
Setelah melakukan Penyatuan itu Pangeran Ketiga segera kembali untuk bekerja .
Wangyu terlihat cengar-cengir bagai kuda bahkan sangat susah untuk ditahan .
" Wangyu ? Ada apa denganmu ."
" Tidak ada Yang Mulia ".
Wangyu terkejut begitu melihat Pangeran Ketiga mulai mengantuk bahkan mulai tertidur sangat Pulas.
" Yang Mulia ".
Tentu saja Wangyu terkejut dengan kondisi Pangeran Ketiga yang semula sangat susah tidur kini sudah kembali normal seperti orang lain.
" Yang Mulia Pangeran sudah terlepas dari Kutukan itu . Rupanya peristiwa tadi pagi membuatnya lepas dari Kutukan Nenek Tua itu ". Gumam Wangyu sambil tersenyum bahagia karena Junjungannya telah bebas .
Selama 3 jam Pangeran Ketiga tertidur barulah bangun kembali ternyata hari mulai sore .
Putri Anle masih belum berani keluar Kamar mengingat cara jalannya masih tertatih-tatih bagai anak kecil yang sedang belajar berjalan.
" Permaisuri sebaiknya jangan banyak bergerak dulu , Seperti apa besarnya milik Pangeran Ketiga hingga membuatmu seperti ini wkwkwk " . Ledek Liqin.
*Pletak *
" Aww .. Permaisuri itu sungguh sakit " . Keluhnya habis dijitak kepalanya oleh Putri Anle.
" Kau meledekku ".
" Makanlah Bubur Ayam ini agar Kondisi tubuhmu tetap bugar oh iya Pangeran Ketiga pasti datang untuk melihatmu ".
" Dia pasti kelelahan ".
Belum selesai berbicara , Orang yang sedang dibicarakan telah datang.
__ADS_1
Putri Anle benar-benar tidak menyangka jika Tebakan Liqin sangat tepat dan Akurat.
Tanpa disuruh dan di Usir Liqin langsung beranjak pergi dari Kamar Putri Anle.
" Mengapa kau datang ? Apa tidak lelah ". Gumamnya.
" Tidak , Malah aku ingin menginginkannya lagi ".
Perkataan itu membuat Putri Anle susah menelan salivanya sendiri.
" Apa ? Kau menginginkannya lagi ".
" Iya , Karena aku terlalu mencintaimu bahkan tidak bisa lama jauh darimu ".
" Kau menggempurku terlalu bersemangat hingga membuatku tak bisa jalan normal ".
" Itu memang akan terjadi disaat pertama kalinya jika kau tak percaya coba tanyakan nanti pada Ibumu ".
" Pada Ibu , Ah Mana mungkin ".
Putri Anle hanya menganggukan kepalanya saja sambil memakan Bubur Ayam.
" Aku tidak akan melakukan hari ini jika itu masih sakit tapi bolehkan aku tidur disampingmu ".
" Tentu boleh ". Tersenyum.
Namun nyatanya tidak sesuai dengan Perkataan yang dilontarkan Pangeran Ketiga.
Ketika malam mulai larut mereka melakukannya lagi bahkan sudah tidak merasakan kesusahan lagi , Putri Anle menikmati bahkan sangat menikmati Permainan yang dituntun oleh Pangeran Ketiga .
Dalam Semalam mereka berhasil bermain dalam 3 ronde sekaligus .
Pangeran Ketiga sudah kecanduan pada Tubuh Putri Anle hingga melakukan berkali-kalipun tidak ada puasnya.
__ADS_1
Kediaman Pangeran Ketiga mendapati Informasi tentang Pernikahan Pangeran ke empat yang akan diadakan di Istana.
" Qing Yao akan menikah dengan Kakak Pertama ". Ucap Putri Anle dengan terkejut.
" Kita akan pergi ke Istana besok untuk menghormati mereka ". Balas Pangeran Ketiga.
" Mengapa bisa seperti ini ?". Lirihnya pelan namun dapat di dengar oleh Pangeran Ketiga.
" Apa kau tidak merelakan Qing Yao menikah dengan Kakakmu ". Sahutnya.
" Tidak masalah . Besok kita akan hadir bersama-sama ".
" Ning'er mulai sekarang pindahlah ke Paviliunku karena kita akan setiap hari melakukannya ".
" Kau tidak merasa lelah ".
Namun Perkataan Pangeran Ketiga telah disalah artikan oleh Putri Anle.
Maksutnya adalah Mereka akan selalu tidur berdua selalu tidak akan terpisah oleh Ruang .
" Kau ini berbicara yang jelas . Sengaja membuatku malu saja ". Agak sedikit kesal.
" Jika kau ingin mari kita bekerjasama ".
" Hemm.. Sepertinya kau punya banyak waktu luang hari ini ".
" Tidak , Sebenarnya waktuku sangat padat sekali . Oh iya , Biji Bunga lily yang kau bawa sudah ditanam ".
" Belum , Itu masih dikeringkan lagi agar bisa cepat bertumbuh ".
" Tanamlah di Hutan Kecil yang pernah kita datangi dulu karena disana aman ".
" Mengapa harus disana".
__ADS_1
" Bunga itu adalah Simbol untuk orang-orang Ibu suri ".
" Hm , Begitu rupanya ".