ".


" Semuanya terasa Sangat Enteng tidak berat lagi , namun hal ini harus di rahasiakan ".


" Baik Yang Mulia ".


Pangeran Ketiga juga mulai Kecewa dengan Nona Kedua karena tak bisa membuat Selir Agung pulih dan begitu lama membuat Penawar Racun yang di derita oleh Selir Agung.


Padahal Nona Kedua sudah melakukan yang terbaik hingga berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Selir Agung.


Sejak saat itulah Pangeran Ketiga enggan menemui Nona Kedua.


Keadaan Nona Kedua sangat buruk hingga Nyonya Liu tak bisa berbuat apa-apa lagi.

__ADS_1


Nona Kedua terbaring sangat lemah entah mengapa sebapnya.


Tuan Liu tidak menyangka jika Hari ini Jendral Fu akan datang ke Kediamannya.


Mengapa dia selalu tidak tau akan kedatangannya padahal sekarang seorang Perdana menteri satu-satunya setelah kematian Perdana Menteri Mu.


Sekujur Tubuh Tuan Liu menggigil hebat bahkan sangat hebat karena ketakutan.


Apalagi saat ini Putri Keduanya sedang dalam keadaan sakit parah.


Pasti akan murka dan Nyawanya akan terancam.


" Dimana Ning'er ? " . Kata Jendral Fu.


" Dia .. ". Tuan Liu tak berani mengatakan jujur mengingat Nyawanya mungkin sedang terancam.


Dikamar Nona Kedua ada Nyonya Liu dan Nona Pertama.


" Ning'er ?". Ucapnya dengan Lantang.


Sosok yang sangat paling di rindukannya sudah datang di depannya namun Nona Kedua saat ini sedang terbaring lemah.


" Ka...Kakek.. itu Kau... Kakek.. ". Lirihnya .


Wajah Jendral Fu seketika menjadi merah padam dan menakutkan.


" Apa yang terjadi dengan Ning'er ?". Ucap Jendral Fu dengan nada penekanan.

__ADS_1


" Adik Kedua tiba-tiba sakit kek , entah mengapa ?." Jawab Nona Pertama.


" Kau begitu cantik , Kulitmu Seputih susu apakah kau pandai merawat dirimu ". Kata Jendral Fu yang entah mengapa tiba-tiba memuji Nona Pertama.


" Ayah , ini bukan salah Ming'er ". Sahut Nyonya Liu yang sangat tau jika Jendral Fu menyindir Putri Pertamanya.


" Apa itu Kau yang tidak adil padanya ". Pekik Jendral Fu.


Nyonya Liu hanya menundukkan pandangannya seakan menyatakan dirinyalah yang bersalah.


" Liqin !!" . Teriakan Jendral Fu seakan mengagetkannya.


" Iya Tuan Jendral ".


" Kemasi semua barang-barang Nonamu sekarang juga ". Titahnya.


" Ba..Baik Tuan Jendral."


Nyonya Liu seakan tak bisa menghentikan Apa yang akan dilakukan oleh Jendral Fu.


Ya, Nyonya Liu sudah tau pasti Jendral Fu akan membawanya pergi.


Seperti biasa dia tidak merelakannya namun mau bagaimana lagi.


Nona Kedua diambil alih lagi seperti 7 tahun yang lalu kala Nona Kedua masih berusia 8 tahun.


Nona Ketiga bahkan Selir Fang berharap jika Jendral Fu tidak akan kembali ke Perbatasan agar Nona Kedua tidak bisa kembali ke Kediaman Liu.

__ADS_1


Hatinya bersorak gembira lagi.. Yyeyeyeee


__ADS_2