Mengejar Cinta CEO

Mengejar Cinta CEO
Hari pernikahan Mike&Elia


__ADS_3

Hari yang di nantikan keluarga besar pun tiba, hari dimana Mike dan Elia akan mengucapkan janji suci mereka. Elia terlihat sangat cantik sekali dengan balutan gaun pengantin yang melekat di tubuh mungilnya. Kecantikan Elia yang tersembunyi terpancar membuat semua mata yang melihatnya di buat kagum, bahkan ada yang tak percaya jika yang ada di hadapannya sekarang adalah Elia yang mereka kenal, Elia yang cupu.


Bukan hanya kecantikannya yang mulai terlihat, tapi tubuh mungilnya sangat ideal, dengan bagian depan dan belakang terlihat sempurna, membuat tatapan para pria menelan salivanya. Jiandra mendesain gaun pengantinnya sangat sempurna, menonjolkan lekuk tubuh Elia.


Mike telihat sangat tampan dengan tuxedo yang senada dengan gaun Elia, pria itu terlihat tiga kali lebih tampan dari biasanya.


Mike berdiri menanti kedatangan Elia, tidak ada rasa gugup pada pria itu. Mike tidak seperti pengantin pada umumnya yang antusias menunggu kedatangan mempelai wanitanya.


" Andai Milly yang menjadi pengantin ku. " Mike masih saja terus mengharapkan cintanya, cinta yang bertepuk sebelah tangan.


Pintu terbuka menandakan mempelai wanitanya sudah tiba. Elia berjalan menuju Altar bersama Nino. Suara pujian terdengar, memuji kecantikan pengantin wanitanya.


Mike terkesiap saat melihat pengantin wanitanya datang dan berjalan menghampiri nya. Pria itu cukup terkesima dengan kecantikan Elia. Gadis yang selalu ia hina karena penampilannya yang buruk. Mike pikir Elia tidak bisa jauh dari kacamata tebalnya. Karena itu sedari tadi Mike menerka-nerka jika penampilan Elia akan menjadi bahan cemoohan para tamu undangan.


Mike mengamati Elia dari atas sampai kebawah saat Elia berjalan menuju ke arahnya. Dilihat bentuk tubuh Elia yang selama ini tertutup dengan pakaian longgar, ternyata begitu sempurna. Bahkan kedua bulatan itu nyaris mendekati tipe bagi Mike. Ah.. sungguh tubuh Elia sangat menggoda di mata Mike.


Tubuh yang pernah ia jamah namun tak pernah mengingatnya. Ah... sungguh sial!!


Tanpa Mike sadar, pria itu meneguk salivanya.

__ADS_1


" Tutup mulutmu itu! dan hapus air liurmu! " bisik Elia yang sudah berada di samping Mike.


Mike terkejut saat Elia sudah berdiri di sampingnya, dirinya taka sadar jika Elia ternyata sudah di dekatnya, karena terlalu mengagumi kemolekan tubuh Elia.


Elia tersenyum kecut saat Mike menjadi gugup dengan ucapannya.


Acara pemberkatan berlangsung dengan hikmat. Akhirnya Mike dan Elia resmi menjadi sepasang suami istri yang sah secara hukum dan agama.


Banyak ucapan selamat dari para tamu undangan. Senyum palsu dari kedua mempelai pengantin tak pernah surut. Dimata para tamu undangan, sepasang pengantin baru itu terlihat sangat bahagia dengan pernikahannya, namun berbanding balik dengan kenyataan yang sebenarnya.


" Bagaimana kau bisa lepas dari kacamata tebalmu itu! " bisik Mike dengan nada penuh ejekan.


" Hei.. tuan Mike, kau sungguh CEO yang sangat bodoh! apa kau tidak tau di jaman modern ini sudah ada yang namanya softlens. " Elia menggelengkan kepalanya.


Elia hanya berdecak kesal saja tanpa berniat menyauti ucapan suami barunya itu.


" Jangan pikir aku akan tergoda pada mu, kau bukan tipe ku. " Mike kembali berbisik, entah kenapa Mike senang sekali mengejek gadis itu, yang sudah resmi menjadi istrinya.


" Cih, aku tidak pernah menggoda mu! " cibir Elia.

__ADS_1


" Baguslah.. " Mike dengan percaya diri mengatakan hal itu. Padahal dirinya sudah tergoda saat pertama melihat Elia berjalan ke Altar.


Pandangan Mike tertuju pada Milly yang tengah bercanda ria dengan teman-temanya. Milly terlihat sangat cantik dengan balutan gaun selutut, meski perutnya sudah membuncit, Milly semakin terlihat sexy dengan tubuh bulatnya itu.


Elia melirik ke arah Mike yang fokus menatap ke satu arah, Elia pun mengikuti arah pandangan Mike.


" Dia ternyata sangat mencintai nona Milly. " Entah kenapa hatinya begitu perih mengetahui kenyataan itu, kenyataan bahwa suaminya mencintai wanita lain.


Elia menarik nafas lalu membuangnya teratur, membenarkan suasana hatinya yang sedikit buruk. " Kau harus kuat Elia, jangan pikirkan apapun. pikirkan kebahagiaan mu yang sempat terkurung.. lakukan apapun yang ingin kau lakukan. " Elia bermonolog dengan hatinya sendiri.


Gadis itu bertekat kuat tidak akan pernah mempermasalahkan perasaan Mike yang tidak mencintai dirinya. Elia hanya ingin membahagiakan dirinya sendiri, menjadi diri sendiri, melakukan apapun keinginannya, tanpa rasa takut karena ancaman bahaya dari siapapun.


*


*


*


Jangan lupa berikan dukungan kalian.

__ADS_1


Like. komen. vote.


Bye.. bye..


__ADS_2